Dejurnal.com, Garut – Perjalanan jajaran Direksi dan Pejabat Perumda Tirta Intan (PDAM Garut) ke daerah luar jadi sorotan. Pasalnya, di tengah gencarnya promosi wisata lokal Kabupaten Garut, pejabat PDAM Garut malah ditengarai berkunjung ke daerah lain.
Ketua LSM Bergerak, Andre, menyesalkan adanya keberangkatan jajaran direksi dan pejabat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Garut yang melakukan perjalanan ke kawasan wisata Dieng dan Yogyakarta.
“Kegiatan tersebut serupa dengan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, dan waktunya hampir bersamaan juga melakukan perjalanan ke Yogyakarta,” ujarnya saat ditemui dejurnal.com, Senin (19/1/2026).
Andre menyebutkan, beberapa pejabat penting PDAM Garut terlihat turut serta dalam rombongan tersebut.
“Informasi yang kami terima, yang berangkat itu Direktur Umum, dua orang Kepala Cabang, serta beberapa kepala seksi (kasi) dari wilayah Tarogong Kidul. Mereka berangkat menggunakan satu unit bus dari lingkungan PDAM,” ujarnya.
Menurut Andre, tujuan resmi dari keberangkatan tersebut belum diketahui secara pasti, namun info yang didapatkan merupakan agenda perpisahan salah satu Kepala Cabang PDAM yang didampingi langsung oleh Direktur Umum.
“Kalau dilihat dari rangkaiannya, ini lebih menyerupai kegiatan wisata atau perpisahan pejabat, bukan agenda kerja atau studi banding,” tukasnya.
Andre menambahkan, keberangkatan jajaran direksi PDAM tersebut entah diketahui Bupati Garut atau tidak.
“Yang pasti (Bupati) tidak nampak ikut serta, persoalan kegiatan ini diketahui atau dilaporkan ke kepala daerah atau tidak itu tentunya hak mereka,” katanya.
Perhatian kita, lanjut Andre, di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Garut sedang gencar mempromosikan potensi wisata lokal ini malah berkunjung ke daerah lain.
“Garut ini punya banyak memiliki tempat wisata yang bagus, dari wisata alam, pegunungan, pantai, sampai wisata air panas. Seharusnya pejabat daerah bisa menjadi contoh dengan mempromosikan dan mengunjungi wisata lokal, bukan justru berwisata ke luar daerah,” tandasnya.
Andre menegaskan, LSM Bergerak tentunya akan mendorong pihak PDAM Garut memberikan klarifikasi resmi kepada publik terkait tujuan, anggaran, serta dasar pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Hal ini penting penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, terutama terkait penggunaan waktu dan anggaran oleh pejabat publik,” pungkasnya.***Willy/Deri Acong














