CIAMIS, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat capaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2025.
Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H Herdiat Sunarya, telah berhasil meraih sekitar 250 penghargaan dari berbagai bidang, mulai tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di DPRD Kabupaten Ciamis, Kamis (26/03/2026).
Dalam rapat yang berlangsung di Aula Tumenggung Wiradikusumah, Bupati Herdiat menyampaikan tahun 2025 merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dengan visi “Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”.
“Tahun pertama ini menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia menuturkan, capaian ratusan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat.
“Selain prestasi, kinerja keuangan daerah juga menunjukkan hasil yang baik. Pendapatan daerah tahun 2025 melampaui target dengan capaian 101,46 persen,” tuturnya
Sementara itu, tambah Herdiat dari total anggaran belanja sebesar Rp2,75 triliun, terealisasi Rp2,60 triliun atau 94,67 persen.
“Angka ini menunjukkan pengelolaan anggaran yang cukup efektif dan efisien,” imbuhnya.

Lebih lanjut Herdiat mengungkapkan penerimaan pembiayaan daerah juga terealisasi 100 persen sesuai perencanaan, yang turut memperkuat kondisi fiskal daerah.
Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren yang positif sepanjang tahun 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,33 poin dari sebelumnya 73,64 poin. Tingkat kemiskinan turun menjadi 7,19 persen, sementara pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,37 persen.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan angka 10,85 persen. Disusul sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 6,14 persen.
Untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT), tercatat sebesar 4,08 persen. Meski sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, rasio gini berada di angka 0,340 yang menunjukkan tingkat ketimpangan masih dalam kategori rendah.
Herdiat mengatakan sepanjang tahun 2025, Pemkab Ciamis telah melaksanakan 121 program, 227 kegiatan, dan 626 sub kegiatan di seluruh perangkat daerah.
“Program-program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pembangunan yang merata,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menindaklanjuti rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun sebelumnya sebagai langkah perbaikan berkelanjutan.
Di antara ratusan capaian tersebut, beberapa penghargaan yang menonjol antara lain penghargaan Kota Kecil Terbersih tingkat ASEAN serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 12 kali berturut-turut.
Herdiat menegaskan, berbagai penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses pembangunan yang dilakukan bersama.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat atas dukungan dan kontribusinya,” katanya.
Dengan capaian tersebut, Herdiat optimis pembangunan Pemerintah Kabupaten ke depan akan semakin kuat, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rapat paripurna juga menjadi bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menyampaikan laporan kinerja kepada publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Herdiat berharap seluruh upaya pembangunan yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Nay Sunarti)
















