CIAMIS, deJurnal,- Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Ciamis turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai wilayah.
Ketua PD BKMM Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi BKMM dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, BKMM melaksanakan berbagai kegiatan. Diawali dengan Tabligh Akbar yang dihadiri jamaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Menurut Talbiyah, kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Agung Ciamis Selasa 23 Juni 2026 berlangsung meriah dengan menghadirkan penceramah nasional Umi Oka Elhijra atau Hj. Siti Aisyah Qomariah.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan ribuan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan menjadi manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Ciamis,” katanya Rabu (24/06/2026)
Tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, BKMM juga melaksanakan bakti sosial berupa sunatan massal yang diselenggarakan BKMM Kecamatan Ciamis di bawah kepemimpinan Hj. Yuyu Yatmikasari Hidayat Rabu (24/06/2026)
Sebanyak 16 anak mengikuti program sunatan massal yang berasal dari 12 desa dan kelurahan di Kecamatan Ciamis. Seluruh peserta mendapatkan berbagai bantuan berupa uang santunan, kue pengantin, bakakak ayam, snack, serta bingkisan lainnya.
“Harapan kami anak-anak yang mengikuti sunatan massal ini menjadi generasi saleh, cerdas, berakhlak mulia, dan kelak mampu membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan negara,” ujar Talbiyah.
Pelaksanaan sunatan massal didukung oleh dua dokter dan empat tenaga pendamping medis sehingga proses pelayanan berjalan lancar dan aman bagi seluruh peserta.
Selain kegiatan yang telah dilaksanakan, BKMM Kabupaten Ciamis juga tengah menyiapkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Muharam 1448 Hijriah.
Talbiyah menyebutkan pihaknya menargetkan pembangunan atau perbaikan tiga unit rumah bagi warga yang membutuhkan. Program tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada Juli 2026.
“Kami ingin terus hadir membantu masyarakat. Prinsip BKMM adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kesalehan sosial umat,” katanya.
Sebelumnya, BKMM juga telah melaksanakan kegiatan sosial untuk ibu hamil dan pencegahan stunting di Kecamatan Panawangan.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi perempuan Islam tersebut dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Talbiyah mengajak seluruh perempuan dan keluarga di Tatar Galuh untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta ketahanan ekonomi keluarga.
Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan melalui kelompok wanita tani maupun program ketahanan pangan keluarga guna membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Kami berharap keluarga-keluarga di Ciamis menjadi keluarga yang sejahtera, sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu melahirkan generasi yang berkualitas. Semoga Allah memberikan kesehatan, umur panjang yang berkah, dan kesempatan untuk terus memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BKMM Kecamatan Ciamis, Hj. Yuyu Yatmikasari Hidayat, mengungkapkan bahwa kegiatan sunatan massal tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keenam kalinya.
Meski usianya mendekati 90 tahun, semangatnya untuk terus mengabdi kepada masyarakat tidak pernah surut.
“Daripada hanya berdiam diri di rumah, saya ingin sisa umur ini dimanfaatkan untuk membina umat dan membantu masyarakat. Alhamdulillah Allah masih memberikan kesehatan sehingga kami bisa terus bergerak melayani,” tuturnya.
Salah seorang orang tua peserta, Ahmad Rofikin, warga Maleber yang mendampingi putranya Mirza Ahmad Pradipta (5 tahun), mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program sunatan massal ini. Terima kasih kepada BKMM yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat,” tuturnya. (Nay Sunarti)















