• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

POPDIKSI Soroti Paradigma Kebijakan Pendidikan yang Terlalu Transaksional, Literasi dan Numerasi Harus Jadi Prioritas

bydejurnalcom
Jumat, 12 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
POPDIKSI Soroti Paradigma Kebijakan Pendidikan yang Terlalu Transaksional, Literasi dan Numerasi Harus Jadi Prioritas
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Sukabumi – Ketua Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI), Ujang Suherman, S.Pd., menyoroti masih adanya paradigma dalam pengambilan kebijakan pendidikan yang cenderung mengedepankan aspek transaksional dibandingkan manfaat nyata bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara dengan awak media di Sekretariat POPDIKSI Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/6/2026).

Menurut Ujang Suherman, berbagai program pemerintah di bidang pendidikan harus dimaknai sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat hak-hak peserta didik dalam memperoleh pembelajaran yang bermutu. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan pemilihan bahan ajar, buku pendidikan, media pembelajaran, maupun alat peraga harus didasarkan pada kebutuhan riil peserta didik, bukan semata-mata pada pertimbangan keuntungan atau kepentingan tertentu.

“Orang tua tentu berharap setiap kebijakan pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak. Jangan sampai keputusan yang diambil lebih mempertimbangkan aspek transaksional daripada kualitas pembelajaran yang akan diterima peserta didik,” ujar Ujang.

BacaJuga :

Kisah Sinta Melati Gantungkan Asa pada Pelatihan Kerja Disnaker Ciamis

Ari Setiyadi Nomor Urut 1, Usung Visi Patimban Lebih Maju

Dari Pelatihan Disnaker Ciamis, Keterampilan Barista Jadi Modal Cari Kerja

Ia menilai bahwa tantangan pendidikan di Kabupaten Sukabumi saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan sarana dan prasarana, tetapi juga bagaimana seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.

Dalam pandangannya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari perubahan paradigma, yakni menjadikan kepentingan peserta didik sebagai pusat dari seluruh proses pengambilan keputusan.

Dukung Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Ujang juga menyambut baik implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, termasuk pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di lingkungan Pemerintah Daerah.

Menurutnya, kehadiran Pokja merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih sehat, inklusif, dan berpihak kepada peserta didik. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan yang lebih konkret berupa bahan edukasi, buku panduan, modul pembelajaran, media literasi, dan sumber referensi yang dapat menjadi pedoman bagi seluruh pihak dalam memahami serta mengimplementasikan program tersebut.

“Pembentukan Pokja merupakan langkah awal yang baik. Namun agar program berjalan sesuai tujuan, diperlukan bahan edukasi yang memadai sebagai sumber pemahaman bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman tidak hanya menjadi slogan kebijakan, tetapi benar-benar menjadi budaya yang hidup dalam keseharian pendidikan,” katanya.

Selain itu, Ujang menegaskan bahwa proses pemilihan anggota Pokja harus dilakukan secara objektif dan profesional dengan mengedepankan kompetensi, integritas, pengalaman, serta moralitas yang baik. Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang dibuat, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

“Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman membutuhkan figur-figur yang memahami dunia pendidikan, memiliki kepedulian terhadap peserta didik, berintegritas, serta mampu bekerja secara kolaboratif. Jangan sampai proses penunjukan anggota hanya didasarkan pada faktor kedekatan, loyalitas kelompok, atau pertimbangan nonprofesional lainnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa loyalitas memang penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, namun loyalitas harus berjalan beriringan dengan kompetensi dan moralitas. Tanpa kompetensi yang memadai, sebuah program berisiko kehilangan arah. Sementara tanpa moralitas dan integritas, program yang baik sekalipun dapat kehilangan kepercayaan publik.

“Yang dibutuhkan adalah loyalitas kepada tujuan pendidikan dan kepentingan peserta didik, bukan loyalitas yang sempit kepada individu atau kelompok tertentu. Karena itu, kompetensi dan moralitas harus menjadi syarat utama dalam pemilihan anggota Pokja,” ujarnya.

Pendidikan Harus Kembali kepada Kepentingan Peserta Didik

Sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi orang tua peserta didik di seluruh Sukabumi, POPDIKSI memandang bahwa keberhasilan program pendidikan harus diukur dari dampak yang dirasakan langsung oleh peserta didik. Oleh karena itu, penguatan literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pendidikan.

“Pada akhirnya, pendidikan harus kembali kepada tujuan utamanya, yaitu memberikan layanan terbaik bagi peserta didik. Ketika setiap kebijakan berorientasi pada kepentingan anak, maka kualitas pendidikan akan meningkat dan masa depan generasi Sukabumi akan menjadi lebih baik,” pungkas Ujang Suherman.

Narasumber : Ujang Suherman, S.Pd.
Jabatan : Ketua Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI)
Lokasi : Sekretariat POPDIKSI Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi
Tanggal : 12 Juni 2026

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tiga Langkah Konkret Bupati Bandung Tangani Banjir Dayeuhkolot

Next Post

Pemkab Sukabumi Matangkan Peringatan Tahun Baru Islam, Ini Agendanya

Related Posts

H. Oling: Warga Sepakat Tolak Perubahan Status Desa Sayati Menjadi Kelurahan
deNews

H. Oling: Warga Sepakat Tolak Perubahan Status Desa Sayati Menjadi Kelurahan

Senin, 26 Oktober 2026
Pemkab Garut Dorong Gapensi Perkuat Kemitraan dan Tingkatkan Kualitas Infrastruktur
deNews

Pemkab Garut Dorong Gapensi Perkuat Kemitraan dan Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Senin, 26 Oktober 2026
Dispora Garut Bergerak Cepat Benahi Penerangan SOR RAA Adiwijaya, Evaluasi Kericuhan Futsal Series Jadi Sorotan
deNews

Dispora Garut Bergerak Cepat Benahi Penerangan SOR RAA Adiwijaya, Evaluasi Kericuhan Futsal Series Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026
Kisah Sinta Melati Gantungkan Asa pada Pelatihan Kerja Disnaker Ciamis
deNews

Kisah Sinta Melati Gantungkan Asa pada Pelatihan Kerja Disnaker Ciamis

Senin, 26 Oktober 2026
Ari Setiyadi Nomor Urut 1, Usung Visi Patimban Lebih Maju
GerbangDesa

Ari Setiyadi Nomor Urut 1, Usung Visi Patimban Lebih Maju

Senin, 26 Oktober 2026
Dari Pelatihan Disnaker Ciamis, Keterampilan Barista Jadi Modal Cari Kerja
deNews

Dari Pelatihan Disnaker Ciamis, Keterampilan Barista Jadi Modal Cari Kerja

Senin, 26 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Antisipasi Covid-19, Pemilik Kios dan Pengunjung Pasar Ramayana Cianjur Dicek Suhu Tubuh

Senin, 1 Juni 2020
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauji (ke 6 dari kiri) menghadiri peresmian Alun-alun  Kecamatan Paseh.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Reni Rahayu Fauzi Hadiri Peresmian Alun-alun Paseh

Selasa, 6 Mei 2025

151 Botol Miras Oplosan Diamankan Sat Res Narkoba Polres Ciamis

Minggu, 9 Maret 2025

Ribuan Guru Honorer Garut Unjuk Rasa Perjuangkan Nasib, Ketua Fagar : Masih Ada yang Digaji Rp 150 Ribu Per Bulan

Jumat, 14 Juni 2024
Kasat Lantas Polres Garut IPTU Aang
Memimpin Upacara di SMAN 1 Garut

Satlantas Polres Garut Gelar Kegiatan Police Go To School

Senin, 19 Mei 2025

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindangrasa Edukasi Anak Usia Dini Paud Mandiri

Jumat, 7 April 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste