Dejurnal.com, Bandung — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bandung mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Salah satu target yang dicanangkan adalah meraih medali emas pada cabang olahraga (cabor) otomotif, baik kategori roda empat maupun roda dua.
Ketua Harian IMI Kabupaten Bandung, Agus Ahmad Ayar yang akrab disapa Aga, mengatakan hasil rapat IMI Kabupaten Bandung membahas sejumlah program dan target yang akan dilaksanakan ke depan, termasuk persiapan menghadapi Porprov.
Menurut Aga, IMI Kabupaten Bandung menargetkan para atlet dari seluruh cabor yang diikuti mampu memberikan prestasi terbaik dan menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Bandung.
“Kita memang punya beberapa progres ke depan. Selain menghadapi Porprov, kita harus punya poin emas. Semua cabor, baik Porprov roda dua maupun 4WD, kita targetkan bisa meraih emas,” kata Aga usai menghadiri rapat di Soreang, Jumat, 25 September 2026.
Ia mengatakan, IMI Kabupaten Bandung mengunggulkan dua kelompok cabor, yakni kendaraan roda empat atau 4WD serta roda dua yang meliputi road race dan grasstrack.
Untuk kategori 4WD, peluang tersebut menjadi salah satu perhatian karena pada ajang sebelumnya Kabupaten Bandung telah berhasil meraih medali emas.
“Dua-duanya kita unggulkan, baik 4WD maupun road race atau grasstrack. Yang sudah pasti seperti kemarin kita mendapatkan emas di 4WD,” katanya.
Pada Porprov mendatang, IMI Kabupaten Bandung menargetkan minimal satu medali emas dari masing-masing kategori yang diikuti.
“Untuk Porprov sekarang kita harapkan semua, baik 4WD maupun roda dua, kita targetkan mendapatkan minimal satu emas masing-masing,” ungkapnya.
Selain persiapan menghadapi Porprov, IMI Kabupaten Bandung juga akan menyusun sejumlah program kerja dengan melibatkan berbagai pihak. Kerja sama tersebut antara lain dengan kepolisian, Pemerintah Kabupaten Bandung, serta perangkat daerah terkait.
Aga berharap melalui program tersebut IMI dapat semakin merangkul para pegiat olahraga otomotif dan kendaraan bermotor di Kabupaten Bandung. Dengan demikian, potensi atlet-atlet berprestasi dapat ditemukan dan dibina secara berkelanjutan.
“Ke depannya kita akan membuat program-program kerja yang bekerja sama dengan beberapa instansi, baik kepolisian, Polres, bupati maupun dinas terkait agar IMI bisa merangkul para pegiat olahraga motor atau otomotif untuk memiliki juara-juara yang bisa menjadi prestasi bagi Kabupaten Bandung,” jelasnya.
Terkait dukungan anggaran, Aga mengatakan IMI Kabupaten Bandung akan menyesuaikan dengan dukungan pemerintah daerah melalui Bupati Bandung dan dinas terkait, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
“Anggaran ini kita maksimalkan. Kalau memang belum memadai atau mencukupi, kita usahakan mencari dari sumber lain atau sponsorship agar target kita bisa tercapai,” pungkasnya.***Sopandi



















