Dejurnal.com, Garut – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Garut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten Garut mendorong seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat untuk mengambil langkah nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, seusai mengikuti Apel Gerakan Asri dalam rangka HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Garut, Jumat (21/8/2026).
Bupati mengatakan, kegiatan Gerakan Asri dilaksanakan secara terpusat sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan tersebut tidak semestinya berhenti pada kegiatan bersih-bersih yang dilakukan pada momentum peringatan kemerdekaan saja. Lebih dari itu, Gerakan Asri diharapkan dapat membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-81, tadi kami melakukan kegiatan secara terpusat. Kami meminta di masing-masing kantor, baik di kecamatan, desa maupun kantor-kantor lainnya, untuk melakukan kegiatan bersih-bersih,” ujar Bupati Garut.
Gerakan Asri Dorong Kepedulian dan Partisipasi
Bupati menjelaskan, terdapat dua hal utama yang ingin dibangun melalui Gerakan Asri, yakni kepedulian dan partisipasi nyata.
Kepedulian diperlukan agar masyarakat memiliki kesadaran bahwa kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun tempat bekerja merupakan bagian penting dari kualitas kehidupan. Sementara partisipasi menjadi bentuk nyata dari kepedulian tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah mengajak masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan atau pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Setiap individu, lembaga, kantor pemerintahan, sekolah, desa hingga kecamatan memiliki peran masing-masing.
Bupati berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi pemicu untuk membangun kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan.
“Isinya Gerakan Asri itu pertama tentang kepedulian dan yang kedua adalah partisipasi dalam langkah nyata. Saya mengajak masyarakat kita untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan kebersihannya,” katanya.
Kebersihan Jadi Modal Penting Pengembangan Pariwisata
Menurut Bupati, persoalan kebersihan memiliki hubungan erat dengan upaya Kabupaten Garut dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Garut memiliki berbagai potensi wisata yang tersebar di sejumlah wilayah. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh lingkungan yang bersih, nyaman dan tertata agar mampu memberikan kesan positif kepada masyarakat maupun wisatawan.
Bupati menegaskan, wisatawan tentu menginginkan tempat yang bersih dan nyaman ketika berkunjung. Karena itu, kebersihan tidak dapat dipandang sebagai persoalan sederhana, melainkan menjadi salah satu bagian dari daya tarik sebuah destinasi.
“Sekarang kita sedang booming masalah pariwisata. Orang kan tidak akan mau berwisata di tempat yang kotor. Pastinya harus kita jaga kebersihan tempat,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana fisik atau promosi destinasi, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, pemerintah berharap citra Kabupaten Garut sebagai daerah tujuan wisata dapat semakin kuat.
Sekolah Diminta Menjadi Bagian dari Gerakan
Gerakan menjaga kebersihan juga diarahkan ke lingkungan pendidikan.
Bupati Garut mengaku telah berdiskusi dengan pihak sekolah agar kebersihan lingkungan sekolah mendapatkan perhatian lebih serius.
Menurutnya, sekolah merupakan salah satu lingkungan strategis dalam membangun kebiasaan hidup bersih sejak dini. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pembelajaran akademik, tetapi juga perlu mendapatkan pendidikan karakter melalui praktik nyata menjaga lingkungan.
Karena itu, kepala sekolah, guru dan seluruh warga sekolah diharapkan dapat menjadi contoh dalam menerapkan budaya bersih.
Bupati juga meminta Dinas Pendidikan melakukan pengawasan dan memastikan lingkungan sekolah tetap terjaga kebersihannya.
“Saya juga sudah berdiskusi ke sekolah-sekolah. Kepala dinas juga harus kontrol untuk menjaga kebersihan di sekitar sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan sebenarnya bukan sesuatu yang baru di lingkungan sekolah. Namun, momentum HUT Kemerdekaan kali ini diharapkan dapat semakin memperkuat gerakan tersebut.
Bukan Sekadar Seremonial
Bupati menekankan bahwa kegiatan bersih-bersih yang dilakukan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan seremonial.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan secara serentak di berbagai lingkungan pemerintahan diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa kebersihan harus dimulai dari lingkungan terdekat sebelum mengajak masyarakat melakukan hal yang sama.
Dengan demikian, semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam bentuk tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bupati Beri Sinyal Penataan Gedung Pemerintahan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyinggung keberadaan salah satu gedung yang dinilainya memiliki posisi strategis dan berkaitan dengan pelayanan publik.
Bupati menyebut, gedung tersebut saat ini digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun, terdapat kemungkinan pemanfaatan atau penataan kembali gedung tersebut untuk mendukung kegiatan lain yang dapat mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Bupati belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai rencana tersebut karena masih membutuhkan kajian dan perhitungan yang matang.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan terkait pemanfaatan aset pemerintah harus dipertimbangkan secara menyeluruh agar keputusan yang diambil nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini kan gedung yang sangat strategis dan digunakan oleh PU. Justru digunakan untuk hal yang lain yang bisa mendorong terhadap pelayanan publik,” kata Bupati.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan sejumlah perhitungan dan pembahasan awal terkait kemungkinan tersebut. Namun, keputusan final akan disampaikan pada waktu yang tepat setelah seluruh aspek dipertimbangkan.
Dorong Garut Semakin Baik
Bupati berharap berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut, termasuk Gerakan Asri, dapat menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus pelayanan publik.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut perubahan perilaku, kepedulian masyarakat, tata kelola pemerintahan dan kualitas lingkungan.
Gerakan Asri diharapkan mampu memperkuat budaya hidup bersih di tengah masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga Garut.
Momentum HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI pun diharapkan tidak hanya dikenang melalui upacara dan berbagai kegiatan peringatan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati menegaskan, pemerintah akan terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat memperkuat kualitas kehidupan masyarakat dan membawa Kabupaten Garut menuju kondisi yang semakin baik.
“Kita ingin mendorong supaya kegiatan di Garut itu semakin baik,” pungkasnya.***Wilyo

















