Dejurnal.com, CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menerjunkan sembilan personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Tim yang dipimpin Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Syarief Nurhidayat, M.Si., berangkat dari Ciamis pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB (25/10/2026).
Selain membawa bantuan logistik, tim juga berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Barat melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk mendukung upaya penanganan di lapangan.
Syarief mengatakan, keterlibatan BAZNAS Ciamis merupakan inisiatif lembaga sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana kebakaran yang melanda kawasan Gunung Ciremai.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan BAZNAS Jawa Barat, terutama karena dukungan kendaraan taktis dan personel di lapangan berada di bawah koordinasi tim provinsi.
“Ini merupakan inisiatif BAZNAS Ciamis untuk ikut membantu penanganan karhutla di Gunung Ciremai. Kami berkoordinasi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Jawa Barat melalui tim BTB agar bantuan yang kami berikan bisa mendukung kebutuhan di lapangan,” ujar Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan, tim tidak hanya mengirimkan bantuan logistik, tetapi juga memastikan keterlibatan personel dalam mendukung kegiatan penanganan sesuai kebutuhan dan arahan di lokasi.
Setibanya di Kuningan, tim dijadwalkan bermalam sebelum melanjutkan kegiatan pada Senin 26 Oktober 2026. Syarief juga turun langsung memimpin tim untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Bantuan yang dibawa meliputi 10 dus air mineral gelas, lima dus mi instan dalam kemasan cup, serta perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Perjalanan menggunakan dua kendaraan operasional, yakni mobil APV dan Toyota Innova.
Sebanyak sembilan personel yang diberangkatkan terdiri atas unsur pimpinan, tim BTB, dan staf BAZNAS Kabupaten Ciamis.
Syarief menuturkan tim melibatkan Yudhi Riadi, S.H., S.Ag., serta personel BTB dari sejumlah kecamatan, yakni Dindin Herdiman dari Panumbangan, Dendy Restu dari Panjalu, Saifurrohman dari Pamarican, dan Nanang Maulana dari Kawali.
Adapun tiga staf BAZNAS Ciamis yang turut bergabung adalah Dani Ramdan Kurniawan, S.Pd., Nida Nurunnisa, S.E., dan Dita Rahmahtika, S.Sos.
Api Berhasil Dipadamkan, Petugas Lanjutkan Pendinginan
Bantuan tersebut disalurkan di tengah upaya penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Kebakaran yang pertama kali dilaporkan pada Rabu malam 21 Oktober 2026 itu sempat meluas hingga sekitar 60 hektare.
Hingga Minggu 25 Oktober 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengonfirmasi bahwa api di 30 titik kebakaran telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, tim gabungan masih melanjutkan proses pendinginan atau mopping up di sejumlah lokasi, termasuk Blok Bintangot, Blok Karang Dinding, dan Blok Bukit Seribu Bintang.
Tahap pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di dalam tanah maupun tumpukan vegetasi yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dalam kondisi tersebut, dukungan berbagai pihak tetap dibutuhkan untuk menunjang kegiatan petugas, terutama selama proses penanganan dan pemantauan kawasan terdampak.
Syarief berharap, bantuan yang diberikan BAZNAS Ciamis dapat memberikan manfaat bagi petugas yang bekerja di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menangani bencana lingkungan tersebut.
“Kontribusi kami mungkin tidak besar, tetapi mudah-mudahan bisa memberikan manfaat dan membantu penanganan karhutla di Gunung Ciremai. Kami ingin ikut mengambil bagian dalam upaya bersama mengatasi bencana ini,” katanya.
Kepedulian Muzaki Jadi Penggerak Bantuan Kemanusiaan
Syarief menegaskan, keterlibatan BAZNAS Ciamis dalam kegiatan kemanusiaan tersebut tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga tersebut.
Menurutnya, dana dan dukungan yang dihimpun dari para muzaki dan munfik menjadi salah satu sumber kekuatan bagi BAZNAS untuk menjalankan berbagai program sosial, termasuk membantu masyarakat dan mendukung penanganan bencana.
Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan munfik yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepedulian dan kepercayaan mereka memungkinkan kami untuk ikut membantu masyarakat serta berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk penanganan karhutla di Gunung Ciremai,” pungkasnya. (Nay Sunarti)



















