• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 28, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

POPDIKSI Soroti Paradigma Kebijakan Pendidikan yang Terlalu Transaksional, Literasi dan Numerasi Harus Jadi Prioritas

bydejurnalcom
Jumat, 12 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
POPDIKSI Soroti Paradigma Kebijakan Pendidikan yang Terlalu Transaksional, Literasi dan Numerasi Harus Jadi Prioritas
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Sukabumi – Ketua Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI), Ujang Suherman, S.Pd., menyoroti masih adanya paradigma dalam pengambilan kebijakan pendidikan yang cenderung mengedepankan aspek transaksional dibandingkan manfaat nyata bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara dengan awak media di Sekretariat POPDIKSI Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/6/2026).

Menurut Ujang Suherman, berbagai program pemerintah di bidang pendidikan harus dimaknai sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat hak-hak peserta didik dalam memperoleh pembelajaran yang bermutu. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan pemilihan bahan ajar, buku pendidikan, media pembelajaran, maupun alat peraga harus didasarkan pada kebutuhan riil peserta didik, bukan semata-mata pada pertimbangan keuntungan atau kepentingan tertentu.

“Orang tua tentu berharap setiap kebijakan pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak. Jangan sampai keputusan yang diambil lebih mempertimbangkan aspek transaksional daripada kualitas pembelajaran yang akan diterima peserta didik,” ujar Ujang.

BacaJuga :

Sekolah Rakyat di Garut Belum Siap, Puluhan Orang Siswa Sementara Dipindah ke Sumedang

Kwarcab Gerakan Pramuka Garut Temui DPRD : Persiapan Ikuti Jambore Nasional

Universal Line Dance Ciamis Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Budaya Hidup Sehat

Ia menilai bahwa tantangan pendidikan di Kabupaten Sukabumi saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan sarana dan prasarana, tetapi juga bagaimana seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.

Dalam pandangannya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari perubahan paradigma, yakni menjadikan kepentingan peserta didik sebagai pusat dari seluruh proses pengambilan keputusan.

Dukung Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Ujang juga menyambut baik implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, termasuk pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di lingkungan Pemerintah Daerah.

Menurutnya, kehadiran Pokja merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih sehat, inklusif, dan berpihak kepada peserta didik. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan yang lebih konkret berupa bahan edukasi, buku panduan, modul pembelajaran, media literasi, dan sumber referensi yang dapat menjadi pedoman bagi seluruh pihak dalam memahami serta mengimplementasikan program tersebut.

“Pembentukan Pokja merupakan langkah awal yang baik. Namun agar program berjalan sesuai tujuan, diperlukan bahan edukasi yang memadai sebagai sumber pemahaman bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman tidak hanya menjadi slogan kebijakan, tetapi benar-benar menjadi budaya yang hidup dalam keseharian pendidikan,” katanya.

Selain itu, Ujang menegaskan bahwa proses pemilihan anggota Pokja harus dilakukan secara objektif dan profesional dengan mengedepankan kompetensi, integritas, pengalaman, serta moralitas yang baik. Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang dibuat, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

“Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman membutuhkan figur-figur yang memahami dunia pendidikan, memiliki kepedulian terhadap peserta didik, berintegritas, serta mampu bekerja secara kolaboratif. Jangan sampai proses penunjukan anggota hanya didasarkan pada faktor kedekatan, loyalitas kelompok, atau pertimbangan nonprofesional lainnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa loyalitas memang penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, namun loyalitas harus berjalan beriringan dengan kompetensi dan moralitas. Tanpa kompetensi yang memadai, sebuah program berisiko kehilangan arah. Sementara tanpa moralitas dan integritas, program yang baik sekalipun dapat kehilangan kepercayaan publik.

“Yang dibutuhkan adalah loyalitas kepada tujuan pendidikan dan kepentingan peserta didik, bukan loyalitas yang sempit kepada individu atau kelompok tertentu. Karena itu, kompetensi dan moralitas harus menjadi syarat utama dalam pemilihan anggota Pokja,” ujarnya.

Pendidikan Harus Kembali kepada Kepentingan Peserta Didik

Sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi orang tua peserta didik di seluruh Sukabumi, POPDIKSI memandang bahwa keberhasilan program pendidikan harus diukur dari dampak yang dirasakan langsung oleh peserta didik. Oleh karena itu, penguatan literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pendidikan.

“Pada akhirnya, pendidikan harus kembali kepada tujuan utamanya, yaitu memberikan layanan terbaik bagi peserta didik. Ketika setiap kebijakan berorientasi pada kepentingan anak, maka kualitas pendidikan akan meningkat dan masa depan generasi Sukabumi akan menjadi lebih baik,” pungkas Ujang Suherman.

Narasumber : Ujang Suherman, S.Pd.
Jabatan : Ketua Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI)
Lokasi : Sekretariat POPDIKSI Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi
Tanggal : 12 Juni 2026

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tiga Langkah Konkret Bupati Bandung Tangani Banjir Dayeuhkolot

Next Post

Pemkab Sukabumi Matangkan Peringatan Tahun Baru Islam, Ini Agendanya

Related Posts

Jalan Sehat Indorama Founder’s Day 2026, Perkuat Sinergi Perusahaan dan Masyarakat
deSport

Jalan Sehat Indorama Founder’s Day 2026, Perkuat Sinergi Perusahaan dan Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026
Universal Line Dance Resmi Jadi Inorga KORMI Ciamis, Pembudayaan Olahraga Kian Diperkuat
deNews

Universal Line Dance Resmi Jadi Inorga KORMI Ciamis, Pembudayaan Olahraga Kian Diperkuat

Senin, 27 Juli 2026
Baznas Tegal Pelajari Model UPZ Desa di Ciamis untuk Optimalkan Penghimpunan Zakat
deNews

Baznas Tegal Pelajari Model UPZ Desa di Ciamis untuk Optimalkan Penghimpunan Zakat

Senin, 27 Juli 2026
Menelisik Rintisan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut
deNews

Sekolah Rakyat di Garut Belum Siap, Puluhan Orang Siswa Sementara Dipindah ke Sumedang

Senin, 27 Juli 2026
Kwarcab Gerakan Pramuka Garut Temui DPRD : Persiapan Ikuti Jambore Nasional
deNews

Kwarcab Gerakan Pramuka Garut Temui DPRD : Persiapan Ikuti Jambore Nasional

Senin, 27 Juli 2026
Universal Line Dance Ciamis Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Budaya Hidup Sehat
deNews

Universal Line Dance Ciamis Resmi Dikukuhkan, Siap Gaungkan Budaya Hidup Sehat

Senin, 27 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Kepada Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana

Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi di Garut Makan Korban Jiwa, Kadispenad Jelaskan Kronologi

Senin, 12 Mei 2025

Sidang Paripurna DPRD Garut Bahas Raperda APBD 2026 Diwarnai Aksi Walk Out Fraksi PDIP

Senin, 17 November 2025

Gelar Seni Budaya Kecamatan Ciwidey, Camat Nardi : Mengakrabkan Masyarakat kepada Akar Budaya dan Hari Jadi Kabupaten Bandung

Rabu, 30 April 2025

Lahan Milik Pemkab Garut Dikelola “Orang Provinsi”, Potensi PAD Hilang Capai Milyaran

Minggu, 29 September 2019

Rombongan Touring Demokrasi KPU Jabar Disambut Hangat KPU Ciamis

Senin, 4 November 2024
Kepala Badan Kesbangpol Garut, Drs. Wahyudijaya, M.Si.

Kesbangpol : Belum Ada Tercatat NGO di Garut yang Khusus Sikapi Pekerja Migran Indonesia

Sabtu, 27 Maret 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste