• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Maret 2, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Nestapa di Balik Kemeriahan Pesta Rakyat Garut : Tiga Nyawa Ikut Melayang

bydejurnalcom
Jumat, 18 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
Nestapa di Balik Kemeriahan  Pesta Rakyat Garut : Tiga Nyawa Ikut Melayang
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Apa yang seharusnya menjadi perayaan penuh sukacita berubah menjadi tragedi memilukan . Pesta rakyat dalam rangka pernikahan Putri Karlina, Wakil Bupati Garut, dengan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat, yang digelar di Alun-alun Garut pada Jumat (18/7/2025), berujung duka. Tiga orang meninggal dunia akibat insiden desak-desakan massa dalam acara bertajuk “Panggung Hiburan Rakyat” tersebut.

Korban jiwa terdiri dari Vania Aprilia (8), seorang bocah perempuan warga Kelurahan Sukamentri; Dewi Jubaedah (61), warga lansia yang ikut antre makanan; serta Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota kepolisian yang tengah bertugas di lapangan.

Ketiganya kehilangan nyawa dalam suasana yang tak terkendali—disaat ribuan orang memadati area alun-alun demi mendapatkan 5.000 porsi makanan gratis yang diumumkan sebelumnya melalui media sosial.

BacaJuga :

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

Kisah paling menyayat hati datang dari Mela, seorang pedagang kecil yang hari itu sedang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi. Ia tidak menyangka anak semata wayangnya, Vania, yang sedang bermain bersama teman-teman di sekitar lapak, akan menjadi korban tragedi.

“Saya lagi jualan, tahu-tahu anak saya udah di ambulans. Waktu saya lihat, tubuhnya sudah dingin dan bengkak,” ungkap Mela sambil terisak.

Tak ada firasat buruk sebelumnya. Vania hanya ingin bermain, seperti anak-anak lain yang ikut meramaikan suasana. Namun kerumunan yang tiba-tiba menjadi liar saat gerbang dibuka sebagian, merenggut nyawanya.

Menurut keterangan Neulis, seorang saksi mata yang juga pedagang, kepanikan massal terjadi begitu panitia membuka sebagian pintu masuk ke area acara. Warga yang sejak pagi mengantre langsung menyerbu masuk tanpa bisa dikendalikan.

“Semua berebut mau ambil makanan gratis. Panitia enggak siap. Begitu gerbang dibuka, ribuan orang langsung nyerbu,” katanya.

Informasi mengenai pembagian makanan gratis tersebar viral di TikTok dan platform lainnya, membuat alun-alun penuh sesak oleh warga dari berbagai penjuru.

Kendati kepolisian dan Satpol PP telah dikerahkan, situasi tak tertangani dengan baik. Laporan menyebut banyak warga pingsan, terinjak, dan terjepit, terutama di titik masuk dan sekitar panggung hiburan.

“Pengamanan enggak sebanding sama jumlah orang. Kami udah berusaha, tapi kondisi di luar kendali,” ujar salah satu petugas lapangan.

Bripka Cecep, yang ikut bertugas mengatur lalu lintas massa, turut menjadi korban jiwa—sebuah pengorbanan yang menyedihkan bagi aparat yang sedang menjalankan tugas negara.

Tragedi ini menjadi alarm keras bahwa pengelolaan acara publik, terutama yang melibatkan kerumunan besar, membutuhkan perencanaan matang dengan protokol keselamatan sebagai fondasi utama. Minimnya mitigasi risiko, keterbatasan pengamanan, serta komunikasi yang tidak terkontrol di media sosial, berujung pada kehilangan nyawa yang seharusnya dapat dicegah.

Pesta rakyat yang semestinya menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan warganya justru menjadi catatan kelam—bahwa tanpa tanggung jawab, pesta bisa berubah menjadi petaka.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Garutpesta rakyat
Previous Post

Pesta Rakyat Garut Berujung Tragedi : Beberapa Orang Meninggal dan Belasan Terluka

Next Post

Kapolsek Pagaden Dukung Program Ketahanan Pangan Bersama Para Kades Dan Ketua Gapoktan

Related Posts

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026
Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku
deNews

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026
Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA
deNews

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax
Parlementaria

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

Rabu, 14 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

3205 Berkas Arsip Purwakarta Di Musnahkan

Jumat, 23 Mei 2025

Bupati Subang Pimpin Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

Selasa, 28 Oktober 2025

Ketua Dewan Penasehat MKGR Kabupaten Garut Dukung Ketua Umum Adies Kadir Dua Periode

Sabtu, 26 Juli 2025

Bupati Apresiasi May Day di Kabupaten Bandung Buruh Tidak Unjuk Rasa Tapi Aksi Sosial

Senin, 19 Mei 2025

Kunker Dandim 0624/Kabupaten Bandung ke Koramil 2415/Margahayu : Sinergi Terjalin Baik di Margahayu dan Margaasih

Rabu, 15 Oktober 2025

Kolaborasi Jasa Tirta II dalam Penanaman Pohon

Rabu, 15 Desember 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste