Dejurnal.com,Purwakarta – Usai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Purwakarta yang digelar di Hotel Plaza, Bungursari, Sabtu (31/10/2026), konsolidasi dan persatuan kader menjadi fokus utama kepengurusan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Muttaqien Syafiudin menegaskan bahwa seluruh dinamika yang sempat mewarnai perjalanan Musda diharapkan segera berakhir. Momentum tersebut harus menjadi energi baru untuk memperkuat soliditas dan membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Purwakarta.
Menurut Daniel, pelaksanaan Musda XI berlangsung dengan baik, kondusif, dan penuh suasana kekeluargaan. Berbagai dinamika yang muncul sebelumnya merupakan bagian yang lumrah dalam kehidupan organisasi politik.
Ia optimistis, setelah Musda seluruh kader Golkar Purwakarta dapat kembali bersatu, membangun kebersamaan, serta bergerak dalam satu barisan menghadapi agenda politik mendatang.
“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana seluruh kader bisa bersatu kembali, bersama-sama berjuang, bergerak, dan bekerja untuk memenangkan Partai Golkar,” ujar Daniel.
Tak hanya menekankan persatuan, Daniel juga mengungkapkan target besar Golkar Purwakarta pada Pemilu mendatang. Partai Golkar menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif dari sebelumnya sembilan kursi menjadi 18 kursi di DPRD Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, target tersebut membutuhkan kerja keras, soliditas organisasi, serta strategi politik yang terukur dari seluruh jajaran pengurus dan kader.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta terpilih, Dias Rukmana Praja, menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan pasca-Musda.
Ia meminta seluruh kader tidak lagi larut dalam dinamika internal, tetapi mulai memusatkan perhatian pada penguatan struktur partai hingga tingkat bawah.
Dias menegaskan, seluruh instruksi pimpinan partai, termasuk arahan DPD Partai Golkar Jawa Barat, akan menjadi pedoman dalam menjalankan agenda konsolidasi sekaligus menyusun strategi pemenangan.
Dalam kesempatan tersebut, Dias juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Anne Ratna Mustika selama memimpin Golkar Purwakarta. Sosok yang akrab disapa Ambu Anne itu dinilai telah memberikan warna tersendiri dalam perjalanan organisasi melalui kepemimpinan yang mengedepankan kehangatan, inspirasi, dan kekeluargaan.
“Beliau memimpin kita dengan penuh cinta dan memberikan banyak inspirasi. Sehingga kami di Golkar selalu mendapatkan semangat dan suasana yang adem,” ungkap Dias.
Dias pun menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh instruksi dan keputusan organisasi sebagai bentuk loyalitas terhadap Partai Golkar.
Berakhirnya Musda XI menjadi momentum bagi Golkar Purwakarta untuk membuktikan soliditas internal melalui kerja nyata. Target peningkatan kursi DPRD dari sembilan menjadi 18 kursi bukan sekadar ambisi politik, melainkan tantangan yang membutuhkan kerja kolektif seluruh elemen partai.
Persatuan kader, penguatan struktur organisasi, serta konsolidasi berkelanjutan kini menjadi modal utama Golkar Purwakarta dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.***Red




















