Dejurnal.com, Bandung- Paguron Pencak Silat Mekar Kencana Pusat yang bermarkas di Kp Sekeawi RT04/ RW 09 Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung memboyong 13 tropi juara Pasanggiri Pencak Silat Jawara Wibawa Sajati 2 Darma Saputra se Jawa Barat yang digelar di GOR Gymnasium Si Jalak Harupat Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung tanggal 6-8 Februari 2026.
Ke 13 tropi tersebut yakni untuk:
1. Satu tropi dan piagam untuk Juara 1 Tunggal Anak Putri Pool H atas nama Khadziya Azalea Nindya Budiman.
2. Lima tropi dan piagam untuk Juara 1 Rampak Anak Putri Pool B atas nama:
1. Nadzma Alula Orlin Kusdianti
2. Komariah Safitri
3. Keola D. Lucky Elzira
4. Zahra Naufalin Rabbani
5. Salsabilla Aprilia
3. Tujuh tropi untuk Juara 3 Rampak Anak Putri Pool A atas nama:
1. Qeyyla Putri Sabrina
2. Khaira Ariadne Meinanda
3. Adelia Putri Rahmadani
4. Nuara Putri Az-Zahwa
5. Arsyla Media Raiqa Kayyi
6. Dini Rahayu
7. Shayna Rmandya
Pimpinan Padepokan Mekar Kencana Pusat Ramlan Suhenrik mengungkapkan kegembiraan atas raihan anak asuhnya yang dilatih oleh Obih Misbah dan Ega. Walaupun menurutnya capaian tersebut bukan tujuan dari diaktifkan kembali padepokan yang sempat lama pakum, namun ia bersyukur karena tujuan dari ia menghidupkan paguron Mekar Kencana itu dengan niat ngamulé, melestarikan seni Sunda, jika pun meraih prestasi itu sebagai bonus dari niatnya.
“Padepokan Mekar Kencana dirintis dari tahun 1952 oleh kakak ayah saya, Wa Samsuro. Sepeninggalannya diteruskan oleh ayah saya Pak Acu. Kemudian estapet ke Paman saya Mang Ayep Dekron. Dari sana lama pakum,” kata Ramlan di sela acara munggahan dan menampilkan atraksi anak asuhnya di halaman Sekretariat Paguron Mekar Kencana di Kp Sekeawi RT04/ RW 09 Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu 14 Februari 2026, malam.
Berkat bantuan dan dukungan kepala desa, tahun 2015 saat Kepala Desa Sukamenak dijabat Ahmad Adji, Ramlan dan adiknya Obih Misbah kembali menghidupkan Padepokan Mekar Kencana. Respon masyarakat begitu besar, banyak orang tua yang menitipkan anaknya untuk belajar silat di Padepokan Mekar Kencana.
Meskipun Ahmad Adji tidak menjabat lagi sebagai kepala desa, tapi putranya, Taufik, SE memenangkan pemilihan Kepala Desa Sukamenak saat itu. Dukungan diteruskan oleh Taufik dengan memberi fasiltas dan prasarana berupa peralatan.
“Untuk itu, kami haturkan banyak terima kasih kepada Pak Ahmad Adji dan Kepala Desa Sukamenak yang sekarang, Pak Taufik,” kata Ramlan.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Sukamenak menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Padepokan Pencak Silat Mekar Kencana. Menurutnya dalam membimbing dan membina anak – anak menjadi faktor penting dalam capaian hari ini.
” Saya mengucapkan selamat atas capaian prestasi hari ini.Ditengah keterbatasan pemerintah kami hanya memberikan fasilatas tempat dan prasarana berupa peralatan, tanpa anggaran pembinaan dari pemerintah tapi Mekar Kencana menunjukan konsistensinsi,” katanya.* Sopandi


















