• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, September 29, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Meski TKD Berkurang tapi Roda Pembangunan di 2026 Harus Tetap Berjalan

bydejurnalcom
Rabu, 31 Desember 2025
Reading Time: 3 mins read
Meski TKD Berkurang tapi Roda Pembangunan di 2026 Harus Tetap Berjalan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj.Renie Rahayu Fauzi,S.H menyebut banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Bandung menjadi menjadi tantangan terberat yang dihadapi 55 wakil rakyat Kabupaten Bandung periode 2024 -2029.

Selain banjir, menurut Renie tantangan anggota DPRD Kabupaten Bandung ialah tekanan anggaran dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi dana tranfer ke daerah (TKD) sekitar Rp 1 triliun. Hal ini berdampak pada semua sektor, termasuk dalam penanggunalan bencana banjir.

“Penanganan banjir itu menjadi tantangan terberat bagi kami, apalagi menjelang akhir tahun 2025 bencana itu terus berulang dan tidak hanya banjir tetapi juga longsor yang sampai menelan korban jiwa,” jelas Politisi PKB ini dengan nada haru, Rabu (31/12/2025).

BacaJuga :

Viral Sebut Wartawan “Laler Hijau”, Oknum Guru SD di Sukabumi Terancam Pembinaan BKPSDM

Polri Hadir di Wilayah Perbatasan,Sambangi Warga dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas

Pemeliharaan Gapura di Cikopak, Satlantas Pastikan Arus Tetap Aman

Karenanya, kata Renie, pihaknya mendesak Bupati Bandung agar mengevaluasi Perangkat Daerah (PD) yang terkait.

Selain itu, DPRD juga mengawal sekaligus mengawasi kegiatan normalisasi drainase, reboisasi lahan-lahan kritis dan mengawasi penggunaan anggaran belanja tidak terduga (BTT) 2025 yang digunakan untuk penanganan tanggap darurat bencana di wilayah Kabupaten Bandung.

“Berkurangnya TKD memaksa kita harus melakukan efisiensi super ketat. Namun, DPRD fokus pada program prioritas yang pro rakyat serta beberapa urusan wajib agar roda pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan,” katanya.

Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Bandung ini, secara umum isu yang menjadi perhatian DPRD sepanjang tahun 2025, diantaranya pengelolaan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pelaksanaan proyek infrastruktur dan penanganan isu lingkungan, khususnya banjir, sampah serta pelayanan publik lainnya, seperti Pendidikan, Kesehatan, tramfortasi serta parkir.

Kinerja DPRD terasa langsung oleh masyarakat

Meski banyak tantangan yang dihadapi, tetapi kinerja dari para wakil selama kurun waktu 2025 bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti dukungannya terhadap program-program sosial, Pembangunan infrastruktur yang disusul dengan elektronik pokok-pokok pikiran (e-pokir) DPRD Kabupaten Bandung.

“Selain itu, kami juga aktif mengawal anggaran yang digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG). DPRD menlilai program MBG ini sangat bermanfaat bagi anak sekolah dan keluarga kurang mampu,”ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mengawal program Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Bandung sekolah itu baru dibangun dua unit, diantaranya di Kecamatan Kutawaringin.

Menurut Renie, dewan menyambut baik hadir program tersebut, karena selain akan meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Bandung, juga anak-anak dari keluarga kurang mampu akan mendapat pendidikan tidak hanya gratis tetapi fasilitasnya pun refresentatif.

Kemudian BPJS kesehatan juga menjadi perhatian DPRD, bahkan dipenghujung tahun 2025 DPRD melahirkan Perda yang mengatur tentang BPJS PBI (BPJS yang iurannya ditanggung pemerintah) agar sesuai dengan DTSN dan tepat sasaran. DPRD juga mendukung kebijakan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan serta mengawasi program prioritas yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Semua yang dilaksanakan DPRD di Tahun 2025 bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam memenuhi pelayanan dasar yang lebih baik. Penurunan beban ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas hidup yang disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Renie mengatakan, selama tahun 2025 DPRD Kabupaten Bandung telah melahirnya 11 peraturan daerah (Perda) yang 6 diantaranya merupakan inisiatif DPRD. Salah satu Perda inisiatif itu tentang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Bandung.

Perda itu dibuat, ujarnya, untuk melindungi masyarakat khususnya generasi muda dari bahaya narkoba.

Sementara itu, Anggota Fraksi PKB ini mengatakan DPRD memiliki peran penting dalam mengawal APBD agar berpihak pada kepentingan Masyarakat. Sesuai dengan UU nomor 23 Tahun 2014, tentang pemerintah daerah yang menjelaskan DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu legislasi, anggaran dan fungsi pengawasan.

Harapan di tahun baru

Memasuki Tahun 2026, kata Renie, DPRD telah menetapkan beberapa target yang disesuaikan dengan fiskal daerah.

Dengan anggaran yang super hemat, DPRD tetap medorong pemerintah daerah untuk tetap fokus pada akuntabilitas dan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Yang menjadi prioritas utama, yakni subsidi dan bantuan sosial masyarakat, seperti BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan, modal usaha dan pelatihan ketenagakerjaan.

Prioritas lainnya, beasiswa bagi siswa miskin, rumah tidak layak huni (rutilahu), ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Targetnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian keluarga dan pemerataan kesejahteraan secara tranfaran dan tepat sasaran.

Di bidang infrastruktur, ujar Renie, DPRD memprioritaskan pada perbaikan dan pemerliharaan jalan serta infrastruktur dasar yang inklusif. Program lainnya yang telah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2026, diantaranya Pembangunan SDM berkualitas dan berakhlak, tata kelola pemerintahan transformatif, perekonomian inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan berbasis partisipasi publik dengan kearipan lokal serta berwawasan lingkungan.

“Meskipun adanya penurunan TKD tapi kami berharap di 2026 pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan dengan manajemen keuangan yang lebih efisien, kreatif dan inovatif dalam menggali potensi pendapatan daerah. Seluruh program prioritas dapat berjalan secara optimal demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas,” katanya.* dj

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Borong 5 Penghargaan dan Dana Rp24 Miliar, Ciamis Tutup 2025 Dengan Gemilang

Next Post

Songsong Tahun 2026, PDI Perjuangan Garut Perkuat Tekad Politik Kerakyatan

Related Posts

Lurah Sindangrasa Lolos Enam Besar ASN Berprestasi Jabar 2026
deNews

Lurah Sindangrasa Lolos Enam Besar ASN Berprestasi Jabar 2026

Selasa, 29 September 2026
Batik Cakra Galuh Ciamis Tampil di Malaysia International Craft Fair 2026
deNews

Batik Cakra Galuh Ciamis Tampil di Malaysia International Craft Fair 2026

Selasa, 29 September 2026
Anggota DPRD Jabar Beri Motivasi Akademi Persipo Putri Purwakarta
deSport

Anggota DPRD Jabar Beri Motivasi Akademi Persipo Putri Purwakarta

Selasa, 29 September 2026
Viral Sebut Wartawan “Laler Hijau”, Oknum Guru SD di Sukabumi Terancam Pembinaan BKPSDM
depemerintahan

Viral Sebut Wartawan “Laler Hijau”, Oknum Guru SD di Sukabumi Terancam Pembinaan BKPSDM

Selasa, 29 September 2026
Polri Hadir di Wilayah Perbatasan,Sambangi Warga dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas
Hukum dan Kriminal

Polri Hadir di Wilayah Perbatasan,Sambangi Warga dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas

Selasa, 29 September 2026
Pemeliharaan Gapura di Cikopak, Satlantas Pastikan Arus Tetap Aman
Hukum dan Kriminal

Pemeliharaan Gapura di Cikopak, Satlantas Pastikan Arus Tetap Aman

Selasa, 29 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Audiensi Ditolak DPRD, Algera Ciamis Akan Terus Sikapi Penanganan Pandemi Covid-19

Kamis, 30 April 2020

Dugaan Penyebab Banjir Bandang Cicurug Mulai Terkuak, Ini Penjelasan TNGHS

Senin, 28 September 2020

Raih 3 Penghargaan, DPUTR Kabupaten Bandung Juara Umum Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Tingkat Jabar

Rabu, 26 November 2025

PMII Tagih Janji DPRD Ciamis Tandatangi Petisi Tolak UU Omnibus Law

Kamis, 15 Oktober 2020

Pendamping PKH Tegaskan Kartu PKH Dipegang Oleh Bukan Pemiliknya, Salahi SOP dan Aturan

Sabtu, 19 September 2020

Aksi Demo Warga Dua Desa di Pagaden Hasilkan Kesepakatan Prioritaskan Rekrut Tenaga Kerja Sekitar Pabrik

Senin, 8 November 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste