Dejurnal.com, Garut — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Kompetisi Bola Voli Indoor Liga Desa Piala Bupati Garut 2026 di GOR Cikuray RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (31/8/2026).
Turnamen ini diikuti perwakilan dari 42 kecamatan se-Kabupaten Garut. Terdapat 42 tim putra dan 42 tim putri yang mengikuti kompetisi tersebut.
Bupati Garut mengatakan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat desa melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Sehingga yang kita dorong bagaimana kita menumbuhkan ekonomi, salah satunya yaitu belanja rumah tangga dengan memperbanyak event-event termasuk olahraga,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Syakur Amin juga mengatakan, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat dari berbagai desa untuk saling mengenal sekaligus memperkenalkan potensi desa masing-masing.
“Di antara warga Garut itu bisa saling mengenal terkait desa-desanya. Nah, ini yang menjadi atensi kita untuk lebih mengenalkan potensi desa masing-masing,” kata Syakur Amin.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Neni Nurliana, mengatakan kompetisi berlangsung selama 10 hari, mulai 31 Agustus hingga 9 September 2026.
Untuk kategori putra, kompetisi diikuti tim dari 42 kecamatan, sedangkan kategori putri diikuti tim dari 38 kecamatan.
“Kami berharap momentum tersebut dapat semakin membangkitkan semangat masyarakat untuk berolahraga serta mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Garut,” kata Neni.

Neni mengatakan Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026 merupakan penyelenggaraan pertama. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet bola voli dari tingkat desa.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini saja, tetapi dapat menjadi agenda olahraga yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Melalui ajang ini, kami memberi ruang kepada atlet tingkat desa untuk berkompetisi, meningkatkan kemampuan, membangun sportivitas, sekaligus menjadi dari proses pembinaan dan penjaringan bibit-bibit atlet bola voli potensial di Kabupaten Garut,” tegasnya.
Lebih lanjut Neni menyampaikan,” Terima kasih kepada Bupati Garut, KONI Garut, PBVSI Kabupaten Garut, para camat, pemerintah desa, atlet, dan pelatih atas dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut,” tuturnya. ***Deri Acong















