• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

KMG : Pemkab dan DPRD Harus Selektif Gunakan APBD Karawang

bydejurnalcom
Selasa, 5 November 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Polemik Pemkab dan DPRD Karawang saat ini terus bergulir, kedua lembaga adikuasa ini terus saja sahut sahutan di berbagai media sehingga Kabupaten Karawang menjelang Pilkada 2020 terkesan tidak kondusif.

Hal ini berawal dari statemen Sekda Acep Jamhuri yang memhimbau kepada para OPD selektif menggunakan anggaran pada tahun 2020 dalam kondisi defisit serta mengkritisi aspirasi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD karena Pemkab Karawang tahun 2019 menggelontorkan anggaran sebesar Rp 250 miliar sebagai bentuk upaya memfasilitasi program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang diimplementasikan melalui program kerja di SKPD.

“Meski pada prinsipnya Pokir merupakan istilah untuk menyebut kewajiban anggota DPRD menjaring aspirasi masyarakat,” kata Ketua KMG Imron Rosadi SAg.

BacaJuga :

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Menurutnya aspirasi-dari pokir tersebut harus ditindaklanjuti dengan memberikan saran kepada kepala daerah saat merancang APBD.
Permintaan jatah pokir dewan sebesar kurang lebih Rp 5 miliar per anggota DPRD ini pun kemudian bakal menimbulkan polemik ketika kondisi keuangan daerah sedang mengalami defisit anggaran, dimana hampir di seluruh OPD pun dilakukan pemangkasan anggaran, sehingga alokasi anggaran pokir 2020 untuk 50 anggota dewan perlu di revisi besarannya.

Karena tahun 2019 belanja langsung di PUPR sebesar Rp 756 miliar, jumlah itu bersumber dari APBD II 673 Miliar Propinsi 41 miliar dan DAK pusat sebesar Rp 42 Miliar.

Namun jumlah itu dikurangi jatah Pokir sebesar Rp 250 miliar sehingga anggaran PUPR hanya tinggal 506 miliar. Kemungkinan setelah di repodisi jumlah itu akan berkurang sedangkan aspirasi DPRD tidak direposisi masih tetap Rp 250 Miliar untuk 1700 paket pekerjaan tahun anggaram 2019 dengan rincian setiap anggota dewan 25 paket sedangkan Wakil Ketua dan Ketua lebih dari itu kami sudah kroscek jumlah Pokir 2019 ke PUPR.

“Jadi hentikanlah sahut sahutan dan jaga kondusifitas menjelang Pilkada 2020 serta harus sinergi antara eksekutif dan legislatif,” Kata Imron.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri kepada awak media (5/11/2019) mengatakan pokir adalah hak anggota DPRD.

Namun permasalahannya, saat ini Pemda sedang mengalami kesulitan keuangan, bahkan piutang pajak pun hingga miliaran rupiah.

“Kita saling introspeksilah ketika kondisi kita sedang defisit anggaran kemudian juga piutang pajak hingga miliaran rupiah, bisa dilihat nanti dalam pembahasan, setelah pengesahan KUA- PPAS menuju pengesahan APBD. Nanti kan harus di bongkar sama- sama dengan dewan,” ungkapnya.

Menurut Sekda Acep, DPRD punya hak memberikan usulan- usulan pokok- pokok pikirannya, Akan tetapi pokok- pokik pikiran yang menjadi skala prioritas bukan jatah-jatahan.Artinya adalah, Sekda Acep menegaskan, bagaimana antara eksekutif dan legislatif menyatukan pandangan untuk sama -sama menyelesaikan RPJMD.

“Gak apa- apa ada pokir, tapi pokirnya ini disesuaikan dengan RPJMD, disinergiskan, sehingga RPJMD ini akan selesai dan mencapai target,” harapnya.

Ditandaskan Sekda Acep, Dewan seharusnya punya prioritas apa yang harus diselesaikan terlebih dahulu, seperti halnya eksekutif juga mempunyai komitmen menyelesaikan prioritas RPJMD.

“Kita sebenarnya juga sudah menyamakan persepsi dengan DPRD, Dan sudah deal baik dengan pimpinan dewan, ketua komisi, ketua fraksi, tapi ini yang lainnya lah yang gak tau, dan kita sepakat diangka segitu,” terang Sekda Acep.

“Saya hanya mengarahkan agar semua bersinergi dan mengarah kepada RPJMD, karena capaian RPJMD kita baru 60 persen,” timpalnya lagi.***Rif

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

BPBD Dan Satpol PP Kecamatan Paseh Distribusikan Air Bersih, Bantuan AMCF

Next Post

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Related Posts

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta
Nasional

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta

Sabtu, 21 Februari 2026
PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Baznas Garut Lakukan Bedah Rumah Seorang Guru Ngaji

Sabtu, 1 September 2018

ICI : “Orang Provinsi” Garap Lahan Potensi PAD Garut, Ada Bau Korupsi?

Minggu, 6 Oktober 2019

Ribuan Buruh Garut Peringati May Day, Tuntut Kenaikan Upah Minimum

Rabu, 1 Mei 2024

Tindaklanjuti Edaran Mendagri, Bupati Purwakarta Tegaskan Tak Ada Open House Lebaran

Sabtu, 8 Mei 2021
Ilustrasi e-KTP.

Disdukcapil Cianjur Terbitkan e-KTP Status Perkawinan Cerai Tanpa Dasar Akta, Kok Bisa?

Selasa, 13 April 2021

Tutup Reses Masa Sidang II Tahun 2025 DPRD Kabupaten Bandung, Ir. Aep Dedi Menyoal Pemekaran Desa Sangkanhurip

Kamis, 13 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste