• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

8.000 Warga Sudah Di Tes Cepat dan 756 Tes Swab Pemkab Karawang

bydejurnalcom
Sabtu, 30 Mei 2020
Reading Time: 1 min read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan 8.000 rapid test atau tes cepat dan 756 tes swab sampai hari Jumat, 29 Mei 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana menyebutkan, sebanyak 8.000 rapid test di antaranya dilakukan di sejumlah pasar tradisional yang dianggap sebagai tempat orang berkumpul. Di pasar, sejumlah penjual dan pengunjung pasar dites.

BacaJuga :

Bupati Purwakarta Bersih-bersih Jalur Perbatasan Karawang

Bupati Aep Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Desa Karangligar Karawang

Oknum Guru di Karawang Diamankan Polsi Diduga lakukan Pencabulan

Rapid tes juga dilakukan kepada orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif dari hasil tracing. Tujuannya sebagai deteksi dini. Apabila hasilnya reaktif, kemudian ditindaklanjuti dengan tes swab.

“Hasilnya, sebanyak 259 orang reaktif,” kata Fitra saat konferensi pers di Makodim 0604 Karawang.

Selain tes cepat Pemkab Karawang telah melakukan 756 kali tes swab kepada 463 orang.

“Dari tes swab hasilnya 20 positif,” ujar Fitra.

Pihaknya, kata Fitra, akan memasifkan tes swab. Rencananya seluruh orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) akan dites swab.

Pemkab Karawang juga telah melatih 41 analis puskesmas untuk mengambil sampel swab.

“Nanti tes swab bisa dilakukan di suatu tempat yang ditentukan atau di puskesmas,” kata dia.

Saat ini, kata dia, sudah ada dua alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Paru Karawang dan RSUD Karawang. Keduanya merupakan rumah sakit milik Pemkab Karawang.

Dalam sehari satu alat PCR bisa untuk menguji 94 sampel swab. Untuk RSUD Karawang bahkan bisa menguji satu sampel dalam sekali running. Ia juga memastikan reagen untuk pengujian swab cukup.

“Hasil tes tersebut dapat diketahui dalama waktu 4 jam,” katanya.

Dengan memiliki alat PCR sendiri, kata dia, proses diagnosa pasien menjadi lebih cepat. Sebelum memiliki alat PCR sampel swab dikirim ke Labkesda Jabar dan Laboratorium Kemenkes, dimana antreannya cukup banyak.***RiF

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Karawang
Previous Post

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Dekat Jalan Tol Kopo Sukamenak

Next Post

Pengerjaan Pembangunan Kantor Desa Sukasono Tanpa Papan Informasi?

Related Posts

Bupati Karawang Bersih-Bersih Jabatan Strategis, 74 Pejabat Eselon Dirotasi
dePraja

Pasca Libur Lebaran, Bupati Aep Syaepuloh Bakal Rotasi dan Mutasi Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Karawang

Selasa, 8 April 2025
Gubernur Jabar Pimpin Apel Satgas Anti-Premanisme di Karawang
Regional

Gubernur Jabar Pimpin Apel Satgas Anti-Premanisme di Karawang

Kamis, 27 Maret 2025
Demo Massa Terkait UU TNI di Karawang Berujung Ricuh, Ada Fasilitas Umum Rusak
deNews

Demo Massa Terkait UU TNI di Karawang Berujung Ricuh, Ada Fasilitas Umum Rusak

Selasa, 25 Maret 2025
Bupati Purwakarta Bersih-bersih Jalur Perbatasan Karawang
dePraja

Bupati Purwakarta Bersih-bersih Jalur Perbatasan Karawang

Jumat, 7 Maret 2025
Bupati Aep Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Desa Karangligar Karawang
deHumaniti

Bupati Aep Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Desa Karangligar Karawang

Jumat, 5 Januari 2024
Ilustrasi Rudapaksa/freepik.com
Hukum dan Kriminal

Oknum Guru di Karawang Diamankan Polsi Diduga lakukan Pencabulan

Senin, 20 November 2023

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Persis Ciamis Mantapkan Dakwah dan Kemandirian Umat Lewat Musda IX

Minggu, 19 Oktober 2025

STISIP Samudera Indonesia Selatan Wisuda Puluhan Sarjana Administrasi Publik

Sabtu, 11 Oktober 2025

Tim Gabungan Akhirnya Temukan Korban Tenggelam Di Danau Jatiluhur

Senin, 4 Mei 2020
Ilustrasi.

Dari Delapan Desa di Pangatikan, Tinggal Desa Cihuni Belum Susun RKPDes, Ada Apa?

Sabtu, 7 November 2020

Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Mendapat Penghargaan Proklim Dari Bupati Bandung

Selasa, 22 April 2025
Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

Paham NII Di Garut Berkembang Pesat, Diduga Dipelihara Elit Politik

Jumat, 14 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste