Dejurnal.com, Garut – Peresmian Masjid Al-Hilmah berlangsung khidmat di Kampung Babakan Sindangheula RT 03 RW 04, Desa Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, pada Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan masyarakat sekaligus simbol semangat gotong royong warga dalam membangun sarana ibadah di lingkungannya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Komisi III Hj. Lola Nelria Oktavia, S.E., yang hadir bersama Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Garut Haris Kalicman serta Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai NasDem Mira Lestari Fitriani, S.E.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan para wakil rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Lola Nelria Oktavia menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat yang telah bergotong royong dalam pembangunan Masjid Al-Hilmah. Ia menilai bahwa keberadaan masjid memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan masjid ini merupakan bukti nyata kekompakan warga yang secara bersama-sama berkontribusi demi menghadirkan tempat ibadah yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
“Masjid itu bukan hanya sekadar tempat beribadah saja, tetapi juga bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga di sini, karena pembangunan masjid ini dilakukan oleh banyak pihak, bukan hanya satu atau dua orang saja,” ujar Lola saat diwawancarai awak media.
Ia berharap dengan berdirinya Masjid Al-Hilmah, kerukunan dan silaturahmi masyarakat di lingkungan tersebut dapat semakin terjalin erat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid diharapkan dapat menjadi ruang berkumpulnya masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Lola juga menyinggung tentang kondisi Kabupaten Garut yang saat ini terbuka bagi siapa saja, baik masyarakat asli maupun para pendatang yang datang untuk menetap atau bekerja.
Menurutnya, masyarakat Garut dikenal sebagai masyarakat yang ramah dan terbuka terhadap siapa pun yang datang. Oleh karena itu, ia berharap nilai-nilai kebersamaan dan toleransi tersebut dapat terus dijaga oleh semua pihak.
“Garut saat ini terbuka bagi siapa saja yang datang. Bukan hanya masyarakat asli Garut, tetapi juga para pendatang. Alhamdulillah warga Garut dikenal ramah dan welcome. Saya berharap semua pihak yang tinggal di Garut dapat bersama-sama menjaga agar daerah ini tetap aman, tenteram, dan menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya Masjid Al-Hilmah, masyarakat setempat berharap keberadaan masjid tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang mampu memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.***Willy















