CIAMIS, deJurnal,- Bakat seni tarik suara tampaknya mengalir kuat dalam diri Ayesha Shakira Z. Remaja berusia 16 tahun ini sukses meraih Juara 1 kategori Solo Vokal Religi usia 16–17 tahun pada ajang Kapolres Ramadan Festival (KR-Fest) tingkat Priangan Timur yang digelar di Aula pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis. Sabtu malam (08/03/2026)
Siswi kelas X MAN 1 Ciamis tersebut tampil memukau saat membawakan lagu religi berjudul “Harapan dan Doa”, sebuah karya Kapolres Ciamis.
Dengan penghayatan yang kuat, teknik vokal yang matang, serta penguasaan panggung yang baik, Ayesha mampu memikat dewan juri dan mengungguli peserta lain yang berasal dari berbagai daerah di wilayah Priangan Timur.
Prestasi di KR-Fest semakin mempertegas kiprah Ayesha di dunia tarik suara. Dalam dua bulan terakhir, ia berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan dalam berbagai ajang kompetisi vokal.

Di antaranya Juara 1 Lomba Pop Lagu Indonesia di Asia Plaza, Juara 1 Lomba Pop Religi LASQI NJ, serta menjadi pemenang audisi Bintang Nada di Bandung yang akan mengantarkannya mewakili Jawa Barat pada Grand Final di Bali pada 24–25 April 2026.
Tak hanya itu, Ayesha juga tercatat telah mengikuti lebih dari 30 kompetisi solo vokal di berbagai ajang. Pengalaman tersebut semakin mengasah kemampuan teknis sekaligus membentuk mentalnya untuk tampil percaya diri di atas panggung.
Ayesha mengungkapkan kecintaannya terhadap dunia tarik suara bermula dari hobi yang kemudian ia tekuni dengan serius melalui latihan rutin dan disiplin.
“Bernyanyi bagi saya bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga cara untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi. Kuncinya adalah latihan yang disiplin, rutin, dan terus belajar dari setiap pengalaman lomba,” ujar Ayesha.
Ia menambahkan bahwa setiap kompetisi memberikan pengalaman berharga, baik dalam meningkatkan kemampuan vokal maupun membangun mental bertanding.
Ayesha merupakan putri dari pasangan yang mempunyai darah kesenian yang kuat ayahnya Dase Fadlil Yusdy Mubarok, S.H., M.Pd., Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kabupaten Ciamis, yang juga dikenal memiliki latar belakang dan berkecimpung di dunia musik sedangkan ibunya Lili Herlina, S.H.,S.Pd, seorang pianis dan konduktor musik.
Dase mengaku bersyukur atas capaian yang diraih putrinya. Ia menilai bakat seni yang dimiliki Ayesha kemungkinan juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia musik.
“Saya sendiri memiliki ketertarikan di dunia musik, jadi mungkin ada bakat yang mengalir kepada Ayesha. Namun yang paling penting bagi kami adalah bagaimana ia menjalani prosesnya dengan sungguh-sungguh, ibunya membuat jadwal berlatih yang sangat disiplin
, dan tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas,” ujar Dase.
Ia mengungkapkan keluarga selalu memberikan dukungan kepada Ayesha untuk mengembangkan bakatnya selama tetap menjaga keseimbangan antara pendidikan dan aktivitas seni.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Ayesha untuk terus berkembang, sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya agar berani mengasah bakat yang dimiliki,” tambahnya.
Dengan sederet prestasi yang telah diraih di usia muda, Dase berharap Ayesha dapat terus menapaki perjalanan di dunia tarik suara dan mengharumkan nama Kabupaten Ciamis di berbagai ajang seni, baik di tingkat regional maupun nasional. (Nay Sunarti)



















