Dejurnal.com,Kabupaten Sukabumi – Perkumpulan Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI) mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan memperkuat pendidikan karakter melalui pengenalan sejarah pahlawan lokal.
Ketua POPDIKSI, Ujang Suherman, S.Pd., saat ditemui di Sekretariat POPDIKSI, Kecamatan Sukaraja, Senin (2/11/2026), menggagas gerakan “Satu Kelas, Satu Potret Pahlawan Sukabumi” dengan memperkenalkan sosok Pahlawan Nasional asal Sukabumi, KH Ahmad Sanusi, di lingkungan sekolah dan madrasah.
Menurut Ujang, jasa pahlawan tidak cukup dikenang melalui upacara dan peringatan hari besar nasional. Nilai perjuangan mereka harus diwariskan kepada generasi muda melalui pendidikan.
“Anak-anak harus mengenal pahlawan dari daerahnya sendiri, mengetahui perjuangannya, serta meneladani nilai-nilai yang diwariskan,” ujarnya.
Untuk mewujudkan gerakan tersebut, POPDIKSI mengajak Bupati Sukabumi, Wali Kota Sukabumi, Kapolres, Dandim, Dinas Pendidikan, PGRI, dan Kementerian Agama Kabupaten maupun Kota Sukabumi untuk bersinergi.
Ujang berharap sekolah dan madrasah dapat menghadirkan potret KH Ahmad Sanusi di ruang kelas sebagai media edukasi sejarah lokal. Namun, gerakan ini bukan sekadar memasang foto, melainkan juga menanamkan pemahaman tentang perjuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air.
“Jangan sampai anak-anak mengenal banyak tokoh dari luar daerah, tetapi tidak mengenal KH Ahmad Sanusi yang berasal dari Sukabumi,” tegasnya.
POPDIKSI berharap gerakan tersebut menjadi langkah nyata membangun kepedulian terhadap sejarah daerah sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat***Aldi



















