• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Juni 14, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

BAZNAS Ciamis Buktikan Solidaritas Sosial Warga Tetap Kuat Meski APBD Tertekan

bydejurnalcom
Kamis, 29 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
BAZNAS Ciamis Buktikan Solidaritas Sosial Warga Tetap Kuat Meski APBD Tertekan
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan tantangan defisit APBD daerah, tingkat kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Ciamis justru menunjukkan ketahanan yang kuat.

Hal tersebut tercermin dari konsistensi penghimpunan infak dan sedekah yang terus berjalan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, menyampaikan kondisi fiskal daerah tidak berdampak signifikan terhadap hubungan sosial dan kepedulian masyarakat, khususnya dalam aspek batin dan spiritual.

BacaJuga :

Sejumlah Koordinator Kecamatan Diduga Terapiliasi Dengan Sosok Berinisial SS, jadi sorotan

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar

Dugaan Ada Sindikat Pembuat Akta Cerai Palsu, Apakah Orang Dalam PA Soreang Terlibat? Ini Kata Pengacara Ramadhaniel S Daulay, S.H

“Alhamdulillah, efisiensi anggaran dan defisit APBD tidak berpengaruh terhadap hubungan sosial masyarakat Ciamis. Secara mata batin, kepedulian warga justru tetap terjaga. Ini bukti bahwa semangat berbagi tidak bergantung pada besar-kecilnya kondisi ekonomi,” ujar Lili Miftah.

Menurut Lili, kunci keberhasilan BAZNAS Ciamis menjaga partisipasi masyarakat terletak pada inovasi sistem infak yang disesuaikan dengan kemampuan warga.

Jika sebelumnya infak identik dengan nominal tertentu yang terasa berat, kini pendekatan diubah menjadi lebih ringan dan sukarela.

Salah satu inovasi tersebut adalah program infak recehan melalui kencleng (celengan) yang memungkinkan masyarakat berinfak mulai dari Rp200 hingga Rp500 setiap hari.

“Dulu, infak Rp5.000 per bulan saja terasa berat bagi sebagian warga. Sekarang, cukup Rp200 atau Rp500 dari uang kembalian belanja, dimasukkan ke kencleng. Tidak terasa memberatkan, tapi ketika dikumpulkan hasilnya luar biasa,” jelasnya.

Ia mencontohkan di Desa Kertasari, di mana sebelumnya sistem penjemputan infak ke rumah-rumah hanya mampu menghimpun sekitar Rp3,5 juta. Namun setelah inovasi kencleng diterapkan, potensi infak masyarakat meningkat secara signifikan.

Lebih lanjut Lili menuturkan kekuatan utama infak BAZNAS Ciamis justru datang dari lapisan masyarakat paling bawah. Bahkan mereka yang secara ekonomi sederhana tetap memiliki semangat berbagi.

“Ada pengamen yang biasanya tidak pernah berinfak. Tapi setelah pakai kencleng, dengan mengisi dua kencleng sekaligus di akhir bulan isinya bisa Rp80 ribu. Artinya dalam sebulan bisa Rp160 ribu. Padahal isiannya hanya Rp200 perak. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat merasa tidak dipaksa dan tidak terbebani. Justru muncul rasa kepuasan batin karena sudah berbagi sesuai kemampuan.

“Orang Sunda bilang, ka hartos aya butos. Ada rasa bahwa sedikit pun tetap bermakna. Mereka pulang belanja, dapat kembalian Rp200 atau Rp500, langsung dimasukkan. Manfaatnya ganda tetapi ringan secara ekonomi, kuat secara spiritual,” tambahnya.

Keberhasilan inovasi tersebut turut mengantarkan BAZNAS Kabupaten Ciamis meraih penghargaan nasional, salah satunya dalam kategori inovasi penghimpunan dana. Lili menyebut, pendekatan yang dilakukan di Ciamis bahkan menjadi rujukan bagi daerah lain.

“Alhamdulillah, inovasi ini mendapat apresiasi. Banyak daerah dan bahkan pusat datang ke Ciamis untuk belajar. Ini murni lahir dari kebutuhan dan karakter masyarakat Ciamis,” ujarnya.

Bagi Lili , seluruh ikhtiar yang dilakukan BAZNAS tidak lepas dari nilai ibadah dan keteguhan spiritual.

“Ibadah itu harus tegak lurus kepada Allah. Kita hanya berusaha membuka pintu-pintu kebaikan. Soal hasil dan keberlanjutan, semuanya kembali kepada Gusti Allah,” tuturnya.

Lili menambahkan ke depan BAZNAS Ciamis akan terus memperkuat inovasi sosial yang berorientasi pada kemudahan, keikhlasan, dan kebermanfaatan luas bagi masyarakat. (Nay Sunarti)

 

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tegaskan Pentingnya PAUD di Kabupaten Ciamis, Sekda Hadiri Gebyar Al Huda 2026

Next Post

Bupati Imbau Warga Kabupaten Bandung Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Related Posts

Kawal Swasembada Pangan Nasional, Polres Ciamis Genjot Penanaman Jagung dan Serapan Gabah
deNews

Kawal Swasembada Pangan Nasional, Polres Ciamis Genjot Penanaman Jagung dan Serapan Gabah

Minggu, 14 Juni 2026
Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Status Ibu di Garut Dinyatakan Telah Meninggal Lahirkan Bayi Laki-laki 2,7 kg

Minggu, 14 Juni 2026
Lepas “Bapenda Bedas Run ” Bupati Bandung   Ajak Warga Taat Pajak
deNews

Lepas “Bapenda Bedas Run ” Bupati Bandung Ajak Warga Taat Pajak

Minggu, 14 Juni 2026
Sejumlah Koordinator Kecamatan Diduga Terapiliasi Dengan Sosok Berinisial SS, jadi sorotan
deNews

Sejumlah Koordinator Kecamatan Diduga Terapiliasi Dengan Sosok Berinisial SS, jadi sorotan

Sabtu, 13 Juni 2026
Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar

Sabtu, 13 Juni 2026
Dugaan Ada Sindikat Pembuat Akta Cerai Palsu, Apakah Orang Dalam PA Soreang Terlibat? Ini Kata Pengacara Ramadhaniel S Daulay, S.H
deNews

Dugaan Ada Sindikat Pembuat Akta Cerai Palsu, Apakah Orang Dalam PA Soreang Terlibat? Ini Kata Pengacara Ramadhaniel S Daulay, S.H

Sabtu, 13 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Pemerintah Desa Cihaur Cibeber Laksanakan Pembagian BLT DD Tahap IV

Jumat, 11 September 2020

KPU Garut Umumkan Waktu Pendaftaran Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024

Sabtu, 24 Agustus 2024

Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Sukawening Garut

Sabtu, 27 November 2021

Dorong Efisiensi dan Transparansi Layanan Administratif, Desa Pawindan Gelar Sosialisasi Desa Digital “Super Desa” Bersama Diskominfo

Senin, 19 Mei 2025

Reses di Kampung Halaman Hj. Aas Aisyah Terima Aspirasi Seputar Kesehatan,Pendidikan dan Sosial

Kamis, 6 November 2025

Bupati Garut Berhentikan 3 Direksi PDAM Tirta Intan, PAKIS : Langkah Rasional dan Progresif

Sabtu, 10 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste