Purwakarta,dejurnal.com – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menegur langsung pekerja saat meninjau pembangunan gapura di kawasan Cipaisan, tepatnya di depan Gedung Dakwah. Teguran itu disampaikan karena pemasangan batu bata ekspos dinilai tidak rapi dan tidak sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan.
Dalam peninjauan tersebut, dalam postingan media sosial Facebook,Kamis,16 juni 2026 Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein, terlihat memeriksa hasil pasangan batu bata secara langsung. Ia menunjukkan beberapa bagian dinding yang dinilai kurang presisi, mulai dari susunan bata hingga ketebalan nat yang tidak seragam.
Menurut Bupati, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus dikerjakan dengan baik dan mengutamakan kualitas. Ia menegaskan bahwa hasil pekerjaan tidak boleh asal selesai, melainkan harus memiliki nilai estetika dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan sampai hasil pembangunan yang seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat justru terlihat asal-asalan,” tegasnya di lokasi.
Bupati juga meminta pihak pelaksana proyek segera memperbaiki bagian yang dinilai tidak memenuhi standar. Ia menekankan bahwa pengawasan terhadap proyek infrastruktur akan terus dilakukan agar seluruh pembangunan di Purwakarta memberikan manfaat sekaligus memperindah wajah daerah.
Proyek pembangunan gapura Cipaisan sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan perkotaan dan memperkuat identitas wilayah. Karena itu, aspek kerapihan dan kualitas konstruksi menjadi perhatian utama.
Saat berita ini di publikasikan belum ada keterangan dari pihak pemborong,Amar terkait pekerjaan pasang bata expose yang dapat teguran dari Bupati Purwakarta terkait pekerjaannya yang kurang rapi dan minta diperbaiki ***Budi















