CIAMIS, deJurnal,- Baru sekitar empat bulan beroperasi, Yard Pickleball Ciamis sudah berani melangkah lebih jauh. Bukan hanya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk mengenal dan berlatih olahraga pickleball, fasilitas baru tersebut langsung menggelar turnamen pertama di Kabupaten Ciamis.
Turnamen bertajuk “Merdeka Bermain Menang Bersama” digelar selama tiga hari, 14-16 Agustus 2026, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 31 peserta ambil bagian, tidak hanya dari Ciamis tetapi juga dari Tasikmalaya.
Pertandingan mempertandingkan tiga kategori, yakni ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi sinyal awal bahwa olahraga pickleball mulai mendapatkan perhatian di wilayah Ciamis dan sekitarnya.
Owner Yard Pickleball Ciamis, Hj. Desi Puspa Aprilia, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pickleball sekaligus memberi kesempatan kepada para pemain yang selama ini berlatih untuk menguji kemampuan dalam pertandingan.
“Tujuan utamanya memang untuk memeriahkan kemerdekaan RI. Selain itu, member yang selama ini berlatih juga banyak yang meminta diadakan pertandingan untuk meng-upgrade kemampuan bermain mereka,” kata Desi, Sabtu (16/8/2026).
Menurutnya, respons masyarakat terhadap keberadaan Yard Pickleball cukup menggembirakan meski fasilitas tersebut baru berjalan sekitar empat bulan.
“Alhamdulillah, peserta cukup banyak. Bukan hanya masyarakat Ciamis, ada juga dari Tasikmalaya yang datang untuk bermain dan berlatih di sini,” ujarnya.
Antusiasme tersebut bahkan mendorong munculnya permintaan agar turnamen serupa kembali digelar dengan kategori yang lebih beragam, mulai dari kelompok usia hingga pertandingan antar komunitas atau antara dinas.
Desi pun membuka peluang menjadikan agenda turnamen sebagai kegiatan rutin.
“Insya Allah setiap Agustus akan ada turnamen untuk memeriahkan HUT RI. Untuk turnamen berikutnya, kemungkinan juga ada karena banyak permintaan dari peserta,” katanya.
Ia berharap keberadaan Yard Pickleball tidak berhenti sebagai tempat bermain, tetapi dapat menjadi salah satu titik tumbuhnya komunitas dan calon atlet pickleball di Ciamis.
Ke depan, Desi juga berencana menambah fasilitas lapangan. Namun, rencana tersebut masih menunggu lokasi yang dinilai strategis dan memenuhi kebutuhan standar lapangan pickleball.
Dari Lapangan Baru Menuju Olahraga Prestasi
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiana, M.Si., mengapresiasi langkah Yard Pickleball yang sudah menghadirkan kompetisi dalam waktu relatif singkat setelah fasilitas tersebut beroperasi.
Menurut Dian, turnamen tersebut menunjukkan bahwa keberadaan lapangan baru tidak hanya dimanfaatkan untuk olahraga rekreasi, tetapi mulai membuka jalan menuju pembinaan olahraga prestasi.
“Kami mengapresiasi manajemen Yard Pickleball Ciamis yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Pesertanya bukan hanya dari Ciamis, tetapi juga ada atlet dari luar Ciamis,” kata Dian.
Ia melihat antusiasme peserta sebagai modal awal untuk mengembangkan pickleball secara lebih serius di Kabupaten Ciamis.
Apalagi, peserta turnamen tidak hanya berasal dari kalangan pemain senior. Sejumlah talenta muda juga mulai ikut bermain, termasuk mahasiswa dan pelajar.
“Ini memberikan harapan besar. Di samping atlet senior, ada juga talenta muda. Artinya, ke depan bisa muncul bibit-bibit atlet pickleball dari Ciamis,” ujarnya.
Dian berharap perkembangan tersebut diikuti dengan pembentukan kepengurusan cabang olahraga sehingga pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan memiliki program jangka panjang.
“Yang berlatih sudah semakin banyak, tentu harus mulai dipikirkan kepengurusan dan pembinaannya. Harapannya nanti bisa ada keterwakilan kepengurusan di KONI,” katanya.
Menurutnya, pickleball juga memiliki peluang untuk diperkenalkan lebih luas di lingkungan sekolah, khususnya tingkat SLTP dan SLTA.
Turnamen tersebut turut dihadiri Yasmin Sambas dari KONI Jawa Barat. Kehadirannya menjadi bagian dari perhatian terhadap perkembangan pickleball yang mulai tumbuh di Kabupaten Ciamis, khususnya setelah hadirnya fasilitas latihan yang baru beroperasi sekitar empat bulan.

Dari Ciamis, pengembangan pickleball diharapkan tidak berhenti pada kegiatan lokal. Turnamen berikutnya dapat dikembangkan menjadi kompetisi antar komunitas dan antar daerah, mulai dari kawasan Priangan Timur hingga tingkat Jawa Barat.
Turnamen pertama yang digelar hanya empat bulan setelah Yard Pickleball beroperasi menjadi awal yang cukup penting.
Dari sebuah lapangan baru, mulai tumbuh komunitas, kompetisi dan harapan lahirnya atlet-atlet pickleball Ciamis. (Nay Sunarti)
















