• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Tiga Faktor Dadang Supriatna – Ali Syakieb Unggul Versi Quick Count LSI Denny JA

bydejurnalcom
Kamis, 28 November 2024
Reading Time: 2 mins read
Tiga Faktor Dadang Supriatna – Ali Syakieb Unggul Versi  Quick Count LSI Denny JA
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung- Ada tiga faktor yang membuat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna – Ali Syakieb unggul dengan 56,80%, berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rabu (27/11) kemarin. Sementara, lawannya, Sahrul – Gun Gun meraih 43,20%

Hal itu disampaikan peneliti LSI Denny JA , Muhammad Khotib dalam konperensi pers di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (29/11/2024).

“Paling tidak ada tiga faktor, kenapa paslon nomor urut 2, Dadang Supriatna – Ali Syakieb ini unggul di quick count. Tentunya, berdasarkan analisis data survei kita sebelumnya,” kata Khotib.

BacaJuga :

BAZNAS RI Tunjuk Ciamis sebagai Rujukan Nasional Pengelolaan Zakat

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas, Wujudkan Kegiatan Aman dan Lancar

Di Hari Buruh, Anak Muda Garut Selatan Hadirkan Diskusi Ketimpangan dan Ketidak Berpihakan Pemda Garut Dari Dulu Sampai Sekarang

Menurutnya, ketiga faktor tersebut adalah karena figur personal baik Dadang Supriatna maupun Ali Syakieb yang cukup kuat. Keduanya dipersepsi mayoritas publik sebagai figur yang peduli dan merakyat. Di samping, secara personal, Dadang Supriatna sebagai incumbent dianggap cukup berhasil memimpin Kabupaten Bandung.

“Jadi, wajar jika Kang Dadang Supriatna – Ali Syakieb ini, dalam survei kita, punya elektabilitas 53,4%. Ini angka yang kurang lebih sama, dalam margin of error dengan hasil akhir hitung cepat kita. Ditambah lagi, paslon ini juga sudah punya modal pemilih militan yang cukup tinggi 36,7%. Ini semua modal penting untuk menjadi pemenang,” jelasnya.

Persepsi positif mayoritas publik kepada Dadang – Ali yang tercermin dari tingginya elektabilitas itu, kata Khotib, juga terkonfirmasi dari salah satunya, tingkat kepuasan mayoritas publik terhadap kinerja Bupati Dadang Supriatna selama memimpin, yaitu sebesar lebih dari 70% bahkan sampai 80%, yang mengaku sangat puas dan cukup puas.

Karena itulah, lanjut Khotib, tidak heran jika dukungan terhadap Dadang Supriatna cukup merata di aneka segmen demografis, mulai dari suku, agama, gender, tingkat penghasilan, pendidikan, usia dan bahkan kecamatan.

“Jadi, faktor di atas, cukup menjadi modal dan bekal buat Kang Dadang untuk menang. Ditambah lagi dengan pilihan cerdas mengambil wakilnya, Ali Syakieb yang sudah punya modal popularitas,” jelasnya.

Faktor kedua, menurut Khotib, karena di balik Dadang Supriatna – Ali Syakieb ada tokoh di Bandung yang punya pengaruh cukup kuat, yaitu H. Cucun Ahmad Syamsurizal, yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPR RI dari F-PKB sekaligus Waketum DPP PKB. Suka atau tidak, faktanya, semua mesin politik bergerak melalui komando Kang Haji Cucun yang ikut turun langsung ke lapangan.

“Dan suka atau tidak, duet kompak Kang Haji Cucun dan Kang DS ini yang juga berkontribusi besar mengantar PKB memperoleh suara dan kursi terbanyak, mengalahkan Golkar yang menjuarai Kabupaten Bandung sebelumnya,” ungkapnya.

Faktor ketiga, lanjut Khotib, sudah tentu karena seluruh mesin relawan di koalisi BEDAS ini bergerak aktif dan massif memenangkan Paslon Dadang – Ali. Dan seluruh mesin ini bergerak karena arahan dan komando Kang Haji Cucun yang terlihat total turun di lapangan.

“Sebagai peneliti, saya coba turun juga ke lapangan memantau semua pergerakan, baik Kang Dadang – Ali maupun Kang Sahrul-Gun Gun. Saya melihat, mesin politik Kang Dadang-Ali lewat BEDAS memang turun lebih massif,” ujar Khotib.

Sementara, Paslon nomor 1, imbuh dia, hanya mengandalkan kekuatan figur Sahrul. “Mesin partai tidak terlihat semassif dan segencar tim BEDAS,” tukas Khotib. ***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ketua Tim Pemenangan Paslon 02 Cucun Ahmad Syamsurijal Umumkan Kemenangan Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Next Post

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Produktivitas Padi Tertinggi di Jawa Barat Tahun 2024

Related Posts

Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas
deNews

Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas

Rabu, 6 Mei 2026
Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran
deNews

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Rabu, 6 Mei 2026
Disnakertrans Garut Gelar Pelatihan Affiliate Marketing dan Content Creator Siapkan SDM Unggul di Era Digital
deNews

Disnakertrans Garut Gelar Pelatihan Affiliate Marketing dan Content Creator Siapkan SDM Unggul di Era Digital

Rabu, 6 Mei 2026
BAZNAS RI Tunjuk Ciamis sebagai Rujukan Nasional Pengelolaan Zakat
deNews

BAZNAS RI Tunjuk Ciamis sebagai Rujukan Nasional Pengelolaan Zakat

Rabu, 6 Mei 2026
Kapolres Garut Pimpin Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas, Wujudkan Kegiatan Aman dan Lancar
deNews

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas, Wujudkan Kegiatan Aman dan Lancar

Rabu, 6 Mei 2026
Di Hari Buruh, Anak Muda Garut Selatan Hadirkan Diskusi Ketimpangan dan Ketidak Berpihakan Pemda Garut Dari Dulu Sampai Sekarang
deNews

Di Hari Buruh, Anak Muda Garut Selatan Hadirkan Diskusi Ketimpangan dan Ketidak Berpihakan Pemda Garut Dari Dulu Sampai Sekarang

Rabu, 6 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Ilustrasi e-KTP.

Disdukcapil Cianjur Terbitkan e-KTP Status Perkawinan Cerai Tanpa Dasar Akta, Kok Bisa?

Selasa, 13 April 2021

Bupati Purwakarta Tutup Festival Young Koi Show 2020

Minggu, 1 November 2020

Bupati Bandung Minta Penebangan Liar di Pengalengan Diproses Hukum

Sabtu, 29 November 2025

Sekda Garut : “Tukar Guling Tanah Carik Desa Suci Selesai”, Kenapa Tokoh Desa Suci Audiensi Ke DPRD?

Kamis, 30 Mei 2019

Akses Layanan Pegadaian di MPP Bale Madukara Purwakarta

Kamis, 16 Januari 2025

Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Sukawening Garut

Sabtu, 27 November 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste