• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Bandros, Masih Tetap Bertahan di Era Makanan Kekinian Banyak Menyerang

bydejurnalcom
Kamis, 9 November 2023
Reading Time: 2 mins read
Bandros, Masih Tetap Bertahan di Era Makanan Kekinian Banyak Menyerang
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Berbicara tentang makanan orang Sunda tidak akan pernah ada habis, salah satunya Bandros. Ya, begitulah orang sunda mengenalnya, berbentuk setengah lingkaran yang terbuat dari tepung beras, santan, parutan kelapa dan garam ini amat sangat nikmat jika disajikan selagi hangat ditemani secangkir Teh atau Kopi di pagi hari.

Bandros sendiri di beberapa daerah di Indonesia memiliki berbagai macam sebutan, seperti di Jakarta makanan ini dikenal dengan sebutan kue pancong, di daerah Jawa Tengah dikenal dengan nama kue Gandos, kue Rangin di Surabaya, Tratak Jaran di Bojonegoro dan kue Daluman di Bali.

Dengan banyaknya sebutan yang berbeda-beda di tiap daerah di pulau Jawa dan Bali menandakan bahwa makanan ini memang familiar pada masyarakat Jawa dan Bali. Makanan yang bersaudara dekat dengan kue pukis ini memiliki rasa yang sangat gurih apalagi jika disajikan dalam keadaan hangat, rasa renyah di luar dan gurih di dalam memang membuat rasa kue ini sulit dilupakan.

BacaJuga :

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Selain dari rasanya, harga yang relatif murah juga menjadi alasan  kue ini banyak penggemarnya.

Namun sayang seiring dengan perkembangan zaman, dan mulai masuknya berbagai panganan dari luar yang dikemas dengan lebih menarik dan dijual di pasar-pasar modern membuat panganan ini sulit bersaing, sehingga semakin jarang ditemui seperti halnya beberapa panganan lokal lainnya yang bisa dikatakan hampir punah.

Kendati demikian, masih ada pedagang bandros yang mencoba bertahan berjualan di tengah maraknya makanan dan jajanan masa kini, salah satunya Mang Wahab yang tetap semangat berjualan Bandros

Ia mengatakan bahwa usaha berjualan Bandros adalah selain untuk mencari nafkah adalah ingin menjaga jajanan khas Pasundan serta menjaga kelestarian makanan kearifan lokal agar jangan sampai hilang digerus jaman. Dan itu sebabnya Ia tetap bertahan dengan profesinya berjualan Bandros selama 40 tahun.

“Selain daripada mencari nafkah, saya ingin menjaga jajanan atau makanan Kearifan lokal khas kota Bandung Jawa Barat ini tetap eksis ditengah masyarakat meski banyak makanan atau jajajan modern.

Mang wahab berharap masyarakat masih tetap menyukai jajanan Bandros meski banyak makanan lain dengan berbagai inovasi modern tanpa henti menghantam usahanya yang tetap konsisten berjualan makanan tradisional.

“Alhamdulillah, dagangan saya selalu habis terjual, dan tidak merasa tersaingi oleh jajanan atau makanan lain karena masih banyak yang menyukai makanan tradisional Bandros ini, dan Alhamdulillah dagangan saya selalu habis dibeli oleh pelanggan dari berbagai kalangan. Baik itu generasi zilenial, milenial, dan kolonial seperti saya Menir,” tutup Mang Wahab sambil bercanda.***Fatih

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tingkatkan Pemajuan Kebudayaan Dalam Aspek Bahasa Daerah, Disparbud Jabar Gelar Rakor Penanganan Bahasa Sunda

Next Post

Program Kampung BEDAS, Model Kolaborasi Sukses Kabupaten Bandung untuk Dukung Capai Target SDGs

Related Posts

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa
GerbangDesa

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Jumat, 9 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta  Usai Salat Jumat,  Berbagi Kepedulian untuk Sesama
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Usai Salat Jumat, Berbagi Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026
LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Gerakan Nasi Bungkus di Desa Kamarung Telah di Laksanakan

Rabu, 3 Juni 2020

Pemdes Galumpit Salurkan BLT DD Door to Door Sebrangi Danau

Minggu, 3 Mei 2020

Pemkab Ciamis Umumkan Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama 2025, Peserta Lolos Bersiap Jalani Uji Kompetensi

Kamis, 17 Juli 2025

Menjadi Desa Brilian, Desa Margahayu Tengah Dikunjungi Sejumlah Direksi Bank Luar Negeri

Jumat, 25 Juli 2025
Salah satu ahli waris pemilik tanah Puskesmas Cilawu (topi merah) didampingi Wakil Ketua AMMNI saat mengunjungi Dinas Kesehatan Garut, Jumat (28/5/2021).

Polemik Tanah Puskesmas Cilawu Belum Selesai, Puluhan Tahun Bangunan Berdiri di Lahan Bukan Asset Pemkab Garut

Jumat, 28 Mei 2021

Iuran Siswa Salah Satu SMK Swasta Di Cibeber Pakai Dana PIP, Akibat Pandemi Covid-19?

Rabu, 30 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste