• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, November 3, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Tiga Faktor Dadang Supriatna – Ali Syakieb Unggul Versi Quick Count LSI Denny JA

bydejurnalcom
Kamis, 28 November 2024
Reading Time: 2 mins read
Tiga Faktor Dadang Supriatna – Ali Syakieb Unggul Versi  Quick Count LSI Denny JA
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung- Ada tiga faktor yang membuat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna – Ali Syakieb unggul dengan 56,80%, berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rabu (27/11) kemarin. Sementara, lawannya, Sahrul – Gun Gun meraih 43,20%

Hal itu disampaikan peneliti LSI Denny JA , Muhammad Khotib dalam konperensi pers di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (29/11/2024).

“Paling tidak ada tiga faktor, kenapa paslon nomor urut 2, Dadang Supriatna – Ali Syakieb ini unggul di quick count. Tentunya, berdasarkan analisis data survei kita sebelumnya,” kata Khotib.

BacaJuga :

Polda Jabar Larang Penggunaan Vape di Seluruh Lingkungan Markas Kepolisian

Pimpin Apel Bulan November, KDS Dorong ASN untuk Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Pelayanan Publik

Humas Jadi Salah Satu Fungsi Utama Polri, Polda Jabar Tegaskan Peran Strategis dalam Komunikasi Publik

Menurutnya, ketiga faktor tersebut adalah karena figur personal baik Dadang Supriatna maupun Ali Syakieb yang cukup kuat. Keduanya dipersepsi mayoritas publik sebagai figur yang peduli dan merakyat. Di samping, secara personal, Dadang Supriatna sebagai incumbent dianggap cukup berhasil memimpin Kabupaten Bandung.

“Jadi, wajar jika Kang Dadang Supriatna – Ali Syakieb ini, dalam survei kita, punya elektabilitas 53,4%. Ini angka yang kurang lebih sama, dalam margin of error dengan hasil akhir hitung cepat kita. Ditambah lagi, paslon ini juga sudah punya modal pemilih militan yang cukup tinggi 36,7%. Ini semua modal penting untuk menjadi pemenang,” jelasnya.

Persepsi positif mayoritas publik kepada Dadang – Ali yang tercermin dari tingginya elektabilitas itu, kata Khotib, juga terkonfirmasi dari salah satunya, tingkat kepuasan mayoritas publik terhadap kinerja Bupati Dadang Supriatna selama memimpin, yaitu sebesar lebih dari 70% bahkan sampai 80%, yang mengaku sangat puas dan cukup puas.

Karena itulah, lanjut Khotib, tidak heran jika dukungan terhadap Dadang Supriatna cukup merata di aneka segmen demografis, mulai dari suku, agama, gender, tingkat penghasilan, pendidikan, usia dan bahkan kecamatan.

“Jadi, faktor di atas, cukup menjadi modal dan bekal buat Kang Dadang untuk menang. Ditambah lagi dengan pilihan cerdas mengambil wakilnya, Ali Syakieb yang sudah punya modal popularitas,” jelasnya.

Faktor kedua, menurut Khotib, karena di balik Dadang Supriatna – Ali Syakieb ada tokoh di Bandung yang punya pengaruh cukup kuat, yaitu H. Cucun Ahmad Syamsurizal, yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPR RI dari F-PKB sekaligus Waketum DPP PKB. Suka atau tidak, faktanya, semua mesin politik bergerak melalui komando Kang Haji Cucun yang ikut turun langsung ke lapangan.

“Dan suka atau tidak, duet kompak Kang Haji Cucun dan Kang DS ini yang juga berkontribusi besar mengantar PKB memperoleh suara dan kursi terbanyak, mengalahkan Golkar yang menjuarai Kabupaten Bandung sebelumnya,” ungkapnya.

Faktor ketiga, lanjut Khotib, sudah tentu karena seluruh mesin relawan di koalisi BEDAS ini bergerak aktif dan massif memenangkan Paslon Dadang – Ali. Dan seluruh mesin ini bergerak karena arahan dan komando Kang Haji Cucun yang terlihat total turun di lapangan.

“Sebagai peneliti, saya coba turun juga ke lapangan memantau semua pergerakan, baik Kang Dadang – Ali maupun Kang Sahrul-Gun Gun. Saya melihat, mesin politik Kang Dadang-Ali lewat BEDAS memang turun lebih massif,” ujar Khotib.

Sementara, Paslon nomor 1, imbuh dia, hanya mengandalkan kekuatan figur Sahrul. “Mesin partai tidak terlihat semassif dan segencar tim BEDAS,” tukas Khotib. ***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ketua Tim Pemenangan Paslon 02 Cucun Ahmad Syamsurijal Umumkan Kemenangan Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Next Post

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Produktivitas Padi Tertinggi di Jawa Barat Tahun 2024

Related Posts

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung, PWI Pusat All Out Dukung
deSport

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung, PWI Pusat All Out Dukung

Senin, 2 November 2026
Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Enam Pelaku Spesialis Curanmor, Empat Motor dan Kunci T Diamankan
Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Enam Pelaku Spesialis Curanmor, Empat Motor dan Kunci T Diamankan

Senin, 2 November 2026
POPDIKSI Ajak Sekolah Kenalkan Pahlawan KH Ahmad Sanusi
deEdukasi

POPDIKSI Ajak Sekolah Kenalkan Pahlawan KH Ahmad Sanusi

Senin, 2 November 2026
Polda Jabar Larang Penggunaan Vape di Seluruh Lingkungan Markas Kepolisian
deNews

Polda Jabar Larang Penggunaan Vape di Seluruh Lingkungan Markas Kepolisian

Senin, 2 November 2026
Pimpin Apel Bulan November, KDS Dorong ASN untuk Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Pelayanan Publik
deNews

Pimpin Apel Bulan November, KDS Dorong ASN untuk Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Pelayanan Publik

Senin, 2 November 2026
Humas Jadi Salah Satu Fungsi Utama Polri, Polda Jabar Tegaskan Peran Strategis dalam Komunikasi Publik
deNews

Humas Jadi Salah Satu Fungsi Utama Polri, Polda Jabar Tegaskan Peran Strategis dalam Komunikasi Publik

Senin, 2 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Angka Perceraian Tinggi, Bupati Bandung Dorong Fatayat NU Perkuat Ketahanan Keluarga

Minggu, 23 November 2025

Pemkab Ciamis akan Usulkan PSBB Lanjutan Secara Parsial

Minggu, 17 Mei 2020
Ketua Koordinator Forum Pendidikan Profesi Guru (FPPG) Prajabatan se-Indonesia, Fajar

Ratusan Lulusan PPG Prajabatan di Garut Tak Jelas Status : Guru Bersertifikat Namun Tak Diakui

Kamis, 6 November 2025
Foto : Bupati Ciamis Herdiat Sunarya berfoto bersama jajaran kepengurusan PGRI Ciamis dan anggota usai acara Halalbihalal di Aula Stikes Muhammadiyah Ciamis. Sabtu (12/04/2025)

Halal bi Halal PGRI Ciamis Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Membangun Peradaban

Sabtu, 12 April 2025

Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional 2025 Bertema Garut Bersholawat Menuju Garut Hebat Diisi Tausiyah Gus Muwafiq

Sabtu, 4 Oktober 2025

Polres Purwakarta Tetapkan Mantan Kades Pangkalan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Kamis, 30 Januari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste