• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Januari 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sosialisasi Empat Pilar, Agun Gunandjar Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Persatuan

bydejurnalcom
Jumat, 3 Oktober 2025
Reading Time: 3 mins read
Sosialisasi Empat Pilar, Agun Gunandjar Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Persatuan
ShareTweetSend

DeJurnal, Ciamis,- Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam menjawab berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat menggelar sosialisasi bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis di Gedung Puspita, Jumat (03/10/2025).

Empat Pilar yang dimaksud yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Agun, pilar kebangsaan tersebut tidak sekadar dihafalkan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bahagia itu sederhana. Kalau kita sebagai warga negara menjalankan prinsip-prinsip Pancasila, menghormati UUD 1945, menjaga NKRI, dan mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika, insyaallah kita akan menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera. Tidak akan ada lagi kesenjangan, kemiskinan, atau kelaparan,” ujar Agun

BacaJuga :

Sidak Awal Tahun ke Disdik, Bupati Bandung Dorong Budaya Disiplin dan Lingkungan Sekolah Humanis

88 Pejabat Struktural dan Fungsional Dilantik, Bupati Garut Tekankan Reformasi Birokrasi dan Ketepatan Data Pelayanan Publik

Isi Waktu Luang Anggota DPR RI. Fraksi Golkar, H. Dadang M Naser Sambangi Peternak Budidaya Kelinci di Desa Sukapura

Agun menekankan, Pancasila bukan hanya konsep, melainkan pedoman konkret. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menuntun setiap warga untuk hidup jujur dengan mengembalikan segala sesuatu kepada Tuhan. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan toleransi dengan menghormati perbedaan tanpa menuntut orang lain menghormati secara berlebihan.

“Kalau toleransi itu benar, artinya kita menghargai perbedaan, bukan memaksa orang lain menghormati kita. Itu esensi dari kemanusiaan,” jelasnya.

Sementara itu, sila ketiga, Persatuan Indonesia, mengingatkan bahwa tidak mungkin satu kelompok atau daerah bisa sejahtera tanpa kebersamaan dan gotong royong dengan yang lain. Sedangkan sila keempat dan kelima menekankan pentingnya musyawarah, keadilan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Agun juga menyinggung beragam fenomena sosial, mulai dari kasus keracunan makanan di sekolah, kontroversi di media sosial, hingga isu LGBT yang merambah ke generasi muda. Menurutnya, persoalan-persoalan ini hanya bisa dihadapi dengan memperkuat literasi dan pendidikan nilai kebangsaan.

“Fenomena sosial adalah keniscayaan. Karena itu, kegiatan literasi, edukasi, dan sosialisasi Empat Pilar harus terus dijalankan. Inilah yang akan menuntun bangsa kita agar tidak kehilangan arah,” tegasnya.

Lebih lanjut Agun menyoroti masalah stunting dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, bangsa yang cerdas hanya bisa lahir jika anak-anak mendapatkan gizi yang baik sejak dini.

“Kalau dulu ada program pembagian susu di sekolah, saya merasakan langsung manfaatnya. Generasi kita butuh program serupa. Masalahnya bukan pada program, tapi pada penyelenggaraan dan tata kelola. Kalau ada penyimpangan, proses hukum harus ditegakkan,” kata Agun.

Di akhir penyampaiannya, Agun mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas tokoh dan organisasi dalam menjaga keutuhan bangsa. Baginya, NKRI adalah harga mati yang hanya bisa dijaga dengan menerima perbedaan sebagai sebuah keniscayaan.

“Kita semua terikat dalam satu negara dan satu Tuhan. Maka kolaborasi adalah jalan untuk menghadapi tantangan zaman, agar cita-cita Indonesia yang makmur, adil, dan sejahtera bisa benar-benar terwujud,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Agun Gunandjar di tengah-tengah ibu-ibu anggota GOW merupakan wujud penghormatan terhadap perempuan.

“Alhamdulillah, Pak Agun sejak awal sudah berkomitmen untuk hadir bersama ibu-ibu. Bahkan beliau pernah mengatakan, ‘saya menghormati ibu-ibu, apalagi Ibu Munadi.’ Bagi saya, ini bentuk penghormatan yang luar biasa, karena menghormati perempuan sama dengan menghormati surga,” ujarnya.

Menurut Hj. Talbiyah, meskipun undangan kegiatan baru diinformasikan pada Rabu sore secara mendadak, antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target 135 orang, tercatat 150 ibu-ibu hadir mengikuti kegiatan, bahkan ada organisasi yang mengirimkan lebih dari satu perwakilan.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan sosial saat ini.

“Contoh nyata, Pancasila sudah seharusnya menjadi pedoman dalam menghadapi pergaulan sosial yang kian kompleks. Saat ini kita dihadapkan dengan meningkatnya perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.

Talbiyah menegaskan, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya sekadar wacana saja.

“Empat pilar itu harus diimplementasikan dalam sikap, perilaku, dan pola asuh keluarga agar mampu membentengi generasi muda dari krisis moral dan degradasi nilai,” imbuhnya.

Talbiyah berharap dengan sosialisasi tersebut ibu-ibu dapat menjadikan empat pilar sebagai pencerahan, dimulai dari keluarga, lalu meluas ke masyarakat dan organisasi masing-masing. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Transformasi Pendidikan Islam Pesantren, Menjawab Tantangan Global dengan Basis Qurani

Next Post

Jumling di Baleendah, Bupati Ajak Camat dan RW Kawal Program MBG

Related Posts

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung
deNews

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung

Selasa, 6 Januari 2026
Dari Kecamatan ke Penegak Perda: Topan Sandi Resmi Perkuat Satpol PP Garut
deNews

Dari Kecamatan ke Penegak Perda: Topan Sandi Resmi Perkuat Satpol PP Garut

Selasa, 6 Januari 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Pesantren Awi Sadapur Kertasari, Bupati Bandung Berpesan Begini
Kalam

Hadiri Tabligh Akbar di Pesantren Awi Sadapur Kertasari, Bupati Bandung Berpesan Begini

Selasa, 6 Januari 2026
Sidak Awal Tahun ke Disdik, Bupati Bandung Dorong Budaya Disiplin dan Lingkungan Sekolah Humanis
deEdukasi

Sidak Awal Tahun ke Disdik, Bupati Bandung Dorong Budaya Disiplin dan Lingkungan Sekolah Humanis

Selasa, 6 Januari 2026
dePraja

88 Pejabat Struktural dan Fungsional Dilantik, Bupati Garut Tekankan Reformasi Birokrasi dan Ketepatan Data Pelayanan Publik

Selasa, 6 Januari 2026
Isi Waktu Luang Anggota DPR RI. Fraksi Golkar, H. Dadang M Naser Sambangi Peternak Budidaya Kelinci di Desa Sukapura
deNews

Isi Waktu Luang Anggota DPR RI. Fraksi Golkar, H. Dadang M Naser Sambangi Peternak Budidaya Kelinci di Desa Sukapura

Selasa, 6 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hj. Titik Kartika saat membacakan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Bandung pada Musrenbang tingkat Kecamatan Kutawaringin, Rabu (26/2/2025).

Legislator Hj. Titik Kartika, S.Pd.I : RPJMD Bedas Jilid 2 Kabupaten Bandung Lebih Bedas Lagi

Rabu, 26 Februari 2025
BPN Kabupaten Bandung menyerahkan Sertifikat Elektronik PTSL kepada warga Desa Cileunyi Kulon.

BPN Kabupaten Bandung Serahkan 200 Sertifikat Elektronik Kepada Warga Desa Cileunyi Kulon

Rabu, 22 Oktober 2025

Garut Bersiap Gelar Pilkades Serentak di 82 Desa, Ini Tanggal Mainnya

Senin, 26 Desember 2022

Adang Suhendar Terpilih Sebagai Ketua RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis pada Musyawarah Wilayah VIII

Sabtu, 19 April 2025
Foto : Wamendagri Bima Arya saat memberikan pembinaan APBD di Aula Setda Ciamis Rabu (19/03/2025)

Wamendagri Bima Arya Berikan Penjelasan tentang Perencanaan dan Penganggaran APBD Ciamis

Rabu, 19 Maret 2025

Reang Eman Ning Sema, Implementasi Program “Nyaah ka Indung” di Kabupaten Indramayu

Jumat, 11 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste