• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Defisit dan Efisiensi Anggaran Daerah Tekan Ekonomi Rakyat, Pasar Manis Ciamis Terlihat Lengang

bydejurnalcom
Selasa, 27 Januari 2026
Reading Time: 3 mins read
Defisit dan Efisiensi Anggaran Daerah Tekan Ekonomi Rakyat, Pasar Manis Ciamis Terlihat Lengang
ShareTweetSend

CIAMIS,- Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2026 mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Tekanan fiskal yang mendorong kebijakan efisiensi belanja daerah serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak hanya dirasakan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi warga, khususnya di Pasar Manis Ciamis.

Pantauan di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Ciamis tersebut menunjukkan aktivitas jual beli yang cenderung melambat.

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Foto : salah satu lapak daging yang sepi pembeli di pasar Ciamis
Foto : salah satu lapak daging yang sepi pembeli di pasar Ciamis

Suasana pasar tampak lebih lengang dibandingkan hari-hari normal, dengan transaksi yang berlangsung dalam skala kecil.

Hal itu dirasakan Haji Soleh, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Manis Ciamis, Ia mengungkapkan penurunan omzet akibat berkurangnya jumlah pembeli.

Banyak warga memilih membeli kebutuhan pokok dalam jumlah terbatas, setengah kilogram bahkan seperempat kilogram, sebagai strategi menyesuaikan pengeluaran di tengah melemahnya daya beli.

“Sekarang pembeli sepi. Kalau pun ada, belinya sedikit-sedikit, setengah kilo atau seperempat. Biasanya tukang bakso beli lima kilo, sekarang paling satu kilo, maksimal dua kilo,” ujarnya. Senin (26/01/2026)

Sebagai pedagang, Haji Soleh mengaku tidak memahami secara rinci istilah fiskal seperti APBD atau PAD. Namun, dampak kebijakan keuangan daerah ia rasakan langsung dalam keseharian.

“Saya nggak ngerti soal APBD atau PAD. Yang saya tahu dagangan sepi. Harapannya, uang daerah dipakai sebaik-baiknya untuk masyarakat kecil,” tuturnya.

Kondisi serupa dialami pedagang buah-buahan. Lapak jeruk, pisang, apel hingga pepaya tampak tertata rapi, namun jumlah pembeli terbatas. Beberapa pedagang mengaku dagangan sering tersisa hingga banyak yang membusuk.

“Buah juga sepi. Paling beli satu-dua, itu pun ditawar,” kata seorang pedagang buah.

Tekanan ekonomi juga dirasakan dari sisi konsumen. Rani, seorang aparatur sipil negara (ASN), mengaku kini harus lebih cermat mengatur pengeluaran rumah tangga.

“Belanja sekarang secukupnya saja. Harus pintar-pintar atur,” ujarnya.

Sementara itu, Della, pegawai swasta, menilai kenaikan biaya hidup tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan.

“Gaji naiknya pelan, tapi biaya hidup makin mahal,” katanya.

Menurut Della, masyarakat kelas menengah berada pada posisi rentan. Tidak termasuk kelompok penerima bantuan sosial, namun terdampak langsung ketika daya beli menurun dan harga kebutuhan pokok meningkat.

Isu defisit APBD dan keterbatasan PAD turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Della menilai pengelolaan keuangan daerah memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Kalau APBD defisit, ujung-ujungnya daerah harus cari pemasukan. Yang paling terasa ke masyarakat ya dari pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Sebagai wajib pajak daerah, ia berharap pengelolaan PAD dilakukan secara hati-hati dan transparan.

“Bukan menolak bayar pajak daerah, tapi ingin yakin uang yang disetor benar-benar dikelola dengan baik, bukan hanya untuk menutup defisit,” ucapnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan pernyataan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2026 mengalami defisit sekitar Rp150 miliar.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Pemerintahan Desa di Kecamatan Banjarsari, Kamis (22/1/2026), dan kembali ditegaskan saat kegiatan serupa di Kecamatan Panawangan, Senin (26/1/2026).

Bupati menjelaskan, tekanan fiskal daerah dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Selain itu, pada periode 2025–2026 Kabupaten Ciamis tidak lagi menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama bertahun-tahun sebelumnya mencapai Rp200 hingga Rp300 miliar per tahun.

Situasi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan efisiensi belanja di berbagai sektor, termasuk belanja operasional.

Langkah penghematan juga terlihat di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, dengan pembatasan penggunaan listrik di sejumlah koridor dan ruangan.

Di tengah tekanan fiskal, tantangan Pemerintah Kabupaten Ciamis adalah menjaga keseimbangan antara penyehatan APBD, optimalisasi PAD, dan perlindungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebab, ketika APBD terguncang, dampaknya tidak hanya tercermin dalam angka-angka laporan keuangan, tetapi juga terasa langsung dalam kehidupan warga sehari-hari dari pasar tradisional hingga meja makan keluarga. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kolaborasi PHRI dan Pemkab Garut, Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah Berbasis Sinergi dan Inovasi

Next Post

Polda Jabar Gelar Sholat Ghaib untuk Korban Bencana Longsor di Cisarua

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Covid-19 Purwakarta, 67 ODP Selesai Masa Pemantauan

Minggu, 17 Mei 2020

Kolaborasi Baznas dan TNI Hadirkan Harapan Baru Warga Garut Lewat Program RLH

Rabu, 23 Juli 2025
Lahan Tanah Kas Desa Cikancana

Kades Sebut Program Ketahanan Pangan Desa Cikancana Tanam Jagung di Tanah Carik, Warga : Perasaan Belum Ada

Sabtu, 11 Juni 2022
Foto : Persiapan Perbaikan Jalan Amblas Cimaragas - Cidolog Jalur Ditutup Sementara

Jalan Cimaragas-Cidolog Ditutup Sementara, Kadishub Petakan Rute Alternatif

Sabtu, 5 April 2025

Dukung Program Bedas Caang Baranang, PT Geo Dipa Energi (Persero) Realisasikan Pemasangan Listrik Gratis Untuk Warga

Rabu, 29 November 2023

Warga Gelar Aksi Pasang Tenda Tidur Di Jalan Terkait Rumah Terdampak Proyek KIIC

Kamis, 28 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste