CIAMIS, deJurnal,- Menghabiskan akhir pekan tak selalu harus bepergian jauh. Kabupaten Ciamis menawarkan beragam pilihan destinasi yang dapat dinikmati dalam satu hari penuh, mulai dari wisata kuliner, eduwisata, wisata alam, hingga panorama malam dari kawasan perbukitan.
Bagi masyarakat yang ingin melepas penat bersama keluarga atau mengisi libur sekolah dengan aktivitas yang menyenangkan, Ciamis menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap dalam satu rangkaian perjalanan.
Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis, Endang Haris Juandana, mengatakan potensi pariwisata Ciamis terus berkembang dengan mengedepankan keunikan lokal yang tidak dimiliki daerah lain.
Menurutnya, wisata di Ciamis bukan hanya menawarkan pemandangan yang indah, tetapi juga pengalaman yang memberikan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.
“Ciamis memiliki banyak pilihan destinasi yang bisa dinikmati dalam satu hari. Wisatawan dapat memulai hari dengan berburu kuliner khas, mengenal industri kreatif masyarakat, menikmati suasana alam yang masih asri, kemudian menutup perjalanan dengan panorama city light dari kawasan perbukitan. Ini menjadi pengalaman yang lengkap bagi siapa saja yang berkunjung ke Tatar Galuh,” ujarnya Sabtu (18/07/2026)
Pagi Hari, Berburu Sarapan Khas Ciamis
Perjalanan dapat dimulai dari pusat Kota Ciamis, tepatnya di kawasan jantung kota Ciamis perempatan toko kue Ramona atau perempatan Sate Etom yang dikenal sebagai salah satu sentra kuliner tradisional.
Berbagai menu khas tersedia sejak pagi, salah satunya nasi kuning yang menjadi favorit masyarakat. Nasi kuning disajikan hangat dengan aneka lauk seperti semur tahu, telur, mi goreng hingga sambal khas yang menggugah selera.
Selain menikmati kuliner, wisatawan juga dapat merasakan suasana pagi Kota Ciamis yang ramai namun tetap nyaman sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
Siang Hari, Belajar di Kampung Wajan Cikoneng
Usai sarapan, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Kampung Wajan di Kecamatan Cikoneng.
Kampung ini menjadi salah satu destinasi eduwisata unggulan yang memperlihatkan proses pembuatan wajan tradisional secara langsung.
Di lokasi tersebut, wisatawan dapat menyaksikan para perajin membentuk lembaran logam menjadi peralatan masak yang telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Bahkan, pengunjung juga berkesempatan mencoba beberapa tahapan proses pembuatannya.
Menurut Endang, keberadaan Kampung Wajan membuktikan bahwa sektor pariwisata dapat berjalan beriringan dengan pelestarian industri lokal.
“Wisata sekarang bukan hanya soal menikmati pemandangan. Wisatawan juga ingin memperoleh pengalaman baru. Kampung Wajan menjadi contoh bagaimana produk lokal bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Sore Hari, Menepi di Curug Jami
Menjelang sore, wisatawan dapat mengarahkan perjalanan menuju Curug Jami yang berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti.
Air terjun yang masih alami tersebut menawarkan suasana tenang dengan aliran air yang jernih serta dikelilingi pepohonan rindang.
Udara yang sejuk dan suara gemericik air menghadirkan suasana relaksasi yang cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari.
Curug Jami juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati keindahan alam sambil mengabadikan momen bersama keluarga maupun sahabat.
Malam Hari, Menikmati City Light dari Bukit Sampalan Asri
Menutup perjalanan, wisatawan dapat menuju Bukit Sampalan Asri.
Destinasi ini menawarkan area perbukitan dengan fasilitas camping ground yang nyaman serta pemandangan alam yang memanjakan mata.
Saat malam tiba, panorama berubah menjadi hamparan gemerlap lampu Kota Ciamis dan Tasikmalaya yang terlihat jelas dari ketinggian.
Suasana semakin sempurna ditemani secangkir kopi hangat sambil menikmati udara malam yang sejuk.
Bagi wisatawan yang ingin bermalam, area camping ground juga tersedia sehingga pengalaman menikmati alam dapat berlangsung lebih lama.
Banyak Pilihan untuk Menikmati Akhir Pekan
Endang menambahkan, wisata di Ciamis tidak hanya terbatas pada destinasi tersebut.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai ruang publik yang kini menjadi favorit warga untuk berolahraga maupun bersantai.
Mulai dari Taman Lokasana, Alun-Alun Ciamis, kawasan Islamic Center hingga lintasan BMX yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan santai maupun slow jogging pada pagi dan sore hari.
Menurutnya, keberadaan ruang publik yang nyaman menjadi pelengkap pengalaman berwisata di Kabupaten Ciamis.
“Kami mengajak masyarakat menjadikan Ciamis sebagai pilihan menghabiskan akhir pekan maupun libur sekolah. Alamnya masih terjaga, kulinernya beragam, budayanya kuat, masyarakatnya ramah, dan pilihan wisatanya terus berkembang. Datang ke Ciamis bukan hanya menikmati tempatnya, tetapi juga membawa pulang pengalaman yang berkesan,” tutur Endang.
Ia berharap meningkatnya kunjungan wisatawan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, usaha kuliner, ekonomi kreatif hingga pengelola destinasi wisata.
Dengan jarak antar destinasi yang relatif mudah dijangkau, wisatawan dapat menikmati berbagai pengalaman berbeda hanya dalam satu hari. Mulai dari mencicipi kuliner khas, mengenal industri tradisional, menikmati kesejukan alam, hingga memandangi indahnya gemerlap lampu kota dari ketinggian, semuanya bisa ditemukan di Kabupaten Ciamis. (Nay Sunarti)














