CIAMIS, deJurnal,- Dukungan terhadap perkembangan olahraga pickleball di Kabupaten Ciamis mulai terlihat dari keterlibatan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) dalam turnamen perdana yang digelar Yard Pickleball.
Turnamen bertajuk “Merdeka Bermain Menang Bersama” yang berlangsung 14-16 Agustus 2026 itu menjadi catatan tersendiri bagi Yard Pickleball.
Pasalnya, fasilitas olahraga tersebut baru sekitar empat bulan beroperasi, namun sudah mampu menggelar kompetisi yang diikuti peserta dari Ciamis dan Tasikmalaya.
Dukungan Disbudpora Ciamis tidak hanya hadir dalam bentuk kehadiran, tetapi juga melalui partisipasi langsung sejumlah pegawainya sebagai peserta turnamen.
Kepala Disbudpora Ciamis Dr. Dian Budiana, M.Si., bersama jajaran turut ambil bagian. Dari Disbudpora tercatat enam peserta, terdiri atas empat putra dan dua putri.
Keterlibatan Disbudpora Ciamis dalam turnamen tersebut juga membuahkan hasil.
Dr. Dian Budiana, M.Si. bersama Sri Mulyani berhasil meraih Juara 1 Ganda Campuran. Sementara kategori Best Costume diraih oleh Sekretaris Disbudpora Ciamis, Ayo Daud, bersama Adi.
Hasil tersebut menambah warna dalam keterlibatan Disbudpora pada turnamen perdana Yard Pickleball.
Kehadiran jajaran Disbudpora tidak hanya sebagai bentuk dukungan kelembagaan, tetapi juga menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah, komunitas dan masyarakat.
Bagi Dian yang juga aktif sebagai atlet, keikutsertaan dalam turnamen tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar tidak ragu menekuni olahraga dan mengejar prestasi.
“Sebagai atlet aktif, saya senang bisa ikut dalam turnamen ini. Saya juga ingin memotivasi talenta-talenta muda agar terus berlatih. Prestasi tidak bisa dicapai secara instan, tetapi membutuhkan disiplin, latihan yang terjadwal dan sportivitas,” ujar Dian.
Menurutnya, seorang atlet tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Konsistensi dalam latihan, menjaga sportivitas dan membangun mental bertanding menjadi bagian penting dalam proses menuju prestasi.
“Yang tidak kalah penting adalah kita harus selalu berdoa agar diberikan kemudahan dan kelancaran. Jadi saya senang bisa menjadi bagian dari peserta turnamen yang diselenggarakan Yard Pickleball ini,” katanya.
Empat Bulan, Sudah Mampu Gelar Turnamen
Dian mengapresiasi langkah Yard Pickleball yang dalam waktu relatif singkat sudah mampu menyelenggarakan turnamen.
Ia menyebut dirinya turut terlibat dalam momentum peresmian Yard Pickleball sekitar pertengahan April 2026. Hanya berselang kurang lebih empat bulan, fasilitas tersebut sudah mampu menggelar kompetisi dengan peserta lintas daerah.
“Usianya baru sekitar empat bulan sejak diresmikan, tetapi sudah bisa menyelenggarakan kegiatan yang cukup spektakuler. Ini tentu menjadi hal yang membanggakan,” ujarnya.
Menurut Dian, kehadiran peserta dari Tasikmalaya juga memberikan nilai lebih bagi turnamen tersebut. Kompetisi bukan hanya menjadi tempat menguji kemampuan, tetapi sekaligus membuka ruang silaturahmi antarpemain.
“Pesertanya tidak hanya atlet Kabupaten Ciamis, tetapi juga ada dari Tasikmalaya. Ini menjadi bagian dari bagaimana kita menjalin silaturahmi antara atlet, saling mengenal dan membangun jiwa kebersamaan serta sportivitas,” katanya.
Ia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan semakin sering digelar kompetisi, masyarakat akan semakin mengenal pickleball dan peluang munculnya atlet berprestasi dari Ciamis pun semakin terbuka.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya mensosialisasikan olahraga pickleball di Kabupaten Ciamis,” kata Dian.
Bagi perkembangan pickleball Ciamis, turnamen perdana tersebut menjadi langkah awal yang cukup berarti.
Dari fasilitas yang baru berusia sekitar empat bulan, mulai tumbuh kegiatan kompetisi, silaturahmi antara atlet dan semangat untuk membawa pickleball menjadi olahraga yang semakin dikenal masyarakat. (Nay Sunarti)

















