Dejurnal.com, Bandung — Bupati Bandung, Dadang Supriatna menghadiri kegiatan Timbang Terima dan Pemukiman Shoba Subulussalam serta Tanzil Barokah yang dilanjutkan dengan Tabligh Akbar bersama pendiri, dewan pimpinan, dan pimpinan umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Pusat di Pondok Pesantren Awi Sadapur, Kampung Cihalimun RT 04/05, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Senin (5/1/2026).
Dalam sambutannya, Kang DS menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, pendidikan pesantren menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter kuat.
“Saya berpesan agar senantiasa menjaga niat, menguatkan tekad, menghormati guru, serta menekuni ilmu dengan sungguh-sungguh. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi ilmu yang berkah, bermanfaat, serta mampu membentuk generasi bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujar Kang DS.
Lebih lanjut, Kang DS menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan pesantren, salah satunya melalui penguatan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Regulasi tersebut menjadi landasan hukum untuk mengakui, memfasilitasi, dan meregulasi pesantren sebagai bagian integral dari Sistem Pendidikan Nasional, sekaligus menjamin kesetaraan lulusan pesantren.
Kang DS juga menegaskan bahwa indikator pendidikan yang kuat banyak lahir dari lingkungan pesantren, karena dari pesantren tumbuh calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki integritas moral dan spiritual yang kokoh.
Pada kesempatan tersebut, Kang DS kembali mengingatkan pentingnya pelaksanaan instruksi Magrib Mengaji yang wajib dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Ia mengimbau para orang tua agar membatasi penggunaan gawai pada anak-anak, sehingga pada pukul 19.00 WIB anak-anak sudah tidak bermain ponsel dan dapat memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif dan pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, Kang DS berharap pesantren terus menjadi pusat pembentukan karakter generasi muda Kabupaten Bandung yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.***di












