Dejurnal.com, CIAMIS. Laga PSGC Ciamis kontra Sumsel United di Stadion Galuh, Sabtu (19/9/2026), tak hanya menjadi agenda olahraga.
Pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Ciamis kepada para suporter yang datang.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Kabupaten Ciamis, Endang Haris Juandana, mengatakan pertandingan sepak bola dengan dukungan penonton dalam jumlah besar memiliki peluang untuk ikut menggerakkan sektor pariwisata.
Menurutnya, suporter yang datang dari luar daerah tidak harus langsung pulang setelah menyaksikan pertandingan. Kehadiran mereka dapat dimanfaatkan untuk mengenal lebih jauh suasana Tatar Galuh, mulai dari kuliner, tempat menginap, hingga destinasi wisata yang ada di Ciamis.
“Datang ke Ciamis jangan hanya untuk menonton sepak bola. Ini bisa menjadi kesempatan untuk menikmati Ciamis, kulinernya, tempat wisatanya, dan suasana masyarakatnya,” kata Endang saat di wawancara Jumat (18/09/2026)
Pertandingan PSGC Ciamis melawan Sumsel United dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB di Stadion Galuh Ciamis. Jadwal tersebut tercantum dalam agenda resmi Pegadaian Championship 2026/2027.
Bagi Endang, keramaian di sekitar pertandingan merupakan bagian dari ekosistem yang lebih luas. Ketika suporter datang, kebutuhan mereka bukan hanya tiket dan tempat duduk di tribun, tetapi juga makanan, minuman, transportasi hingga akomodasi.
Dari situ, kata dia, terdapat peluang bagi pelaku UMKM dan sektor usaha lainnya untuk ikut mendapatkan manfaat dari pergerakan orang selama pertandingan.
Suporter Bisa Sekalian Menjelajah Ciamis
Endang mengajak para suporter PSGC maupun pendukung Sumsel United yang datang dari luar daerah untuk menjadikan pertandingan sebagai bagian dari agenda perjalanan mereka di Ciamis.
Sebelum atau setelah pertandingan, suporter dapat menikmati berbagai pilihan kuliner lokal, beristirahat di hotel yang tersedia di kawasan perkotaan, maupun melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata.
“Kalau datang dari luar daerah, kenapa tidak sekalian menginap dan menikmati Ciamis. Dengan begitu, pengalaman yang dibawa pulang bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang daerah yang dikunjungi,” ujarnya.
Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Ciamis melalui pengalaman langsung wisatawan. Suporter yang datang dapat menjadi bagian dari promosi dari mulut ke mulut ketika mereka menemukan kuliner, tempat wisata atau suasana kota yang menarik selama berada di Ciamis.
Bagi sektor perhotelan, pertandingan juga menjadi peluang untuk menerima tamu dari luar daerah. Begitu pula bagi rumah makan, kedai kopi, pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang berada di sekitar pusat kota maupun jalur menuju Stadion Galuh.
Stadion Galuh dan Perputaran Ekonomi
Pertandingan PSGC di kandang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Ciamis. Stadion Galuh bukan hanya tempat berlangsungnya pertandingan, tetapi juga ruang berkumpulnya masyarakat dan suporter.
Ketika tribun dipenuhi penonton, aktivitas ekonomi di sekitar stadion pun berpotensi ikut meningkat.
Para pedagang dapat menawarkan makanan dan minuman kepada penonton, sementara pelaku UMKM mempunyai kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung dari luar daerah.
“Ini yang kami lihat sebagai multiplier effect dari sebuah pertandingan. Ada pergerakan orang, ada transaksi, ada konsumsi, dan pada akhirnya ada sektor usaha masyarakat yang ikut bergerak,” tutur Endang.
Karena itu, ia berharap momentum pertandingan PSGC dapat terus dibarengi dengan penguatan promosi destinasi wisata dan produk lokal Ciamis.
Sepak bola menjadi pintu masuknya, sementara wisata, kuliner dan produk UMKM menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada para tamu.
Ajak Suporter Jaga Citra Ciamis
Di sisi lain, Endang mengingatkan pentingnya menjaga suasana pertandingan agar tetap aman, tertib dan nyaman.
Menurutnya, keramahan masyarakat dan sportivitas suporter merupakan bagian penting dalam membangun kesan positif bagi orang yang pertama kali datang ke Ciamis.
“Dukungan untuk PSGC tetap harus luar biasa, tetapi suasananya juga harus aman, tertib dan santun. Kita ingin suporter yang datang merasa nyaman berada di Ciamis,” katanya.
Hal itu dinilai penting karena pengalaman selama berada di sebuah daerah dapat memengaruhi keinginan seseorang untuk kembali berkunjung.
Dengan demikian, pertandingan PSGC bukan hanya tentang hasil 90 menit di lapangan. Ada peluang lebih besar yang dapat dikembangkan, yakni menjadikan sepak bola sebagai salah satu media promosi pariwisata dan penggerak ekonomi daerah.
PSGC Vs Sumsel United
PSGC Ciamis akan menghadapi Sumsel United pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu, 19 September 2026.
Kick-off dijadwalkan pukul 15.30 WIB di Stadion Galuh Ciamis. Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana PSGC pada musim tersebut setelah sebelumnya menghadapi Persikad di Stadion Pakansari.
Sumsel United sendiri datang ke Ciamis dengan membawa 21 pemain dan mengincar poin dalam lawatannya ke Stadion Galuh.
Situasi tersebut diprediksi membuat atmosfer pertandingan semakin menarik. Dukungan Balad Galuh dan pencinta sepak bola Tatar Galuh pun diharapkan memenuhi Stadion Galuh.
Bagi masyarakat Ciamis, laga ini sekaligus dapat menjadi kesempatan menunjukkan wajah Tatar Galuh kepada para tamu. (Nay Sunarti)



















