• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, April 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

bydejurnalcom
Jumat, 20 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Pemerintah Kabupaten Ciamis kian memantapkan langkah transformasi sektor pertanian dengan menjadikan kacang tanah sebagai komoditas unggulan baru yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui Program Pengembangan Kacang Tanah Terintegrasi, Ciamis tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis modern berbasis kemitraan dan kepastian pasar.

Komitmen ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring  dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Ape Ruswandana, dari Ruang ULP Sekretariat Daerah. Jumat (20/02/2026).

BacaJuga :

Pemkab Ciamis Gelar PKA Mandiri 2026, Cetak ASN Adaptif di Tengah Ketidakpastian

Bersepeda Jadi Pilihan, Kabid Perdagangan Ciamis Tunjukkan Gaya Hidup Sederhana

Buka PKA 2026, Sekda Ciamis Targetkan Lahirnya ASN Tanggap dan Solutif

 

Rapat tersebut turut melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian, perusahaan offtaker industri nasional, penyuluh pertanian, serta kelompok tani. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam memastikan program berjalan terukur, terarah, dan berkelanjutan.

Sekda Andang Firman Triyadi menegaskan, pengembangan kacang tanah di Ciamis dirancang sebagai model kemitraan agribisnis yang saling menguntungkan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa petani tidak lagi berjalan sendiri tanpa kepastian pasar.

“Yang kita bangun adalah sistem. Mulai dari penyediaan benih unggul, pendampingan budidaya, akses pembiayaan, hingga kepastian pembelian oleh offtaker industri nasional. Dengan pola ini, petani memiliki jaminan harga dan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Ciamis memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan masyarakat tani yang adaptif terhadap inovasi.

Dengan dukungan teknologi budidaya serta penguatan kelembagaan petani, produktivitas diharapkan meningkat signifikan.

Sebagai tahap awal, Desa Panjalu ditetapkan sebagai lokasi pengembangan dengan luas lahan tanam sekitar 50 hingga 200 hektare yang dikelola kelompok tani setempat.

Penetapan  tersebut mempertimbangkan kesiapan lahan, komitmen petani, serta dukungan kelembagaan desa.
Kawasan tersebut akan menjadi pilot project pengembangan kacang tanah terintegrasi sebelum direplikasi di kecamatan lain.

Jika berhasil, model ini akan diperluas secara bertahap untuk memperkuat posisi Ciamis sebagai sentra produksi kacang tanah di tingkat Jawa Barat.

Kepala DPKP Ciamis, Ape Ruswandana, menjelaskan  peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen menjadi prioritas utama. Pendampingan teknis akan dilakukan secara intensif, termasuk pengaturan pola tanam, penggunaan pupuk berimbang, hingga penanganan pascapanen.

“Kami ingin memastikan hasil panen sesuai standar industri, baik dari sisi kadar air, ukuran biji, maupun kualitas keseluruhan. Dengan begitu, daya saing produk kacang tanah Ciamis semakin kuat,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan koperasi desa agar mampu berperan sebagai agregator hasil panen sekaligus mitra distribusi. Skema ini diharapkan meningkatkan nilai tambah di tingkat lokal.

Secara makro, program ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pertanian. Dengan meningkatnya produksi dalam negeri, kebutuhan industri dapat dipenuhi dari petani lokal.

Lebih jauh, pengembangan kacang tanah terintegrasi diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja di pedesaan, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi turunan seperti pengolahan dan distribusi.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku usaha, dan petani, Ciamis optimistis mampu menata masa depan pertanian yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Kacang tanah bukan sekadar komoditas, tetapi menjadi simbol transformasi ekonomi desa dari lahan pertanian menuju pasar nasional yang membuka harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Ciamis. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Next Post

Perjuangkan Reforma Agraria, JWI Sukabumi Berencana Sampaikan Aspirasi Ke ATR/BPN

Related Posts

Peresmian Masjid Al-Hilmah di Garut, Diharapkan Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan Warga
deNews

Peresmian Masjid Al-Hilmah di Garut, Diharapkan Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan Warga

Senin, 6 April 2026
Pihak KAI Tegaskan Prioritas Keselamatan Jembatan Cirahong Menyusul Polemik Dugaan Pungli
deNews

Pihak KAI Tegaskan Prioritas Keselamatan Jembatan Cirahong Menyusul Polemik Dugaan Pungli

Senin, 6 April 2026
Pasca tragedi Campaka Bupati Purwakarta Keluarkan SE Perketat   Perizinan Keramaian Hajatan
Nasional

Pasca tragedi Campaka Bupati Purwakarta Keluarkan SE Perketat Perizinan Keramaian Hajatan

Senin, 6 April 2026
Pemkab Ciamis Gelar PKA Mandiri 2026, Cetak ASN Adaptif di Tengah Ketidakpastian
deNews

Pemkab Ciamis Gelar PKA Mandiri 2026, Cetak ASN Adaptif di Tengah Ketidakpastian

Senin, 6 April 2026
Bersepeda Jadi Pilihan, Kabid Perdagangan Ciamis Tunjukkan Gaya Hidup Sederhana
deNews

Bersepeda Jadi Pilihan, Kabid Perdagangan Ciamis Tunjukkan Gaya Hidup Sederhana

Senin, 6 April 2026
Buka PKA 2026, Sekda Ciamis Targetkan Lahirnya ASN Tanggap dan Solutif
deNews

Buka PKA 2026, Sekda Ciamis Targetkan Lahirnya ASN Tanggap dan Solutif

Senin, 6 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Desa Margamulya Cikajang Diterjang Banjir

Selasa, 12 Mei 2020

Penantian Setahun, Akhirnya SEGI Terima LAHP Ombudsman Adanya Maladministrasi Dalam Seleksi Cawas dan Cakasek Disdik Garut

Rabu, 15 September 2021

Wabub Ali Syakieb Meninjau Pembersihan Sampah di Sungai Citarum

Jumat, 31 Oktober 2025

Kesbangpol Garut Soroti Isu Kesetaraan Gender dalam Musda Pemudi Persis

Selasa, 6 Mei 2025

Direktur LBH Seroja-24 : Penertiban PKL Pasar Samarang Harus Pakai Prinsip Kehati-hatian

Minggu, 27 Maret 2022

SMKN 1 Cianjur Gelar Workshop Penyusunan Program Anti Perundungan

Rabu, 21 September 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste