Dejurnal.com, Ciamis – Puncak arus balik mudik Lebaran 2025 semakin terasa pada hari Sabtu, 05 April 2025, dengan sejumlah kendaraan yang mulai memadati ruas jalan utama, menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Berdasarkan data terbaru dari Traffic Counting yang dihimpun pada periode pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, tercatat jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan signifikan.
Menurut catatan resmi, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah (Timur) berjumlah 21.460 kendaraan, sementara kendaraan yang melintas dari arah Jabodetabek (Barat) tercatat sebanyak 19.507 kendaraan. Total kendaraan dua arah yang melintas pada periode tersebut mencapai 40.967 kendaraan.
Sebagian besar kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi, terdiri dari sepeda motor dan mobil pribadi. Presentasi kendaraan pribadi adalah sebagai berikut: sepeda motor mencapai 49,6% dari total volume kendaraan, sementara mobil pribadi mencatatkan angka 41,2%.
Jumlah kendaraan yang melintas pada periode tersebut adalah, kendaraan roda 2 (sepeda motor) sebanyak 19.952 unit dan kendaraan roda 4 (mobil pribadi) sebanyak 21.015 unit.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna menyampaikan hingga saat ini kenaikan jumlah pengendara di arus balik Lebaran masih dalam batas wajar dan dapat teratasi dengan baik.
Dadang memastikan bahwa kepadatan lalu lintas yang terjadi di sejumlah titik strategis masih dapat terurai dengan lancar.
“Sejak beberapa hari terakhir, kami memang mencatat adanya peningkatan volume kendaraan, namun itu masih dalam kondisi yang terkendali. Kepadatan yang terjadi dapat terurai, dan kami terus memantau situasi di lapangan,” ujarnya Sabtu (05/04/2025)
Dadang memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada malam hari, tepatnya pada Sabtu malam, 5 April 2025, dan pada hari Minggu, 6 April 2025.
“Kami mengimbau para pengendara untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mengingat volume kendaraan diperkirakan akan semakin meningkat pada waktu tersebut,” tambahnya.
Dadang mengingatkan pengendara tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama di area yang mengalami kemacetan.
“Para pengendara harus memperhatikan kondisi kendaraan dalam keadaan yang optimal dan kami menyarankan untuk beristirahat secara teratur guna menghindari potensi kelelahan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan pengendara, Dinas Perhubungan Ciamis telah menyiapkan beberapa langkah konkret, antara lain peningkatan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan macet, penempatan petugas di lokasi strategis, serta koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.
“Selain itu, kami juga memperbanyak pemberitahuan kepada pengendara melalui media sosial dan baliho-baliho informasi untuk mengingatkan pengendara agar tetap mematuhi rambu lalu lintas dan berhati-hati di jalan,” tutur Dadang
Dadang berharap, dengan berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan, arus balik tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada hambatan berarti bagi para pengendara yang akan kembali ke daerah asal mereka setelah libur Lebaran.
“Keselamatan pengendara adalah prioritas kami, dan kami terus berupaya untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik ini,” pungkasnya. (Nay)**