Dejurnal.com, Garut – Pasca digelarnya Diskusi Anak Muda Garut Selatan, pada Sabtu 02 Mei 2026 di Kafe terbaru di Pameungpeuk, HoG Cafe, M Fauzan Irsyad sebagai salah satu narasumbernya menyampaikan bahwa ketimpangan dan akses pembangunan di Pemda Garut sangat mengalami ketimpangan, sebab Fauzan menilai bahwa pembangunan hanya terjadi d daerah Garut Kota saja.
“Garut ini daerah yang luas dan kaya akan Sumber Daya, bahkan pendapatan daerahnya cukup tinggi, tapi itu hanya berhenti d kota saja, ketika berbicara Garut Selatan, Pembangunan itu sangat jelas ketimpangan dan ketidak berpihakannya,” kata Fauzan.
Fauzan mengatakan,“bahwa Ketimpangan dan Ketidakberpihakan Pemda Garut ini sangatlah begitu nyata, bahkan sudah berpuluh-puluh tahun,” ucapnya.
Selain itu, sorotan lain tentang bukti ketimpangan dan ketidak berpihakan Pemda Garut, Fauzan menyampaikan dapat dilihat dari akses utama seperti pendidikan dan kesehatan, bahkan garut selatan hanya jadi objek bulan-bulanan pemda garut saja.
“jangankan berbicara industrialisasi, pemda garut ini, memberikan akses pendidikan dan kesehatan merata ke garut selatan aja tidak pernah ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut Fauzan menuturkan,”padahal yang kami minta adalah akses pendidikan dan kesehatan, akses keberpihakan, bukan hanya terus dimanfaatkan karena wilayah tertinggal dan objek wisata semata,” jelasnya.

Fauzan menilai Pemda sekarang sama saja gagalnya dengan Pemda sebelumnya, sebab tidak ada fokus khusus yang dihadirkan untuk Garut Selatan
“Andai saja ada perguruan tinggi yang memiliki prodi parawisata, teknik pangan dst di bidang pendidikan, maka kami menilai pemerintah itu memiliki keberpihakan,” kata Fauzan
Masih kata Fauzan,”Tapi dari dulu sampai sekarang, padahal bupati saya itu mantan rektor, tapi tidak pernah ada narasi dan sikap khususnya kepada kita di garut selatan,” pungkasnya. ***Deri Acong















