• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Februari 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Pertama Kali, Bupati Bandung Buka Kontak Dagang dengan Filipina

bydejurnalcom
Kamis, 11 Juli 2024
Reading Time: 2 mins read
Pertama Kali, Bupati Bandung Buka Kontak Dagang dengan Filipina
ShareTweetSend

Dejurnal. com, Bandung- – Bupati Bandung Dadang Supriatna sepakat untuk membuka kontak perdagangan dan ekspor antara Kabupaten Bandung dengan Filipina. Kesepakatan kontak dagang ini difasilitasi oleh Dubes RI untuk Filipina, Agus Wijoyo.

Bupati Dadang Supriatna mengaku pihaknya sangat gembira dapat menerima delegasi dan calon buyer asal Filipina yang sengaja berkunjung ke Kabupaten Bandung. Ia berterima kasih kepada Dubes RI untuk Filipina yang bersedia membawa delegasi Filipina tersebut.

“Alhamdulillah kontak dagang ini ditandai dengan kesepakatan ekspor kopi specialty asal Kabupaten Bandung ke Filipina sebanyak tiga kontainer. Ini awal yang sangat baik,” ujar Dadang usai kegiatan Bussines Watching di Rumah Dinas Bupati Bandung, Rabu (10/7/2024).

BacaJuga :

HPN 2026 : Besok Bupati dan Ketua DPRD Dijadwalkan Dialog Interaktif di PWI Kabupaten Bandung

Dewan Kebudayaan Ciamis Perkuat Pelestarian Tradisi Nadran sebagai Pilar Identitas Budaya Lokal

Annual Ceremony Nur Fikri Ciamis Jadi Panggung Kreativitas, Bangun Percaya Diri Generasi Masa Depan

Bupati menyebut, kopi perdana yang diekspor ke Filipina merupakan kopi specialty asal Kabupaten Bandung yang diproduksi oleh Grav Farm yang ditanam di Gunung Tilu Ciwidey, Kecamatan Ciwidey. Nilai ekspornya mencapai 500.000 US dollar atau lebih dari 10 miliar.

Bupati Bandung sengaja mempertemukan antara calon eksportir asal Kabupaten Bandung dengan calon buyer asal Filipina serta offtaker atau penampung hasil pertanian dalam sebuah bazar mini.

Belasan petani kopi asal Kabupaten Bandung dan beberapa daerah di Jawa Barat lainnya juga hadir pada even internasional yang digagas Pemkab Bandung tersebut. Mereka berlomba memamerkan produk mereka untuk menarik minat para buyer.

“Ada sekitar 20 calon buyer Filipina yang hadir di Kabupaten Bandung. Mereka menyatakan ketertarikannya terhadap beberapa komoditi unggulan Kabupaten Bandung terutama kopi dan kakau,” kata Dadang Supriatna.

Bupati mengaku optimistis kopi dan kakau asal Kabupaten Bandung akan diterima dengan baik oleh pasar Filipina. Pasalnya, kopi Kabupaten Bandung sudah dikenal luas sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.

“Saya optimistis ke depan ekspor kopi kita ke Filipina dan negara lain akan semakin besar. Bahkan kemarin saya diminta Kemenlu untuk jadir di Bali untuk mempromosikan kopi honje asal Kabupaten Bandung. Mereka tertarik dengan kopi honje atau combrang,” kata Bupati.

Duta Besar RI untuk Filipina Agus Wijoyo memuji inisiatif Bupati Bandung Dadang Supriatna yang secara khusus mengundang delagasi dan calon buyer Filipina dalam sebuah jamuan makan siang khusus.

Langkah yang dilakukan Dadang Supriatna, menurutnya, merupakan sebuah langkah cerdas dalam upaya menggaet calon buyer potensial asal Filipina. Oleh karena itu, Agus pun sengaja datang mendampingi para buyer Filipina ke Kabupaten Bandung.

“Kunjungan ini semoga menghasilkan tindak lanjut yang produktif dan konkret berupa ekspor kopi dari Kabupaten Bandung ke Filipina,” ujar Agus Wijoyo.

Agus mengaku optimistis ekspor komoditi asal Kabupaten Bandung terutama kopi dan kakau ke Filipina akan terus tumbuh. Terlebih, kata dia, kopi asal Kabupaten Bandung memiliki kualitas tinggi dan mampu bersaing dengan kopi asal Malaysia dan Thailand.

Dubes pun mendorong agar Kabupaten Bandung terus berupaya meningkatkan ekspor ke luar negeri karena ruang dan potensi ekspor tersebut masih terbuka lebar.

“Saya melihat Kabupaten Bandung sangat mendukung ke arah itu. Karena pertama sumber dayanya melimpah. Kedua, inovasi dari para pengusahanya juga bagus dan ketiga yang sangat penting adalah dukungan dan efektivitas kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati,” tuturnya.

Agus menyatakan siap membantu Kabupaten Bandung untuk dapat menembus pasar ekspor Filipina yang lebih luas. Sebab, selain kopi dan kakau, Kabupaten Bandung pun memiliki sejumlah komoditi unggulan yang telah menembus pasar ekspor seperti teh, cengkeh, jahe hingga porang.

“Namun sementara untuk Filipina memang fokus dulu ke kopi dan kakau atau cokelat. Setelah itu, kita lihat ke arah mana. Yang jelas, pasar ekspor ini masih terbuka lebar, ” kata Agus Wijoyo. * Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Petani di Desa Sukamukti Katapang 80 Persen Penggarap Lahan Milik Orang Lain, Hanya 20 Persen Petani Lahan Sendiri

Next Post

Bupati Bandung Raih BAZNAS Jabar Award

Related Posts

Didi Sukardi Sampaikan Selamat dan Apresiasi Perjuangan PSGC Ciamis Usai Lolos Promosi ke Liga 2
deNews

Didi Sukardi Sampaikan Selamat dan Apresiasi Perjuangan PSGC Ciamis Usai Lolos Promosi ke Liga 2

Minggu, 8 Februari 2026
Buka Konferda Bupati Bandung Sebut PPSI Salah Satu Ikon Seni Budaya yang Harus Terus Dikembangkan
Budaya

Buka Konferda Bupati Bandung Sebut PPSI Salah Satu Ikon Seni Budaya yang Harus Terus Dikembangkan

Minggu, 8 Februari 2026
Munggahan Ala Keluarga  Besar Oen Ependi, Saling Maafkan Sebelum Ibadah Saum
deHumaniti

Munggahan Ala Keluarga Besar Oen Ependi, Saling Maafkan Sebelum Ibadah Saum

Minggu, 8 Februari 2026
HPN 2026 : Besok Bupati dan  Ketua DPRD Dijadwalkan Dialog Interaktif  di PWI Kabupaten Bandung
deNews

HPN 2026 : Besok Bupati dan Ketua DPRD Dijadwalkan Dialog Interaktif di PWI Kabupaten Bandung

Minggu, 8 Februari 2026
Dewan Kebudayaan Ciamis Perkuat Pelestarian Tradisi Nadran sebagai Pilar Identitas Budaya Lokal
Budaya

Dewan Kebudayaan Ciamis Perkuat Pelestarian Tradisi Nadran sebagai Pilar Identitas Budaya Lokal

Minggu, 8 Februari 2026
Annual Ceremony Nur Fikri Ciamis Jadi Panggung Kreativitas, Bangun Percaya Diri Generasi Masa Depan
deNews

Annual Ceremony Nur Fikri Ciamis Jadi Panggung Kreativitas, Bangun Percaya Diri Generasi Masa Depan

Minggu, 8 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Bupati Bandung: Guru Ngaji Datang ke Sekolah, 80 Persen Siswa TK sampai SMP Bisa Baca Al-Qur’an

Senin, 9 September 2024

Kabupaten Garut Rentan Bencana Hidrometeorologi, Bupati Ajak Semua Elemen Siapsiaga

Rabu, 6 Oktober 2021

PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan

Sabtu, 17 Januari 2026
Bupati Garut (kanan) bersama Wakil Bupati Garut (kiri).

Bupati Garut Umumkan Nama-Nama Calon Kasat Pol PP dan Kalak BPBD Hasil Seleksi Terbuka

Selasa, 13 April 2021

Barabaja Garut Dirikan Posko Dapur Umum Bagi Korban Banjir Bandang

Kamis, 2 Desember 2021
Bupati Bandung Dadang Supriatna dan istri berdoa di makam Direktur Utama BJB, Yusuf Saadudin.

Dirut BJB Yusuf Saadudin Berpulang, Bupati Bandung Lepas Sahabat Sejak SMP dengan Doa

Jumat, 14 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste