CIAMIS, deJurnal,– Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Fraksi PAN, Asep Rahmat, SH, MM.
Setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai kesulitan mendapatkan air bersih, Asep Rahmat langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis.
Ia juga meminta Pemerintah Desa Jelat menyiapkan data warga yang membutuhkan bantuan untuk menjadi dasar penyaluran air bersih.
Respons tersebut kemudian diwujudkan melalui pendistribusian bantuan air bersih pada Kamis, (10/09/2026)
Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi Asep Rahmat dengan BPBD Kabupaten Ciamis dan menyasar empat dusun di Desa Jelat.
Empat wilayah yang mendapat bantuan yakni Dusun Ragapulu, Dusun Desa, Dusun Mekarmulya dan Dusun Nanggewer.
Bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak tiga mobil tangki. Masing-masing mobil membawa sekitar 5.000 liter air, sehingga total air yang didistribusikan mencapai 15.000 liter.
Penyaluran bantuan tersebut diwakilkan oleh staf Asep Rahmat, Muhammad Farhan, bersama pihak BPBD dan Pemerintah Desa Jelat.
Asep Rahmat menyampaikan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang disampaikan terkait kondisi kekeringan.
Menurutnya, persoalan air bersih perlu segera ditangani karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.
Koordinasi dengan BPBD dilakukan agar bantuan dapat disalurkan berdasarkan kebutuhan dan data warga yang terdampak.
Asep berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah kondisi kemarau.
“Untuk kebutuhan selanjutnya, penyaluran air bersih masih dapat dilakukan kembali apabila masyarakat mengalami kekurangan air,” tutur Asep.
Asep menambahkan Pemerintah desa dapat menyampaikan kembali kebutuhan tersebut melalui pengajuan surat dan data warga kepada pihak terkait.
Warga Terbantu
Kepala Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Arga Susyla Prayoga, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.
Menurut Arga, bantuan tersebut cukup berarti bagi warga karena di sejumlah wilayah desanya mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih untuk masyarakat Desa Jelat. Bantuan ini sangat membantu warga yang sedang mengalami kekurangan air,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi kekeringan cukup dirasakan oleh masyarakat, terutama warga yang sumber airnya mulai berkurang. Situasi tersebut menjadi lebih berat bagi keluarga yang secara ekonomi memang memiliki keterbatasan.
“Memang banyak warga yang membutuhkan. Apalagi ada masyarakat yang kurang mampu, sehingga ketika air sulit didapat tentu cukup memberatkan. Dengan adanya bantuan ini setidaknya kebutuhan air warga bisa terbantu,” katanya.
Arga berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.
Pemerintah Desa Jelat juga akan terus memantau wilayah yang mengalami kesulitan air dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila kebutuhan air bersih kembali meningkat.
Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, BPBD Kabupaten Ciamis dan Asep Rahmat sebagai wakil rakyat dalam merespons persoalan yang langsung dirasakan masyarakat. (Nay Sunarti)

















