Dejurnal.com, CIAMIS. Setiap anak memiliki kemampuan, minat, dan bakat yang berbeda. Tidak semua peserta didik menunjukkan keunggulannya melalui nilai akademik.
Ada yang memiliki kemampuan di bidang olahraga, seni, teknologi, kepemimpinan, hingga keterampilan sosial yang perlu dikenali dan dikembangkan sejak dini.
Memahami keberagaman potensi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis membekali para guru SMP melalui kegiatan Sosialisasi Identifikasi Minat, Bakat, Potensi, dan Karakteristik Peserta Didik Jenjang SMP Tahun 2026 di Aula SMPN 7 Ciamis, Kamis (29/10/2026)
Kegiatan tersebut diikuti para guru Bimbingan dan Konseling (BK) atau Bimbingan Penyuluhan (BP) dari sejumlah SMP di Kabupaten Ciamis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M.Pd., menjelaskan melalui sosialisasi tersebut, sekolah didorong untuk semakin memahami karakteristik peserta didik, sehingga proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kemampuan dan keunikan setiap anak.
Ia juga mengaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses mentransfer ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu mengenali, menumbuhkan, dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik.
“Setiap anak mempunyai keistimewaan masing-masing. Ada yang cepat memahami pelajaran, ada yang unggul dalam olahraga dan seni, sementara lainnya memiliki kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, maupun kepedulian sosial,” jelasnya.
Karena itu, menurut Muharram sekolah tidak boleh menyamaratakan kemampuan seluruh peserta didik. Masing-masing anak perlu mendapatkan perhatian, pendampingan, dan kesempatan yang adil untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
“Apalagi anak-anak di jenjang SMP dimana merupakan masa penting dalam perkembangan anak. Pada fase ini, peserta didik mengalami perubahan fisik, emosional, sosial, dan intelektual sekaligus mulai mengenali jati diri serta kecenderungan kemampuan yang dimilikinya,” tuturnya.
Lebih lanjut Muharram menyebutkan Identifikasi minat dan bakat yang dilakukan secara tepat akan membantu sekolah menentukan pendekatan pembelajaran, kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, serta layanan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam proses tersebut, guru BK/BP memiliki peran penting. Mereka diharapkan mampu membantu sekolah memahami kondisi setiap anak, mengenali potensi yang belum berkembang, sekaligus memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik.
Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh nilai rapor maupun banyaknya prestasi yang diraih.
“Kemampuan anak mengenali dirinya, membangun karakter, mengembangkan keterampilan, serta tumbuh menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dari tujuan pendidikan,” katanya.
Puteri Berani, Upaya Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman
Selain identifikasi minat dan bakat, sosialisasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap perlindungan peserta didik, khususnya pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris Gunanto, M.Pd., turut menyampaikan penguatan mengenai program Puteri Berani.
Program ini menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan positif bagi peserta didik perempuan di sekolah, terutama pada hari Jumat ketika peserta didik laki-laki melaksanakan salat Jumat.
Melalui kegiatan tersebut, anak perempuan diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan keberanian, kepercayaan diri, kemampuan berinteraksi, serta mengekspresikan potensi yang dimilikinya.
Aris juga menekankan pentingnya keterlibatan sekolah dalam mengenali dan menangani persoalan perundungan sejak dini.
Guru, terutama guru BK/BP, perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku peserta didik, membuka ruang komunikasi, serta memberikan pendampingan apabila ditemukan indikasi tindakan bullying.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi Puteri Berani untuk menyampaikan keluhan maupun laporan terkait dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan pendidikan.
Keberadaan sarana pelaporan ini diharapkan memudahkan sekolah menyampaikan persoalan yang ditemukan, sehingga dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Sebab, lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman merupakan salah satu prasyarat agar anak dapat belajar dengan baik, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan tanpa dibayangi rasa takut atau tekanan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis berharap para guru SMP, khususnya guru BK/BP, semakin memahami pentingnya identifikasi minat, bakat, potensi, dan karakteristik peserta didik.
Pengetahuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan dalam layanan pendidikan sehari-hari di sekolah.
Dengan mengenali keunikan setiap anak sekaligus memastikan mereka mendapatkan perlindungan, sekolah diharapkan mampu menciptakan proses pendidikan yang lebih berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Tujuannya bukan semata-mata melahirkan siswa berprestasi secara akademik, melainkan juga generasi yang memiliki karakter kuat, percaya diri, terlindungi, dan mampu berkembang sesuai dengan potensi terbaiknya. (Nay Sunarti)



















