• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

PKL Jalan Ibrahim Adjie Dinilai Semrawut, Boy Sofyan : Peran Penataan Pemkab Garut Lemah

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
PKL Jalan Ibrahim Adjie Dinilai Semrawut, Boy Sofyan : Peran Penataan Pemkab Garut Lemah
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Aktifis Garut Boy Sofyan menyoroti aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie yang berjualan rutin setiap minggu dinilai begitu semrawut baik dari sisi lingkungan, ketertiban lalu lintas dan tata kelolanya.

Pasar mingguan memang memiliki sisi positif karena menciptakan geliat ekonomi rakyat dan menjadi pusat kuliner masyarakat. Namun, di sisi lain, aktivitas tersebut juga melahirkan berbagai persoalan yang tidak pernah ditangani secara serius dan sistematis,” ujar Boy kepada saat ditemui di sekitar kompleks Pemerintah Daerah Garut, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pasar mingguan ini memang menciptakan ekonomi, menciptakan kuliner, tapi juga menciptakan masalah besar.

BacaJuga :

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

Pasar Rakyat UMKM, Bupati Sukabumi ” Momentum Startegis Perkuat Pelaku Usaha Lokal “

Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Nota Pengantar Bupati Sukabumi

“Pedagang berusaha di situ tanpa tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan. Sampah menumpuk, saluran tertutup, dan tidak ada pengelolaan yang jelas,” ujarnya.

Boy menegaskan bahwa para pedagang seharusnya memiliki tanggung jawab langsung terhadap kebersihan lingkungan tempat mereka berjualan.

“Idealnya setiap pedagang itu punya tong sampah masing-masing. Setelah berjualan, dia sendiri yang membersihkan. Bukan malah meninggalkan sampah begitu saja,” tegasnya.

Ia menyebut, hingga saat ini persoalan sampah tidak pernah ditangani dari hulu ke hilir. Akibatnya, lingkungan sekitar menjadi kumuh, saluran air tersumbat, dan potensi banjir pun meningkat. Dampak lain yang dinilai sangat krusial adalah kemacetan lalu lintas. Aktivitas PKL yang menggunakan bahu jalan dan badan jalan menyebabkan penyempitan akses kendaraan.

“Dari jam 08.00 sampai jam 11.00 itu macet total. Jalan tidak bisa dilalui. Ini dampak besar, tapi tidak pernah dihitung secara kebijakan, tidak pernah dikaji secara serius,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa secara aturan, bahu jalan dan badan jalan tidak boleh digunakan untuk aktivitas berdagang.

“Dalam aturan dan undang-undang itu jelas, jalan bukan untuk jualan. Tapi anehnya, di Jalan Ibrahim Adjie tidak ada regulasi yang secara khusus mengatur zona dagang. Ini bentuk pembiaran,” katanya.

Boy juga mengungkap bahwa sebelumnya telah ada rencana relokasi PKL ke wilayah lain, salah satunya ke daerah Pasawahan dan wilayah yang telah disiapkan pemerintah. Namun rencana tersebut gagal terealisasi.

“Dulu sudah mau dipindahkan oleh camat, lokasinya sudah disiapkan. Tapi gagal karena konflik kepentingan antar desa. Akhirnya tidak jadi, tidak terealisasi sampai sekarang,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahkan sudah ada rencana penganggaran untuk pembebasan lahan dan fasilitasi lokasi baru, tetapi kembali kandas karena tarik-menarik kepentingan. Boy juga menyoroti adanya pungutan lapak yang disebut mencapai Rp10.000 per lapak.

“Satu lapak setor Rp10.000. Itu untuk apa? Ke mana alirannya? Ini harus transparan. Jangan sampai dalih ‘pemberdayaan UMKM’ justru jadi pembenaran praktik yang tidak tertata,” tegasnya.

Selain itu, sistem parkir, pengelolaan keamanan, hingga pengelolaan sampah dinilai tidak terintegrasi dalam satu sistem kebijakan yang jelas. Boy menilai lemahnya peran pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pemerintah kecamatan.

“DLH itu sebenarnya punya tanggung jawab wilayah, termasuk pengangkutan sampah. Kecamatan juga punya armada mobil sampah. Tapi kenapa tidak difungsikan maksimal?” katanya.

Ia menekankan bahwa persoalan PKL bukan hanya soal ekonomi rakyat, tetapi juga soal ketertiban umum, tata ruang, keselamatan lalu lintas, dan keadilan sosial.

Boy mengingatkan, jika penertiban dilakukan tidak merata, justru akan menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kalau satu lokasi ditertibkan, yang lain dibiarkan, akan muncul kesenjangan. Dalam istilah Sunda itu ‘penyirikan’ — rasa ketidakadilan. Ini bisa memicu konflik sosial,” ujarnya.

Boy menegaskan bahwa penanganan PKL Jalan Ibrahim Adjie harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, bukan parsial dan reaktif.

“Kalau mau ditata, ya ditata. Kalau mau direlokasi, relokasi yang benar. Lokasinya jelas, aturannya jelas, fasilitasnya ada, pengelolaannya transparan. Jangan dibiarkan liar seperti sekarang, karena dampaknya panjang lingkungan rusak, jalan macet, konflik sosial, dan tata kota jadi hancur,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kakan ATR/BPN Kabupaten Bandung Lantik dan Ambil Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satgas PTSL, Targetkan 40 Ribu Tahun Sertipikat Tahun Ini

Next Post

Disdik Ciamis Sosialisasikan SE Mendikdasmen No. 4 Tahun 2026, Laksanakan Ikrar Pelajar dan Lagu Rukun Sama Teman

Related Posts

7 Pelaku Diperiksa dan Ditangani Polres Garut Terkait Kasus Bullying dan Penganiayaan Pelajar
deNews

7 Pelaku Diperiksa dan Ditangani Polres Garut Terkait Kasus Bullying dan Penganiayaan Pelajar

Kamis, 10 September 2026
Dorong Produksi Cabai dan Bawang, Distan Garut Siapkan Irigasi Perpompaan untuk 18 Kelompok Tani
deEdukasi

Dorong Produksi Cabai dan Bawang, Distan Garut Siapkan Irigasi Perpompaan untuk 18 Kelompok Tani

Kamis, 10 September 2026
Harganas Ke-33, Bupati Sukabumi Tegaskan Keluarga Adalah Fondasi Utama Membangun Sumberdaya Manusia
deSport

Harganas Ke-33, Bupati Sukabumi Tegaskan Keluarga Adalah Fondasi Utama Membangun Sumberdaya Manusia

Kamis, 10 September 2026
Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah
depemerintahan

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

Kamis, 10 September 2026
Pasar Rakyat UMKM, Bupati Sukabumi ” Momentum Startegis Perkuat Pelaku Usaha Lokal “
depemerintahan

Pasar Rakyat UMKM, Bupati Sukabumi ” Momentum Startegis Perkuat Pelaku Usaha Lokal “

Kamis, 10 September 2026
Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Nota Pengantar Bupati Sukabumi
Legislator

Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Nota Pengantar Bupati Sukabumi

Kamis, 10 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Sindangrasa Tunjukkan Kinerja Nyata Saat Verifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar 2025

Sabtu, 13 Desember 2025

NPCI Serahkan 7000 Masker dan 100 Paket Sembako Kepada Pemda Ciamis

Senin, 26 Oktober 2020

Karang Taruna Kecamatan Ciamis Perkuat Peran Pemuda Lewat Peningkatan Kapasitas Kader Se-Kecamatan

Jumat, 5 Desember 2025

Juara I Lomba Menulis Cerita pada FLS3N, Maritza Bakal Mewakili Kecamatan Arjasari ke Tingkat Kabupaten Bandung

Rabu, 7 Mei 2025

Dedi Mulyadi : Pemberian Ruang Serta Kesempatan Salah Satu Faktor ASN Seretariat DPRD Garut Mampu Berinovasi

Kamis, 15 Juni 2023

Klasemen Aman di Liga Nusantara, Herdiat Fokuskan PSGC Ciamis pada Regenerasi

Jumat, 16 Januari 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste