• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

FAGAR Garut Sampaikan Lima Aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan ke DPR RI, Harapkan Solusi Sebelum Penghapusan Non-ASN

bydejurnalcom
Rabu, 1 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
FAGAR Garut Sampaikan Lima Aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan ke DPR RI, Harapkan Solusi Sebelum Penghapusan Non-ASN
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) Kabupaten Garut, Ma’mol Abdul Faqih, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Nasional (GPKN) telah menyampaikan sejumlah aspirasi strategis kepada pimpinan DPR RI dan pemerintah pusat terkait masa depan guru serta tenaga kependidikan non-ASN.
Hal tersebut disampaikan Ma’mol Abdul Faqih saat ditemui dejurnal.com, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, perjuangan tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk memperjuangkan kepastian status, kesejahteraan, serta perlindungan bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan yang hingga kini masih menunggu kejelasan kebijakan pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa aspirasi tersebut telah disampaikan langsung kepada Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., serta Menteri Sekretaris Negara. Dalam pertemuan tersebut, FAGAR dan GPKN membawa lima tuntutan utama yang dinilai sangat mendesak untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

BacaJuga :

Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah, Wabup” Jaga Semangat Belajar”

Wabup Sukabumi Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas dan Penyesuaian Diri dengan Kebutuhan Dasar

Diikuti 750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari Sarkopenia

Aspirasi pertama adalah meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai batas waktu (deadline) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak tenaga honorer yang belum memperoleh kejelasan mengenai mekanisme maupun jadwal pelaksanaannya.

Aspirasi kedua berkaitan dengan skema penggajian PPPK. FAGAR berharap seluruh pembiayaan gaji PPPK dapat ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak membebani kemampuan keuangan pemerintah daerah dan dapat menjamin kesejahteraan para guru secara merata.

Selanjutnya, FAGAR juga meminta pemerintah segera memberikan kepastian mengenai nasib tenaga non-ASN setelah berlakunya ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Menurut Ma’mol, berdasarkan amanat undang-undang tersebut, seharusnya tidak ada lagi pegawai non-ASN di instansi pemerintah.

Namun demikian, pemerintah telah memberikan masa transisi melalui Surat Edaran Nomor 7 yang menetapkan batas waktu hingga 31 Desember 2026. Artinya, mulai 1 Januari 2027 seluruh instansi pemerintah tidak lagi diperbolehkan mempekerjakan tenaga non-ASN.

“Kami meminta pemerintah segera menyiapkan skema yang jelas bagi teman-teman non-ASN agar mereka tidak kehilangan pekerjaan setelah masa transisi berakhir. Ini menyangkut masa depan ribuan guru dan tenaga kependidikan yang selama ini telah mengabdi,” ujarnya.

Selain itu, FAGAR juga mendorong agar pemerintah kembali membuka program inpassing bagi guru-guru yang bertugas di satuan pendidikan swasta, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK. Program tersebut dinilai penting sebagai bentuk pengakuan terhadap profesionalisme guru sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Aspirasi kelima adalah meminta agar tata kelola Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dikembalikan ke bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sehingga sistem pembinaan dan pengelolaannya lebih terintegrasi dengan guru mata pelajaran lainnya.

Ma’mol mengaku bersyukur karena seluruh aspirasi yang disampaikan mendapat respons positif dari pimpinan DPR RI maupun Menteri Sekretaris Negara. Ia berharap berbagai usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, lima aspirasi yang kami sampaikan mendapat respons yang sangat baik. Kami berharap perjuangan ini membuahkan hasil. Bahkan kami mendapat harapan bahwa aspirasi ini akan menjadi perhatian pemerintah dan mudah-mudahan dapat disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus mendatang,” ungkapnya.

Ia menilai kabar tersebut menjadi angin segar sekaligus harapan baru bagi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia yang selama ini menantikan kepastian status dan kesejahteraan mereka.

“Ini menjadi kabar gembira bagi teman-teman guru. Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan tidak menemui hambatan sehingga kebijakan yang diharapkan benar-benar dapat direalisasikan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ma’mol juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia memberikan apresiasi atas dukungan jajaran kepolisian yang dinilai telah membantu mengawal perjuangan para guru dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

“Kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktur Sosial Budaya Badan Intelkam Mabes Polri Brigadir Jenderal Agus beserta jajaran, Direktur Intelkam Polda Jawa Barat, serta Kasat Intelkam dan Kanit Intelkam Polres Garut yang telah memberikan pengawalan selama proses penyampaian aspirasi.
Kehadiran Polri menjadi bentuk kepedulian dalam mengawal perjuangan peningkatan kesejahteraan guru,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Ma’mol menjelaskan bahwa selain sebagai Ketua Umum DPP FAGAR, dirinya juga mendapat amanah dari PGRI untuk mendampingi dan mengawal para guru dalam menyampaikan aspirasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Garut terkait berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.

Ia berharap sinergi antara organisasi profesi guru, pemerintah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada guru dan tenaga kependidikan, sehingga mereka memperoleh kepastian status, perlindungan hukum, serta kesejahteraan yang lebih baik di masa mendatang.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Garut Pimpin Upacara HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Garut

Next Post

Kenalkan Teknologi Perakitan Robot Mobil Berbasis Panel Surya ke Siswa SD IT Fithrah Insani 3

Related Posts

Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi Dukung Akses Perekonomian Masyarakat
deNews

Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi Dukung Akses Perekonomian Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026
Pengukuhan Sekda, Bupati Sukabumi Tegaskan Kebijakan Kepegawaian Berdasarkan Sistem Merit, Kompetensi dan Kinerja
deNews

Pengukuhan Sekda, Bupati Sukabumi Tegaskan Kebijakan Kepegawaian Berdasarkan Sistem Merit, Kompetensi dan Kinerja

Senin, 13 Juli 2026
Program Berehan, Ikhtiar Perkuat ekonomi Daerah Melalui Pemberdayaan Peternak Lokal
deNews

Program Berehan, Ikhtiar Perkuat ekonomi Daerah Melalui Pemberdayaan Peternak Lokal

Minggu, 12 Juli 2026
deNews

Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah, Wabup” Jaga Semangat Belajar”

Minggu, 12 Juli 2026
deNews

Wabup Sukabumi Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas dan Penyesuaian Diri dengan Kebutuhan Dasar

Minggu, 12 Juli 2026
Diikuti  750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak  Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari  Sarkopenia
deNews

Diikuti 750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari Sarkopenia

Minggu, 12 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

300 Warga Subang Meninggal Akibat HIV/AIDS per Tahun, Sekda Kunjungi KPA Bahas Penanggulangan

Kamis, 27 Mei 2021

KCD Pendidikan Jabar Wil XI Dukung Persoalan Lahan Garut Dikelola “Orang Provinsi” Dituntaskan

Rabu, 2 Oktober 2019

Erik Kridasetia Beri Bantuan Korban Banjir Desa Ciparay Paska Meluapnya Sungai Ciseel

Senin, 14 November 2022

LSM Penjara Nilai Rotasi Mutasi Eselon 2 Diduga Langgar Aturan

Sabtu, 7 September 2019

Mensoal Carut Marut BPNT-PKH Garut, Sitorus : Bagai Lingkaran Setan

Senin, 2 November 2020
Ketua FPPG, Asep Nurjaman

BKD Garut Jawab Tak Ada Perubahan Database Penempatan Guru PPPK, FFPG : Cek Dong Bungbulang-Cilawu!

Rabu, 4 Oktober 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste