Dejurnal.com, CIAMIS. Firsya Rahma Mardiana, siswi kelas XI SMA Negeri 3 Ciamis, berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Nasional Sumpah Pemuda (ONSP) 2026. Kompetisi tingkat nasional yang digelar secara daring pada 4 Oktober 2026 itu diraihnya dengan predikat A+.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Plt. Kepala SMAN 3 Ciamis, Irfa Rajak, S.Pd., berharap keberhasilan Firsya dapat memotivasi siswa lain untuk terus belajar dan berani mengikuti kompetisi.
“Alhamdulillah, Firsya berhasil meraih medali emas ONSP 2026 dengan predikat A+. Kami berharap prestasi ini memotivasi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan,” ujar Irfa.
Sekolah Dukung Potensi Siswa
Irfa mengatakan, SMAN 3 Ciamis memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti berbagai perlombaan, baik di bidang akademik maupun non akademik.
Sekolah memetakan minat dan kemampuan siswa melalui masukan guru mata pelajaran, wali kelas, serta bidang kesiswaan dan kurikulum.
Pemetaan tersebut membantu sekolah menentukan siswa yang sesuai untuk mengikuti kompetisi tertentu.
“Kami memiliki data potensi siswa di berbagai bidang. Ketika ada perlombaan, kami bisa melihat siapa yang sesuai untuk diikutsertakan,” katanya.
Sekolah juga membuka kesempatan bagi siswa yang ingin mengikuti lomba atas inisiatif sendiri. Selama sesuai dengan kemampuan dan persyaratan kompetisi, pihak sekolah berupaya memberikan dukungan.
Ke depan, sekolah akan terus menggali potensi siswa, terutama kelas X, agar lebih banyak peserta didik mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Prestasi Jadi Bekal Melanjutkan Pendidikan
Prestasi Firsya juga menjadi bagian dari rekam jejak akademiknya. Sertifikat kompetisi dapat menjadi dokumen pendukung untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, sekolah mendorong siswa untuk mendokumentasikan setiap pencapaian yang diraih selama menempuh pendidikan.
Bercita-cita Jadi Dokter, Firsya Tekuni Biologi
Kebanggaan atas prestasi Firsya juga dirasakan keluarganya. Redy Mardiana, orang tua Firsya, mengaku bersyukur putrinya mampu meraih medali emas berkat kerja keras dan kesungguhannya dalam belajar.
“Sebagai orang tua, tentu kami merasa bangga atas prestasi yang diraih Firsya. Ini berkat kerja kerasnya dalam belajar. Kami berharap dia tidak cepat puas dan terus mempersiapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Redy.
Menurut Redy, Firsya memiliki cita-cita menjadi dokter. Keinginan tersebut membuatnya tertarik mendalami biologi, salah satu mata pelajaran yang ingin terus dipelajarinya sebagai bekal untuk meraih cita-cita.
Untuk meningkatkan pemahamannya, Firsya mengikuti les tambahan. Keluarga pun terus mendukung proses belajarnya agar ia semakin siap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Insyaallah, kami akan terus mendukung proses belajarnya. Harapannya, Firsya bisa mengembangkan kemampuannya, meraih prestasi yang lebih baik, dan mencapai cita-citanya,” tambah Redy.
Firsya merupakan putri kedua dari tiga bersaudara. Medali emas ONSP 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus penyemangat untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menuju cita-citanya sebagai dokter. (Nay Sunarti)


















