Dejurnal.com, Garut – Desa Cirapuhan Kecamatan Selaawi merupakan salah satu desa yang berada di utara Garut. Masyarakat di desa Cirapuhan banyak yang menjadi peternak domba terutama domba Garut.
Domba Garut sendiri memiliki beragam keunggulan dibanding spesies domba lain di Indonesia, bahkan dunia domba Garut sebagai ternak lokal asli Jawa Barat memiliki banyak keunggulan yaitu performanya sangat baik untuk tangkas dan sebagai domba pedaging, dagingnya tidak kalah enak.
Potensi itu tentunya menjadi bidikan Kepala Desa Ahmad Kosasih untuk membuat desa wisata yang terintegrasi di bidang pamidangan domba Garut yang rencananya akan dipenetraskan di tahun 2024.
“Peternak di desa Cirapuhan terletak di kampung Cibinbin, Garela, Babakan Keusik, dan Cigadung yang awalnya peternak domba sayur namun karena peralihan keadaan sekarang masyarakatnya beralih ke ternak domba adu,” terang Ahmad.
Melihat potensi inilah, Kepala Desa Cirapuhan bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Selaawi serta didukung oleh Forkopincam dan masyarakat agar pamidangan domba secepatnya terwujud .
“Harapannya dengan adanya pamidangan domba yang bertarap nasional setidaknya bisa mengangkat perekonomian daerah sekitar pamidangan domba Umumnya masyarakat desa Cirapuhan,” ujarnya.
Menurut Ahmad, banyaknya Pecinta Seni adu domba Garut dari berbagai daerah setidaknya bisa mengangkat roda perekonomian UMKM makanan dan kerajinan, karena sudah bisa dipastkan kedepanya ketika pamidangan domba yang di tata secara menarik akan mendatangkan para pencinta adu domba dari berbagai daerah di indonesia.
“Dan secara tidak langsung juga bisa mengangkat harga domba adu hasil ternak warga desa cirapuhan bisa mahal, pengelolaan yang di kelola oleh bumdes akan lebih baik dan menambah PAD desa.,” tuturnya.
Bumdes sendiri, lanjut Ahmad, nantinya akan bekerja sama dengan masyarakat untuk membuat home stay agar para pelancong dari luar daerah tidak perlu susah mencari penginapan. “Mohon doa semoga rencana pembangunan pamidangan domba menuju desa wisata ini berjalan lancar,” pungkasnya.***Fatih