• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis

bydejurnalcom
Minggu, 4 Oktober 2026
Reading Time: 3 mins read
Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS – Perkembangan teknologi industri perunggasan menuntut dunia pendidikan vokasi untuk tidak hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas.

Pengalaman langsung di lingkungan industri menjadi bagian penting agar siswa maupun guru memahami teknologi dan sistem kerja yang digunakan di lapangan.

Kebutuhan itu salah satunya dijawab Naratas Group melalui pembangunan kandang Closed House Layer tahap kedua di Kabupaten Ciamis.

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Fasilitas tersebut tidak hanya disiapkan sebagai sarana produksi ayam petelur, tetapi juga diarahkan menjadi ruang belajar berbasis industri bagi siswa SMK Perunggasan, mahasiswa, hingga tenaga pendidik. Kandang tersebut dijadwalkan diluncurkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Kehadiran fasilitas dengan penerapan teknologi modern ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri perunggasan.

Asesor DUDIKA bidang perunggasan, Kuswara Suwarman, menilai pembangunan fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan nyata dunia usaha dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi.

Menurut Kuswara, Naratas Group di bawah pimpinan H. Ajat Darajat menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya dapat berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga mempunyai ruang untuk ikut membentuk kompetensi generasi muda.

“Ini merupakan bukti keterlibatan pengusaha, khususnya Naratas Group di bawah pimpinan Bapak H. Ajat Darajat, yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan SDM. Dunia industri tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi generasi muda,” ujar Kuswara Minggu (04/10/2026)

Ia mengatakan, fasilitas closed house dengan teknologi dan manajemen peternakan modern relatif sulit dimiliki secara mandiri oleh lembaga pendidikan, terutama SMK.

Selain membutuhkan investasi yang besar, sistem tersebut juga membutuhkan perangkat teknologi, peralatan pendukung, serta pengelolaan yang konsisten.

Di sisi lain, teknologi perunggasan terus berkembang. Kondisi itu membuat siswa dan guru perlu mendapatkan pengalaman langsung agar pengetahuan yang diperoleh di sekolah tidak berhenti pada teori.

Karena itu, keberadaan kandang Closed House Layer Naratas Group dinilai dapat menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

“Kami sangat menyambut baik kesediaan perusahaan Naratas Group atau Pasini Layer memberikan keleluasaan sebagai tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK, magang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru-guru SMK, termasuk guru dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Kuswara.

Belajar Teknologi Peternakan dari Lingkungan Industri

Pemanfaatan kandang tersebut juga dapat mendukung penguatan Teaching Factory (TEFA) dan pembelajaran berbasis dunia kerja di pendidikan vokasi.

Peserta didik nantinya tidak hanya melihat proses pemeliharaan ayam secara umum.

Mereka dapat mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan sistem peternakan modern, mulai dari teknologi kandang tertutup, manajemen ayam petelur, pengaturan lingkungan kandang, biosecurity, manajemen pakan dan air minum, kesehatan ternak, pencatatan produksi hingga penerapan standar operasional peternakan.

Konsep tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa usaha peternakan ayam dapat dikelola secara profesional, bersih dan tertata.

Hal itu menjadi penting bagi Ciamis yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas peternakan yang cukup berkembang.

Peternakan tidak harus identik dengan lingkungan yang kumuh atau tidak tertata. Dengan pengelolaan dan teknologi yang tepat, kandang ayam pun dapat menjadi fasilitas produksi yang bersih, terukur dan memenuhi standar manajemen modern.

Dari sisi pendidikan, kondisi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana kebersihan kandang, pengelolaan limbah, biosecurity hingga pencatatan produksi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan peternakan.

Sudah Dimanfaatkan untuk Peningkatan Kompetensi Guru

Kerja sama pembelajaran di fasilitas Naratas Group juga telah diarahkan untuk mendukung program Upskilling dan Reskilling guru SMK kompetensi keahlian unggas.

Program tersebut melibatkan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Pertanian (BBPPMPVP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, selain kegiatan magang dan peningkatan kompetensi siswa SMK.

Dengan pola seperti ini, hubungan antara sekolah dan industri tidak berhenti pada penempatan siswa untuk PKL. Industri dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran, sementara sekolah mendapatkan akses terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi yang benar-benar digunakan di lapangan.

Kandang Closed House Layer Naratas Group pun memiliki peluang untuk berkembang menjadi semacam laboratorium pembelajaran berbasis industri bagi pendidikan vokasi.

Kuswara berharap dengan keberadaan fasilitas tersebut  dapat memperluas kesempatan siswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, sekaligus memberi ruang kepada guru untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan sesuai perkembangan teknologi perunggasan.

Pada akhirnya, dengan pola pembelajaran seperti ini nantinya  mampu melahirkan lulusan SMK Perunggasan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga terbiasa dengan budaya kerja, teknologi, standar kebersihan, disiplin produksi dan tuntutan industri.

Bagi Kabupaten Ciamis, keterhubungan antara sekolah dan industri tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan SDM lokal yang lebih siap masuk ke dunia usaha dan dunia industri. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis

Next Post

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Dukung Program Bedas Caang Baranang, PT Geo Dipa Energi (Persero) Realisasikan Pemasangan Listrik Gratis Untuk Warga

Rabu, 29 November 2023

Meski Selesai Dibangun RSUD Soreang Tidak Langsung Operasional

Selasa, 27 Oktober 2020

Wisata Air Deras Ada Di Garut, River Tubing Desa Sindangkasih

Rabu, 22 Februari 2023
Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana, S.Ip.

Tuding Banyak Minimarket Melanggar, LSM Harimau Audensi dengan Komisi B DPRD Kabupaten Bandung

Senin, 19 Mei 2025

Ribuan ASN dan Guru Garut Merasa Dirugikan BJB Atas Pemblokiran Dana Kredit, KPK dan APH Diminta Segera Turun

Jumat, 1 Oktober 2021

PMII Tagih Janji DPRD Ciamis Tandatangi Petisi Tolak UU Omnibus Law

Kamis, 15 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste