• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Januari 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Bandung Rangkul KCIC Tangani Banjir Cileunyi

bydejurnalcom
Minggu, 12 Desember 2021
Reading Time: 2 mins read
Bupati Bandung Rangkul KCIC Tangani Banjir Cileunyi
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta pihak PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) ikut membantu dalam penanganan banjir yang terjadi di Kampung Jajaway, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Sebab menurut bupati, Kampung Jajaway Cileunyi termasuk kawasan transit oriented development (TOD) pengembangan KCIC yang sedang melaksanakan proyek Kereta Cepat Bandung-Jakarta.

Selain itu, jebolnya tanggul dan terjadinya banjir di kampung tersebut, diduga salah satu faktor penyebabnya adalah di proyek KCIC yang menghambat aliran sungai. Hingga mengakibatkan tanggul sungai jebol dan ribuan rumah warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Citarik.

BacaJuga :

Gaji PNS dan PPPK Ciamis Awal 2026 Sempat Terlambat, BPKD Jelaskan Penyebabnya

DPMD Garut Perkuat Koordinasi Pendamping Desa, Fokus Percepatan KDMP

Dukung Program Kabupaten Organik 2026, Kelurahan Cigembor Perluas Lahan Padi Organik hingga 1,3 Hektare

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung saat meninjau beberapa titik tanggul anak Sungai Citarik di Kampung Jajaway, RW 01, Desa CIleunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Minggu (12/12/21).

Bupati Bandung menyatakan, Sungai Citarik dan anak-anak sungainya yang melintasi Kecamatan Cileunyi harus dilakukan normalisasi.

“Dari pemantauan saya secara langsung, mau tidak mau sungai ini perlu normalisasi. Sebab setinggi dan sekuat apapun tanggulnya, kalau sungainya dangkal, debit airnya tinggi, pasti bakal jebol. Imbasnya permukiman warga jadi kebanjiran,” kata bupati.

Untuk itu, kata Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah, antara lain melakukan komunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan PT KCIC.

Kedua, imbuh Kang DS, dirinya tetap memantau tanggung jawab pemerintah daerah dalam hal penanganan darurat bencana banjir. Seperti penanggulan sungai, pemasangan bronjong dengan leading sector Dinas Pekerjaan Umun dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung.

Langkah ketiga, adanya swakelola pengerukan sungai yang dilakukan masyarakat dan kalangan pengusaha di Rancaekek menurutya akan terus dilakukan. Sebab Kampung Jajaway Cileunyi sendiri berbatasan langsung dengan Rancaekek.

“Melalui kerjasama Pentahelix, ini luar biasa sangat terbantu pemerintah daerah. Yang tadinya Rancaekek banjir, sekarang banjir Rancaekek berkurang. Karena itu penanggulangan banjir dengan program Pentahelix ini akan terus kami lakukan, termasuk dengan merangkul pihak KCIC dari kalangan usaha,” ungkap Kang DS.

Ia menjelaskan, Kampung Jajaway ini masuk ke dalam TOD KCIC. “Jadi, silahkan kepala desa dan camat untuk berkomunikasi dengan KCIC untuk berkordinasi sehingga ada solusi penanganan masalah banjir di sini,” ucap bupati.

Kang DS pun mendorong KCIC untuk mempercepat penyelesaian TOD di Cileunyi, agar tidak menjadi beban pihak kecamatan dan desa di Cileunyi dalam hal pemeliharaan kawasan TOD.

“Saya juga berharap KCIC bisa segera melakukan pembebasan lahan terhadap kawasan yang menjadi TOD,” ucapnya.

Ditanya soal rumah warga yang terdampak banjir, Kang DS menyatakan dari hasil assesment banyak rumah warga yang berdekatan dengan bantaran atau bahu sungai.

“Tapi bagaimana pun kalau sudah terdampak banjir, pemerintah tidak bisa tinggal diam. Tetap kita akan bantu sesuai kemampuan anggaran,” tandas bupati.***dj

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bentrok Penyelenggaraan PAS, FK PKBM Tak Ikut Acara Perpisahan Kadisdik ke Pangandaran,

Next Post

Komunitas Asep Asep Beri Bantuan Seratus Paket Sembako Bagi Korban Banjir Bandang

Related Posts

Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK, Bapenda Ciamis Apresiasi Pegawai Terbaik Desember 2025
deNews

Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK, Bapenda Ciamis Apresiasi Pegawai Terbaik Desember 2025

Rabu, 7 Januari 2026
BumDesa

Program Ketahanan Pangan BUMDes Marga Bhakti Persada Siapkan Beras Bagus Harga Terjangkau Warga

Rabu, 7 Januari 2026
Sorotan Terhadap Penempatan Jabatan di Dinas Pendidikan Garut, Pian Sopyan Pertanyakan Kompetensi dan Proses Uji Kelayakan.
deNews

Sorotan Terhadap Penempatan Jabatan di Dinas Pendidikan Garut, Pian Sopyan Pertanyakan Kompetensi dan Proses Uji Kelayakan.

Rabu, 7 Januari 2026
Gaji PNS dan PPPK Ciamis Awal 2026 Sempat Terlambat, BPKD Jelaskan Penyebabnya
deNews

Gaji PNS dan PPPK Ciamis Awal 2026 Sempat Terlambat, BPKD Jelaskan Penyebabnya

Rabu, 7 Januari 2026
DPMD Garut Perkuat Koordinasi Pendamping Desa, Fokus Percepatan KDMP
GerbangDesa

DPMD Garut Perkuat Koordinasi Pendamping Desa, Fokus Percepatan KDMP

Rabu, 7 Januari 2026
Dukung Program Kabupaten Organik 2026, Kelurahan Cigembor Perluas Lahan Padi Organik hingga 1,3 Hektare
deNews

Dukung Program Kabupaten Organik 2026, Kelurahan Cigembor Perluas Lahan Padi Organik hingga 1,3 Hektare

Rabu, 7 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Ketua FPPG, Asep Nurjaman

BKD Garut Jawab Tak Ada Perubahan Database Penempatan Guru PPPK, FFPG : Cek Dong Bungbulang-Cilawu!

Rabu, 4 Oktober 2023
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauji (ke 6 dari kiri) menghadiri peresmian Alun-alun  Kecamatan Paseh.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Reni Rahayu Fauzi Hadiri Peresmian Alun-alun Paseh

Selasa, 6 Mei 2025
Pedagang kaki lima di TKI III Desa Rahayu dibiarkan berjualan di trotoar pembatas lajur jalan, sedangkan pedagang di TKI  V dilarang.

Para Pedagang Kaki Lima di TKI V Minta Kejelasan dari Developer Tentang Aturan Penertiban

Sabtu, 17 Mei 2025

Dua Unit Mobil Hangus Terbakar di Burujul Mekarrahayu Margaasih, Diisukan Mobil Mantan Kades Bah Awie Ikut Terbakar

Minggu, 4 Mei 2025

Dalam Rangka PCPEN, Tim Gabungan Kabupaten Purwakarta Gencar Menggelar Operasi Yustisi

Senin, 21 September 2020

Bupati Ciamis Tindak Lanjut Dugaan Keracunan MBG di Kawali, Minta Pengawasan Dapur Lebih Ketat

Jumat, 3 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste