• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

bydejurnalcom
Senin, 5 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pemasangan gate parkir elektronik di kawasan Taman Lokasana menuai pro dan kontra. Sejumlah pedagang mengkritisi kebijakan tersebut karena dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi lapangan, termasuk dugaan ketidaksesuaian data dan uji petik yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis.

Kontroversi pun mengemuka dalam kegiatan sosialisasi pemasangan gate parkir yang digelar di kawasan Lokasana, Senin (05/12/2026).Sosialisasi mempertemukan pihak Dishub, dan instansi terkait lainya dengan para pedagang serta perwakilan masyarakat yang terdampak langsung kebijakan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, menjelaskan pemasangan gate parkir bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dari sisi keamanan, kenyamanan, transparansi, dan peningkatan fasilitas parkir.

BacaJuga :

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung

“Intinya, pemasangan gate parkir ini bukan untuk memberatkan masyarakat. Tujuan utamanya adalah peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan yang disediakan pemerintah daerah, dan manfaatnya kembali ke masyarakat,” ujar Uga.

Uga menepis anggapan bahwa sistem parkir baru akan menerapkan tarif progresif. Menurutnya, tidak ada perubahan tarif maupun ketentuan parkir yang berlaku saat ini.

“Kami tidak memberlakukan tarif progresif dan tidak mengubah aturan. Yang ditambahkan hanya fasilitas berupa gate parkir. Bahkan, untuk kondisi tertentu kami sudah menawarkan keringanan, dan masukan lain akan kami catat untuk dikoordinasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Menanggapi dugaan kebocoran setoran parkir, Uga menyebut hal tersebut masih bersifat asumsi dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada dugaan kebocoran, itu ada mekanismenya. Ada inspektorat dan pihak berwenang yang bisa melakukan penelusuran. Kita tidak bisa langsung menyimpulkan,” tegasnya.

Terkait kekhawatiran pedagang akan penurunan jumlah pengunjung dan dampak terhadap omzet warung, Uga menyebut sosialisasi ini justru digelar untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

Uga juga memastikan bahwa kendaraan dengan durasi parkir di bawah lima menit tidak dikenakan biaya.

“Masukan soal waktu penerapan juga kami dengarkan. Ada permintaan jeda evaluasi satu hingga dua bulan, itu akan kami laporkan dan bahas lebih lanjut,” tambahnya.

Uga memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi sebelum kebijakan diterapkan secara menyeluruh, dengan prinsip win-win solution antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat.Foto: Sambas salah seorang pedagang di Taman Lokasana asaat di wawancara sesuai sosialisasi pemasangan gate parkir

Sementara itu, salah seorang pedagang, Sambas, menyampaikan bahwa para pedagang pada prinsipnya tidak menolak kebijakan, namun berharap penerapannya dilakukan secara bertahap dan transparan, serta benar-benar disosialisasikan sejak awal.

“Bagi kami pedagang PKL, kebijakan ini sebetulnya belum pas. Sosialisasinya dirasa mendadak. Harusnya satu sampai dua bulan sebelumnya sudah diinformasikan, supaya pengunjung juga siap dan paham,” ujarnya.

Menurut Sambas keterbukaan data terkait pendapatan parkir dinilai penting karena selama ini dinilai tidak konsisten.

“Kalau memang ada kebocoran, seharusnya diaudit dulu secara internal dan dibuka secara transparan. Jangan sampai ini jadi beban ke masyarakat dan pedagang,” kata Sambas.

Dalam forum tersebut, turut dibahas sejumlah solusi, seperti pendataan kendaraan, penggunaan kamera, sistem keluar-masuk gratis dalam waktu tertentu, hingga evaluasi pemberlakuan gate parkir sebelum diterapkan penuh.

Sambas dan para pedagang lainnya berharap Dishub memberikan waktu transisi agar kesadaran masyarakat terhadap sistem parkir baru dapat terbentuk secara alami, tanpa berdampak negatif pada aktivitas ekonomi di kawasan Taman Lokasana. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Next Post

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Related Posts

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda
deNews

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Selasa, 6 Januari 2026
UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen
deNews

UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen

Selasa, 6 Januari 2026
Disdukcapil Ciamis Peringatkan Warga Soal Maraknya Penipuan Aktivasi IKD Online
deNews

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

Selasa, 6 Januari 2026
DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah
deNews

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Selasa, 6 Januari 2026
Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan
deNews

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Selasa, 6 Januari 2026
Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung
deNews

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung

Selasa, 6 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Polsek Subang Terus Tingkatkan Kesadaran Warga Betapa Pentingnya Menggunakan Masker

Kamis, 8 Oktober 2020

SILATKAB Ciamis Jadi Momentum Penguatan Solidaritas, PPDI Tegaskan Sikap Soal Oknum Wartawan

Rabu, 5 November 2025

As-Syifa Peduli, Menggelar Ramadan Berdampak

Sabtu, 22 Maret 2025

Incar Kursi Ketua KNPI, Pemuda Pancasila Purwakarta Seleksi Sejumlah Kader

Rabu, 27 Oktober 2021

Bupati Lantik Dewan Pendidikan Garut Periode 2019-2024

Senin, 9 Desember 2019

Dampak Limbah Sukaregang, Hasil Nota Komisi II DPRD Garut : Tutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste