Dejurnal.com, Garut – Malam akhir pekan menjadi perhatian jajaran Polsek Tarogong Kidul. Berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diantisipasi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar di wilayah Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (26/9/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan apel sekitar pukul 20.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Tarogong Kidul IPTU Ari Hartono, SE, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat Kelurahan Sukajaya serta unsur masyarakat.
KRYD tersebut menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk memperkuat pengawasan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pada malam akhir pekan.
Dalam arahannya, IPTU Ari Hartono meminta seluruh unsur yang terlibat tidak lengah dalam mengamati perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.
Ia menekankan bahwa kewaspadaan menjadi hal penting karena sejumlah potensi gangguan dapat muncul ketika aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.
“Dalam pelaksanaan kegiatan ini kita harus tetap siaga terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kendaraan bermotor (ranmor), peredaran minuman keras (miras), obat-obatan terlarang, keberadaan geng motor, serta tempat kos-kosan yang dianggap mencurigakan,” tegas IPTU Ari Hartono.
Geng Motor hingga Miras Jadi Perhatian
Pengawasan terhadap kendaraan bermotor, keberadaan geng motor, peredaran miras serta obat-obatan terlarang menjadi bagian yang ditekankan dalam pelaksanaan KRYD.
Tidak hanya itu, lingkungan tempat kos-kosan juga menjadi perhatian apabila terdapat aktivitas yang dinilai mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketertiban lingkungan.
IPTU Ari Hartono mengingatkan agar setiap unsur yang berada di lapangan mampu membaca situasi dan segera melakukan koordinasi apabila menemukan adanya indikasi gangguan keamanan.
Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah potensi persoalan berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.
KRYD juga tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan sekaligus membangun rasa aman bagi warga.
Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sinergitas antara kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
Bhabinkamtibmas memiliki peran dalam membangun komunikasi dengan warga, sementara Babinsa dan perangkat kelurahan turut membantu memantau kondisi lingkungan serta menyampaikan informasi apabila terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian.
Masyarakat juga diharapkan tidak tinggal diam ketika melihat adanya aktivitas yang mencurigakan.
Warga dapat segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun unsur terkait apabila menemukan sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Dengan demikian, sistem pengamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas, tetapi diperkuat oleh kepedulian dan partisipasi masyarakat.
Perkuat Deteksi Dini
Pelaksanaan KRYD di Kelurahan Sukajaya menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya gangguan keamanan sekaligus mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi persoalan di masyarakat.
Terlebih, malam akhir pekan menjadi salah satu momentum ketika aktivitas warga di luar rumah meningkat. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan dan pemantauan yang lebih baik agar situasi tetap terkendali.
IPTU Ari Hartono menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarpihak dalam setiap kegiatan pengamanan.
Menurutnya, persoalan keamanan akan lebih mudah diantisipasi apabila seluruh unsur memiliki kepedulian yang sama terhadap kondisi lingkungan.
Polsek Tarogong Kidul Pastikan Kesiapsiagaan
Melalui kegiatan KRYD, Polsek Tarogong Kidul menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tarogong Kidul.
Fokus terhadap potensi gangguan seperti kendaraan bermotor, miras, obat-obatan terlarang, geng motor dan aktivitas mencurigakan di lingkungan permukiman maupun tempat kos menjadi bagian dari langkah preventif yang dilakukan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Dengan sinergitas antara Polsek Tarogong Kidul, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kelurahan dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.
KRYD di Kelurahan Sukajaya pun menjadi penegasan bahwa menjaga keamanan bukan hanya persoalan penindakan setelah gangguan terjadi, tetapi juga bagaimana seluruh elemen bersama-sama membangun kewaspadaan sebelum gangguan tersebut muncul.
Jajaran Polsek Tarogong Kidul terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib dan kondusif melalui penguatan patroli, deteksi dini, koordinasi lintas unsur serta partisipasi aktif masyarakat.***Willy/Deri Acong



















