Ciamis, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan peresmian Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ASRA yang berlokasi di Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Senin (12/01/2026).
Peresmian LPK ASRA dilakukan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok, S.H., M.Pd., yang mewakili Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya.
Kehadiran lembaga pelatihan tersebut menjadi momentum yang diharapkan mampu membuka peluang kerja lebih luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus mencetak tenaga kerja yang profesional, berkarakter, dan berdaya saing global.
Dalam sambutannya, Dase Fadlil Yusdy Mubarok menyampaikan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia sebagai subjek utama pembangunan.
“Pada hakikatnya, kesejahteraan masyarakat hanya dapat dicapai melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan menjadikan penguatan SDM sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan LPK ASRA sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah di bidang ketenagakerjaan. Program pelatihan yang diselenggarakan telah disusun berdasarkan standar kompetensi, didukung instruktur yang kompeten, serta berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
“LPK ASRA diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, etos kerja yang kuat, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Lebih lanjut Dase menyampaikan apresiasi atas dedikasi yayasan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pendirian LPK ASRA.
“Kepada para siswa manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, ikuti dengan sungguh-sungguh, karena kualitas SDM yang unggul akan menjadi kunci kemajuan Kabupaten Ciamis,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan ASRA Bakti Maritim, Asep Rahmat, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa berdirinya LPK ASRA berawal dari gagasan sederhana yang kemudian berkembang menjadi komitmen bersama untuk menciptakan peluang kerja bagi generasi muda.
“LPK ini berawal dari obrolan kecil dengan keluarga, termasuk keponakan kami yang meraih gelar doktor di Jepang. Dari situ muncul semangat untuk menghadirkan lembaga pelatihan yang serius dan berkualitas, didukung oleh dua doktor bahasa Jepang serta lulusan terbaik bahasa Jepang dari Unigal,” jelasnya.
Menurut Asep, nama ASRA dipilih karena mudah diingat dan menjadi simbol harapan bagi masa depan generasi penerus.
“Kami ingin menciptakan peluang dan kesempatan kerja bagi anak-anak muda. Tidak ada yang mudah, selain bekerja dengan semangat, ketekunan, dan tentunya dengan ridho Allah SWT,” ujarnya.
Dukungan terhadap LPK ASRA juga datang dari Ketua Yayasan Amala Bina Insani, Mohammad Ridwan, yang berperan sebagai inkubator bahasa Jepang.
Ia menilai LPK ASRA memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Pembukaan LPK ASRA ini cukup istimewa karena sejak awal sudah melibatkan kolaborasi banyak pihak. LPK ini tidak hanya sekadar mengajarkan bahasa Jepang, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang siap diserap dunia industri, termasuk penempatan kerja luar negeri secara prosedural dan legal,” katanya.
Ridwan menambahkan, tingginya jumlah usia produktif di Ciamis menjadi tantangan sekaligus peluang.
“Tidak semua tenaga kerja dapat terserap di dalam negeri. Melalui LPK ASRA, peluang kerja ke luar negeri dapat menjadi solusi nyata bagi persoalan ketenagakerjaan daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur LPK ASRA, Iing Mustain, M.Pd., menyampaikan lembaga yang dipimpinnya resmi berdiri sejak Oktober 2025 dan saat ini masih berfokus pada penguatan kompetensi bahasa sebagai fondasi awal.
“Ke depan, kami tidak hanya ingin berkontribusi pada pengembangan bahasa, tetapi juga pada berbagai sektor ketenagakerjaan lainnya. Ini merupakan cita-cita bersama seluruh pengurus yayasan,” ungkapnya.
Menurut Iing pihaknya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak lainnya.
“Kami menerima saran, kritik, dan dukungan dari semua pihak. Harapan kami, LPK ASRA dapat berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ciamis serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Iing berharap dengan diresmikannya LPK ASRA akan lebih banyak lahir tenaga kerja yang unggul, berdaya saing global, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah. (Nay Sunarti)














