Dejurnal.com, Garut — Pemerintah Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, merealisasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada 617 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Sukabakti pada Kamis (7/5/2026), dengan suasana tertib dan penuh harapan dari masyarakat penerima.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa sebagai upaya konkret dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian warga, bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari.
Kepala Desa Sukabakti menyampaikan bahwa program ini tidak sekadar distribusi bahan pangan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Menurutnya, keberlangsungan ekonomi warga sangat bergantung pada kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, terutama pangan.
“Dengan mulai cairnya bantuan beras dan minyak ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Kami juga berharap tidak ada lagi kendala dalam penyaluran bantuan pangan, serta program ketahanan pangan dari pemerintah dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Desa Sukabakti juga melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam membantu masyarakat yang tergolong rentan secara ekonomi.
Penentuan penerima dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga bantuan dapat tepat sasaran.
Program bansos ini menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, dengan mekanisme penyaluran yang telah disesuaikan berdasarkan kategori penerima. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang berhak.
Distribusi bantuan pangan ini juga melibatkan Perum Bulog sebagai penyedia, yang kemudian disalurkan melalui pemerintah desa. Sinergi antara pemerintah pusat, lembaga terkait, dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran program ini.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Sukabakti dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Pemerintah desa pun berkomitmen untuk terus mengawal program-program bantuan agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***Willy
















