CIAMIS, deJurnal,- Di balik pelayanan Posyandu yang rutin berjalan di delapan dusun Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, ada pekerjaan kader yang tak selalu terlihat.
Mulai dari mendata warga, mencatat hasil pelayanan, menyusun laporan hingga memberikan edukasi kepada keluarga.
Kini, pekerjaan tersebut mendapat dukungan sarana baru. Sebuah laptop dan printer diserahkan untuk menunjang aktivitas para kader Posyandu Desa Ciharalang, Selasa (15/9/2026).
Bantuan tersebut berasal dari anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Asep Rahmat, sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses pada 27 Agustus 2026.
Asep Rahmat tidak dapat hadir langsung karena sedang menjalankan tugas di luar kota. Penyerahan bantuan kemudian diwakili istrinya, Herawati Asep Rahmat.

Dalam kesempatan tersebut, Herawati menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Ciharalang, Muhlis, serta para kader Posyandu yang telah hadir dan terus menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Kepala Desa Ciharalang yang telah memberikan dukungan dan semangat. Bantuan laptop dan printer ini diharapkan dapat menunjang kegiatan Posyandu. Terima kasih juga kepada para kader yang telah hadir dan terus memberikan pelayanan. Mudah-mudahan dengan dukungan ini pelayanan kepada masyarakat bisa semakin meningkat,” ujar Herawati.
Menurut Herawati, perangkat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperlancar pekerjaan kader, terutama dalam pencatatan, pengolahan data dan penyusunan laporan Posyandu.
“Pak Asep kebetulan sedang ada tugas di luar kota, sehingga saya mewakili untuk menyerahkan bantuan laptop ini. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat khususnya untuk PKK dan Posyandu, baik untuk membuat laporan maupun menunjang kelancaran pelayanan,” katanya.
70 Kader Menopang Pelayanan di Delapan Dusun
Kepala Desa Ciharalang, Muhlis, mengungkapkan bahwa pelayanan Posyandu di wilayahnya ditopang sekitar 70 kader yang tersebar di delapan dusun.

Menurutnya, para kader memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Selain memberikan pelayanan, mereka juga menangani berbagai pekerjaan administrasi yang membutuhkan ketelitian.
“Terima kasih kepada Pak Asep Rahmat atas bantuan yang diberikan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih ada kekurangan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan bisa digunakan sebaik-baiknya,” ujar Muhlis.
Ia berharap perhatian tersebut menjadi tambahan semangat bagi para kader dalam menjalankan tugasnya.
Bagi Pemerintah Desa Ciharalang, laptop dan printer tersebut bukan sekadar perlengkapan kerja. Sarana itu dibutuhkan untuk membantu kader mengelola data dan menyusun laporan yang menjadi bagian dari aktivitas Posyandu.
Tugas Kader Makin Luas
Ketua TP Posyandu sekaligus TP PKK Desa Ciharalang, Nia Kurniati, mengatakan peran kader saat ini semakin berkembang.

Kader tidak hanya melakukan pelayanan ketika kegiatan Posyandu berlangsung, tetapi juga memiliki pekerjaan lanjutan berupa pengumpulan data, pencatatan hingga pelaporan secara berkala.
“Ini sangat bermanfaat untuk pengumpulan data dan hasil pelaporan. Ada pelaporan trimester awal, kemudian pelaporan berikutnya sampai pelaporan akhir tahun,” kata Nia.
Di luar persoalan administrasi, Nia menyebut kader juga menghadapi tantangan dalam memberikan edukasi kepada keluarga, khususnya mengenai pola makan dan pola asuh.
Menurutnya, mengubah kebiasaan masyarakat membutuhkan proses dan pendampingan yang konsisten.
“Terutama edukasi soal makanan dan pola asuh, itu yang cukup sulit,” ujarnya.
Karena itu, dukungan sarana kerja menjadi penting. Dengan perangkat yang memadai, kader dapat lebih mudah mengelola hasil pelayanan sekaligus mendokumentasikan perkembangan masyarakat yang menjadi sasaran Posyandu.
Aspirasi Reses Tak Berhenti di Pertemuan
Bantuan tersebut sekaligus menjadi bukti tindak lanjut dari reses Asep Rahmat di Ciharalang pada 27 Agustus 2026.
Saat itu, kebutuhan sarana penunjang Posyandu disampaikan langsung kepada Asep. Permintaan tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga laptop dan printer diserahkan kepada Pemerintah Desa Ciharalang.
Bagi kader, dukungan tersebut diharapkan memiliki arti lebih dari sekadar sebuah perangkat elektronik. Laptop dan printer akan menjadi alat kerja yang digunakan untuk mendukung tugas mereka dari hari ke hari. (Nay Sunarti)




















