CIAMIS, deJurnal,- Komitmen mewujudkan Ciamis Peduli, Ciamis Sejahtera, Ciamis Cerdas, Ciamis Sehat, dan Ciamis Agamis terus diperkuat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis.
Salah satu yang paling dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah program Ciamis Sehat, yang fokus pada bantuan pembiayaan kesehatan bagi warga kurang mampu.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, MBA, menyampaikan program kesehatan menjadi salah satu sektor dengan alokasi terbesar. Hal ini karena kebutuhan medis bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda.
“Kalau sudah menyangkut orang sakit, itu tidak bisa menunggu. Maka dalam program Ciamis Sehat, kami pastikan bantuan bisa segera diberikan,” ujar Lili.
Ia menjelaskan, BAZNAS telah menyiapkan skema bantuan langsung yang menjangkau seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Ciamis.
Setiap desa mendapat alokasi bantuan kesehatan yang bisa digunakan untuk warga yang membutuhkan, dengan pengajuan melalui UPTD atau pemerintah desa.
“Dari 265 desa/kelurahan, kami siapkan bantuan setiap tahun. Bisa dua sampai tiga kasus per desa, tergantung kebutuhan. Namun pada praktiknya, anggaran sering melampaui rencana karena tingginya kebutuhan,” jelasnya.
Tak hanya bantuan langsung, BAZNAS juga membangun pola kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Skema tersebut memungkinkan adanya pembagian pembiayaan antara BAZNAS dan pihak rumah sakit, sehingga pasien tetap bisa mendapatkan layanan hingga tuntas.
“Biasanya kita berbagi dengan rumah sakit. Misalnya dari dana yang ada, BAZNAS menanggung sebagian, rumah sakit juga membantu. Dengan pola ini, alhamdulillah hampir tidak ada kasus pasien yang tertahan dan tidak bisa pulang,” katanya.
Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan dan para pelaku usaha, di antaranya melalui kegiatan bakti sosial seperti operasi katarak gratis. Dalam satu kegiatan, ratusan warga bisa mendapatkan layanan medis tanpa biaya.
“Pernah kita lakukan operasi katarak massal hingga 100 pasien. Ini hasil kerja sama banyak pihak, termasuk rumah sakit dan pengusaha,” tambahnya.
Di sisi lain, BAZNAS juga turut bersinergi dengan instansi lain seperti Dinas Sosial dan sektor perumahan, terutama dalam membantu masyarakat miskin ekstrem.
Bantuan diberikan secara fleksibel sesuai kebutuhan, termasuk pembangunan rumah layak huni bagi warga yang memiliki lahan.
Lebih lanjut Lili menerangkan s22 yg 1¹ejauh ini, program rumah layak huni yang digagas BAZNAS Ciamis telah membuahkan hasil signifikan. Tercatat lebih dari 1.300 unit rumah telah dibangun sejak program tersebut berjalan.
Terkait besaran bantuan kesehatan, Lili menegaskan tidak ada batasan nominal yang kaku. Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan riil pasien.
“Rata-rata bantuan sekitar Rp1.5 sampai Rp5 juta, tapi ada juga yang sampai puluhan juta, tergantung kondisi. Kita lihat kebutuhan biaya pengobatannya, lalu kita bantu bersama-sama dengan pihak lain,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat dalam berzakat, infak, dan sedekah. Ia mengajak warga Ciamis untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.
“Manfaat zakat itu nyata. Saat kita sehat mungkin tidak terasa, tapi ketika dalam kondisi sulit, dana zakat ini sangat membantu. Maka mari kita biasakan berinfak, walaupun kecil,” ajaknya.
BAZNAS Ciamis mencatat, pada 2025 penghimpunan dana untuk penerima manfaat program Ciamis Sehat mengalami peningkatan signifikan.
Tahun 2025 capaian realisasi mustahik program Ciamis Sehat, sebanyak 8.043 orang penerima manfaat program Ciamis Sehat dari rencana hanya 3.300 orang, dengan nilai bantuan Rp 3,38 miliar
Bahkan, pada momentum Ramadan, penghimpunan infak mampu menembus angka ratusan juta rupiah.
Dengan capaian tersebut, BAZNAS optimistis seluruh program prioritas, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan, dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Selama kita terus berkolaborasi dan masyarakat ikut berpartisipasi, insyaallah program-program ini akan menjadi berkah dan memberikan dampak luas bagi warga Ciamis,” pungkas Lili. (Nay Sunarti)
















