• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Petani Ciamis Heboh, Beredar Pupuk NPK Diduga Palsu

bydejurnalcom
Kamis, 10 Maret 2022
Reading Time: 2 mins read
Petani Ciamis Heboh, Beredar Pupuk NPK Diduga Palsu
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Ciamis – Petani Kecamatan Purwadadi dan Kecamatan Banjarsari dihebohkan dengan beredarnya pupuk diduga palsu jenis NPK atau yang sering di kenal petani pupuk PHONSKA,(8/3/2022).

Giatman warga Desa Sindangasih Dusun Gedungdamar Kecamatan Banjarsari, mengatakan “Kejadiannya berawal dari kelangkaan pupuk, beli pupuk susah harus ada kartu tani, dan itu juga di batasi,terus ada yang nawarin pupuk PHONSKA ke rumah ber merk Kanada dengan harga Rp.100.000/ karung dengan berat 50 kg, lebih murah dari pupuk yang ada di pasaran, saya beli sebanyak 6 karung, sekitar 3 kwintal,” tuturnya

“Ada kecurigaan saya waktu itu penjual datang mengirim pupuk, selalu malam sekitar jam 19:00 kadang lewat jam tersebut, mereka menawarkan kesetiap petani yang punya garapan sawahnya luas,” katanya.

BacaJuga :

Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi

Mmenurutnya, saat pupuk ditabur kesawah, pertumbuhan padi kurang baik, bibit padi kurang beranak dan daunya memerah. “Kami sangat kecewa dengan hasil tersebut, dan akhirnya mau tidak mau kami beli pupuk yang mahal di kios resmi,” katanya.

Giatman penasaran dengan pupuk tersebut, lalu dirinya memasukannya kedalam ember berisi air dan ternyata pupuk tersebut berubah warna menjadi putih.

“Warna merahnya luntur, sedang yang kristalnya menyerupai pasir putih, pernah saya coba untuk memupuk pohon jagung hasilnya tidak ada perubahan sama sekali, setelah satu minggu, saya cek lagi ternyata pupuk tersebut masih ada tidak hancur,” pungkasnya.

Terkait kejadian ini, Dudung, Kabid PSP Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis mengaku mendapat laporan bahwa ada penjual pupuk yang menawarkan barang dagangannya dengan harga murah saat mengunjungi BPP Purwadadi dan BPP Banjarsari, bulan Januari 2022 lalu.

“Biasanya para pengedar pupuk palsu mencampur pupuk tersebut dengan tanah liat, ada juga yang memakai lumpur, namun kasus yang ini kayaknya mereka menggunakan campuran pasir putih,” katanya saat ditemui diruang kerjanya.

Dia berharap Petani menelusuri terlebih dahulu sumbernya sebelum membeli, “Pupuk ini (palsu) tidak ada manfaatnya untuk tumbuhan, harus diketahui oleh masyarakat, pupuk asli posturnya lebih besar seperti gabah, atau kacang hijau,” ujarnya.

Dudung menambahkan untuk pupuk subsidi ada pergeseran SK antara tahun sebelum ke tahun berikut, sehingga pihaknya harus menunggu alokasi dari Pusat ke Provinsi yang diteruskan ke Kabupaten, lalu disalurkan ke tiap Kecamatan.

“Sekarang SK tidak langsung terbit, tapi perlu ada waktu, minimal sekitar tiga hari, jadi kepada para petani mohon sabar,” pungkasnya.***Jepri Tio

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: pupuk palsu
Previous Post

Ini Alasan Bupati DS Naikan Insentif RT, RW dan Linmas

Next Post

Buka Rakernis, Kapolri Tekankan Brimob Harus Jadi Teladan di Masyarakat dan Institusi

Related Posts

Polres Ciamis Sudah Panggil Penjual dan Terus Dalami Kasus Peredaran Diduga Pupuk Palsu
deNews

Polres Ciamis Sudah Panggil Penjual dan Terus Dalami Kasus Peredaran Diduga Pupuk Palsu

Kamis, 24 Maret 2022
deNews

Ini Pejelasan Penjual Pupuk Kanada Phonska Diduga Palsu di Ciamis

Jumat, 18 Maret 2022
Petani Ciamis Sebut Beli Pupuk Harga Murah Diantar Malam Hari, Ternyata Jelek dan Diduga Palsu
deBisnis

Petani Ciamis Sebut Beli Pupuk Harga Murah Diantar Malam Hari, Ternyata Jelek dan Diduga Palsu

Rabu, 16 Maret 2022
Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi
deNews

Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi

Jumat, 11 Maret 2022

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Bupati Ciamis Dukung Penerapan Hukum Humanis Lewat Program Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat

Rabu, 5 November 2025

Mada Barak Indonesia Cianjur Siap Ciptakan Pilkada Cianjur Kondusif

Minggu, 23 Agustus 2020

Pasangan NU Jadikan Sektor Pertanian 10 Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2020

Satu Pelaku Dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Di Subang Berhasil Ditangkap Kembali Oleh Polda Jabar

Senin, 3 Maret 2025

PPDB SMPN 3 Garut Tahun 2023/2024 Berjalan Kondusif, 390 Siswa Diterima

Rabu, 26 Juli 2023

Job Fair Spirit Bedas Disnaker Kabupaten Bandung di Cilengkrang Siapkan 300 Loker

Rabu, 25 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste