Dejurnal.com, CIAMIS. Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis menyambut momentum bersejarah perjalanan kampus dengan menggelar jalan santai bersama civitas akademika dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-4 sekaligus menyambut pelaksanaan wisuda perdana INU Ciamis.
Jalan santai berlangsung di halaman Gedung KH. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang memeriahkan hari jadi kampus, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan antara lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat.
Sejak kegiatan dimulai, civitas akademika bersama masyarakat tampak antusias mengikuti olahraga bersama tersebut.
Melalui jalan santai, INU Ciamis ingin mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiyana, M.Si., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Dian menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-4 INU Ciamis dan rencana pelaksanaan wisuda perdana.
Menurutnya, dua momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah perguruan tinggi, terutama dalam mengembangkan pendidikan dan melahirkan sumber daya manusia yang berkontribusi bagi masyarakat.
Ia juga menilai kegiatan jalan santai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Menurut Dian, membangun budaya olahraga tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah. Dibutuhkan partisipasi masyarakat agar aktivitas olahraga tumbuh menjadi kebiasaan dan dilakukan secara berkelanjutan.
Hal tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) atau indeks olahraga masyarakat.
Setidaknya terdapat empat hal yang perlu diperhatikan, yakni olahraga dilakukan oleh banyak orang, tersedia dan berlangsung di berbagai tempat, dilaksanakan secara berkelanjutan, serta tumbuh atas inisiatif masyarakat sendiri.
“Olahraga tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Partisipasi dan kesadaran masyarakat menjadi hal penting agar budaya olahraga dapat terus berkembang,” ungkapnya.
Dian berharap kegiatan olahraga bersama seperti yang diselenggarakan INU Ciamis dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk semakin aktif bergerak.
Dengan demikian, olahraga tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari.
Sementara itu, Rektor Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis, Dr. H. Kusoy Fadiliah, M.Si., mengatakan kegiatan jalan santai merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-4 sekaligus menyambut Wisuda Perdana INU Ciamis.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda memeriahkan hari jadi kampus, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan civitas akademika dengan masyarakat dalam suasana santai dan penuh kebersamaan.
Sebelum peserta memulai perjalanan, Kusoy secara resmi melepas rombongan jalan santai. Pelepasan itu sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang melibatkan keluarga besar kampus dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan antara civitas akademika INU Ciamis dengan masyarakat. Selain itu, jalan santai juga menjadi salah satu cara untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat,” ujar Kusoy.
Bagi INU Ciamis, peringatan Dies Natalis ke-4 tahun ini memiliki makna tersendiri. Empat tahun perjalanan institusi dalam mengembangkan pendidikan tinggi kini memasuki babak baru, seiring dengan persiapan pelaksanaan wisuda perdana.
Kehadiran lulusan pertama menjadi capaian penting yang menandai perjalanan INU Ciamis dalam menjalankan peran pendidikan.
Setelah melewati proses pembelajaran di bangku kuliah, para mahasiswa kini bersiap menyelesaikan tahapan akademik dan membawa ilmu yang telah diperoleh ke tengah masyarakat.
“Wisuda perdana ini menjadi momentum penting bagi perjalanan INU Ciamis. Kami berharap para lulusan nantinya tidak hanya membawa bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengamalkannya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Rektor
Kusoy berharap, bertambahnya usia INU Ciamis dapat diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kelembagaan, serta semakin luasnya kontribusi kampus bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari kegiatan akademik di lingkungan kampus, tetapi juga dari sejauh mana ilmu pengetahuan yang diberikan mampu diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Nay Sunarti)



















