Ciamis, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menggelar Pesantren Ramadan Tingkat Kabupaten Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai bagian dari agenda pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Ciamis tersebut akan berlangsung pada 26 Februari hingga 5 Maret 2026 di sejumlah lokasi strategis di wilayah Kabupaten Ciamis.
Mengusung tema “Membangun Karakter Filantropis, Membentuk Generasi Rabbani”, Pesantren Ramadan 1447 H dirancang sebagai ruang pembinaan mental dan spiritual sekaligus penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Ciamis, Anwar Solahudin, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pesantren Ramadan memiliki maksud untuk menghadirkan ruang pembinaan keagamaan yang terstruktur, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan ini kami maksudkan sebagai ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas spiritualitas, membentuk karakter dan akhlak yang baik, serta memperbanyak amal ibadah dan pahala di bulan yang penuh keberkahan,” ujar Anwar Minggu (22/02/2026)
Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya Ramadan sebagai momentum perbaikan diri, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingin Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana pembinaan diri, penguatan iman, serta perekat kebersamaan antar warga,” katanya.
Anwar menjelaskan untuk pelaksanaan Pesantren Ramadan dilakukan secara bertahap agar pembinaan lebih optimal dan tepat sasaran.
Adapun rangkaian kegiatan meliputi:
– Pembukaan: Kamis, 26 Februari 2026 di Islamic Center.
– Pesantren Jenjang SLTA: 26–28 Februari 2026 di Asrama Haji.
– Pesantren Lansia: 28 Februari hingga awal Maret 2026 di Masjid Agung.
– Pesantren Jenjang SLTP: 2–3 Maret 2026 di Asrama Haji.
– Pesantren Jurnalis: 4–5 Maret 2026 di Pondok Pesantren Darussalam.
“Peserta kegiatan mencakup pelajar tingkat SLTA dan SLTP, kalangan lansia, serta para jurnalis. Keterlibatan berbagai segmen ini sebagai cerminan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berkarakter,” jelasnya.
Anwar berharap Pesantren Ramadan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat filantropi.
“Harapan kami, melalui Pesantren Ramadan ini lahir pribadi-pribadi yang berakhlak mulia, memiliki karakter filantropis, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, ukhuwah Islamiyah semakin kokoh dan masyarakat Ciamis semakin religius, harmonis, dan berdaya saing,” imbuhnya.
Melalui Pesantren Ramadan 1447 H, Anwar mengajak seluruh peserta menjadikan bulan suci sebagai momentum memperkuat iman, memperdalam ilmu agama.
“Di momentum Ramadan ini juga mari kita gunakan untuk meningkatkan semangat berbagi demi terwujudnya masyarakat Ciamis yang religius, inklusif, dan berkarakter Rabbani,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

















